Bakteri Mulut Bisa Mencapai Otak, Yuk, Cegah dengan 4 Hal Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bakteri bisa hidup di mana saja, termasuk di tubuh Anda, seperti usus ataupun rongga mulut. Tak hanya hidup, makhluk superkecil ini bahkan bisa berpindah dari satu organ ke organ lainnya. Misalnya, bakteri di mulut dapat berpindah ke otak. Mengapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana mencegahnya?

Penyakit akibat penyebaran bakteri di rongga mulut ke otak

Lebih dari miliaran bakteri hidup di dalam mulut Anda. Ada bakteri baik yang mendukung kesehatan, ada juga yang memicu peradangan dan penyakit. Bakteri yang ada di mulut ini disebut dengan mikrobiome oral.

Bakteri tersebut hidup di area pipi dalam, lidah, langit-langit, amandel, dan gusi. Jika lingkungan mulut terlalu asam, lembap, dan kotor, bakteri penyebab penyakit dapat berkembang dengan pesat.

Bukan hanya pada mulut, bakteri dapat masuk ke aliran darah sehingga dapat berpindah ke jantung, usus, dan otak. Salah satu bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan peradangan di tubuh adalah Porphyromonas gingivalis (Pg) —bakteri penyebab masalah gusi.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran University of Louisville menunjukkan bahwa jumlah Pg pada otak penderita alzheimer lebih tinggi ketimbang otak orang yang sehat.

Ini menunjukkan bahwa mikrobiome oral dapat berpindah ke otak dan menyebabkan infeksi.

Tips mencegah penyebaran bakteri mulut ke otak

sering sikat gigi

Perpindahan bakteri dari mulut ke bagian tubuh lainnya, termasuk otak adalah proses alami. Anda tidak dapat sepenuhnya mencegah perpindahan bakteri tersebut.

Namun, jumlah bakteri yang masuk ke dalam aliran darah bisa dikurangi. Caranya, tentu saja dengan merawat kebersihan gigi dan mulut.

Perawatan gigi dan mulut agar bakteri tidak mencapai ke otak sama dengan perawatan gigi pada umumnya yang biasa Anda lakukan, yaitu:

1. Rajin sikat gigi

Supaya bakteri jahat di mulut tidak berkembang pesat dan mencapai ke otak, kebersihan gigi harus dijaga. Sikat gigilah 2 kali sehari, yaitu sesudah makan dan sebelum tidur.

Jangan menyikat gigi terburu-terburu dan terlalu keras. Luangkan waktu sekitar 2 menit untuk menggosok gigi secara merata. Kemudian, bilas mulut Anda dengan air bersih.

Selain itu, jaga kebersihan peralatan sikat gigi Anda. Sebelum menggunakan sikat gigi, bilaslah terlebih dulu dengan air. Setelahnya, simpanlah di tempat yang kering.

Jangan biarkan sikat gigi Anda terus basah dan lembap karena dapat mendorong pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi.

2. Pakai benang gigi

Bakteri mulut dapat menyusup ke celah-celah sempit di gigi. Jika dibiarkan, penyakit gusi bisa terjadi dan bakteri mulut memiliki kesempatan besar berpindah ke otak.

Jangan cemas, Anda bisa menyempurnakan kebersihan gigi dengan flossing (menggunakan benang gigi).

3. Kumur-kumur dengan air setelah makan

Makanan dapat membuat pH mulut menjadi lebih asam. Sisa makanan yang menempel di gigi dan tidak dibersihkan bisa menjadi plak yang semakin hari akan terus menumpuk.

Lingkungan mulut yang kotor ini menjadi tempat yang cocok bagi bakteri untuk berkembang biak. Ini bisa meningkatkan risiko infeksi dan penyebaran bakteri mulut ke otak.

Nah, sebelum membersihkan gigi setelah makan, baiknya Anda menunggu 30 hingga 45 menit. Berkumurlah dengan air terlebih dahulu untuk membersihkan sisa makan.

Setelahnya, baru lanjutkan dengan menggosok gigi agar jumlah bakteri berkurang.

Mengapa Anda tidak langsung menyikat gigi setelah makan? Makanan manis dan asam dapat membuat enamel (lapisan terluar) gigi melemah.

Itu sebabnya, menggosok gigi persis setelah makan akan membuat enamel gigi Anda ikut terkikis.

4. Rutin cek kesehatan gigi

Langkah selanjutnya adalah rutin cek kesehatan gigi ke dokter. Ini wajib dilakukan setidaknya 6 bulan sekali. Apalagi, jika Anda sangat rentan mengalami masalah gigi dan mulut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Menjaga Kebersihan Mulut Agar Tak Jadi Sarang Penyakit

Menjaga kebersihan gigi dan mulut secara optiimal tak hanya dengan gosok gigi saja. Lakukan beberapa langkah ini agar terhindar dari berbagai penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
kebersihan gigi dan mulut
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Menjaga Kebersihan Mulut Saat Berpuasa

Salah satu keluhan saat puasa adalah kesehatan mulut, contohnya seperti bau mulut. Untuk itu, Anda perlu menjaga kesehatan mulut saat puasa dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
menjaga kesehatan mulut saat puasa
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 6 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Cara Cepat Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa

Bau mulut adalah masalah yang umum terjadi selama puasa. Tenang saja, Anda bisa menghilangkan bau mulut saat puasa dengan cara alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Hari Raya, Ramadan 24 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Bolehkah Membersihkan Karang Gigi Saat Hamil?

Kebersihan gigi merupakan hal yang penting, termasuk bagi ibu hamil. Namun, apakah aman membersihkan karang gigi saat hamil? Simak ulasan berikut.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 25 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kesehatan gigi dan mulut

3 Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut demi Senyum yang Indah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Agina Naomi
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
daun eucalyptus dan ekstrak minyak eukaliptus yang berguna untuk usir bau mulut dan kesehatan gigi dan mulut

Manfaat Eucalyptus untuk Usir Bau Mulut saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 20 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
mulut segar saat puasa

5 Tips Menjaga Mulut Tetap Segar Saat Puasa di Bulan Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
infeksi mulut

5 Kebiasaan Harian yang Bisa Bantu Mencegah Masalah dalam Mulut

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit