Tahukah Anda, Tomat Ternyata Mengandung MSG Alami

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Pastinya Anda sering mendengar tentang MSG. Penyedap rasa satu ini banyak ditemukan sebagai bahan tambahan dalam makanan, terutama makanan kemasan. Dengan penambahan MSG, rasa makanan menjadi lebih enak, sehingga Anda menjadi lebih suka. Tapi, tahukah Anda ternyata MSG alami terdapat dalam makanan? Ya, salah satu buah yang mengandung MSG adalah tomat.

MSG alami dapat Anda temukan dalam tomat

Selama ini Anda mungkin menyangka bahwa MSG merupakan buatan manusia. Namun faktanya, MSG terkandung secara alami dalam beberapa makanan. Sebenarnya, apa itu MSG?

MSG atau monosodium glutamat adalah garam natrium dari asam amino glutamat. Asam glutamat ini ditemukan secara alami dalam tubuh, dalam makanan, dan juga terdapat dalam bahan tambahan makanan. Secara alami, asam glutamat ditemukan dalam 10-25% dari semua protein dalam makanan. Salah satu makanan yang mengandung MSG alami adalah tomat. Per 100 gram tomat terkandung asam glutamat bebas sebanyak 140 mg. Selain itu, keju (1200 mg/ 100 g) dan daging (33 mg/ 100 g) juga mengandung MSG alami.

Sebenarnya, apa itu MSG?

Sesuai sejarah, glutamat yang Anda temukan dalam bumbu instan sekarang ini ternyata dibuat dari bahan alami. Pada tahun 1908, seorang profesor Jepang bernama Kikunae Ikeda mampu mengekstrak glutamat dari kaldu rumput laut. Beliau menemukan bahwa glutamat dalam kaldu ini memberi rasa gurih ke dalam sup. Kemudian, Profesor Ikeda mengajukan paten untuk memproduksi MSG secara komersial.

Pada zaman sekarang, MSG tidak dibuat dari kaldu rumput laut, melainkan dibuat dari fermentasi pati, gula bit, gula tebu, atau molase (produk sampingan dari gula tebu atau gula bit). Proses fermentasi ini mirip dengan yang digunakan dalam pembuatan yoghurt, cuka dan anggur. Dalam pembuatannya, MSG menggunakan bahan kimia dan enzim, serta melalui proses yang kompleks. Hasilnya, penyedap rasa tercipta dan memberikan rasa umami jika ditambahkan dalam makanan.

Jadi, MSG dapat dibuat secara kimia dari fermentasi gula untuk penggunaan komersial (yang biasanya Anda temukan dalam penyedap rasa). Selain itu, juga ditemukan secara alami dalam makanan yang mengandung asam glutamat bebas dan natrium, seperti tomat.

Apa bedanya MSG buatan dengan MSG dalam tomat?

MSG yang biasa kita gunakan sebagai penyedap rasa merupakan buatan pabrik, yang mana merupakan hasil dari fermentasi. Sedangkan, tomat mengandung MSG alami atau asam glutamat bebas. Asam glutamat bebas ini ditemukan dalam protein dan juga terlibat dalam fungsi tubuh normal manusia. Selain itu, asam glutamat bebas yang ditemukan secara alami ini tidak melalui proses apapun sehingga tidak mengandung kontaminan.

Dalam tubuh, kedua sumber glutamat tersebut dimetabolisme dengan cara yang sama. The Federation of American Societies of Experimental Biology (FASEB) pun menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan respon fisiologis antara glutamat buatan dan alami, dalam laporannya. Jadi, individu yang sensitif terhadap MSG, mungkin juga sensitif terhadap makanan yang mengandung asam glutamat bebas alami dalam kadar tinggi.

Walaupun ditemukan secara alami, tapi bukan berarti pasti aman. Beberapa orang mungkin dapat menunjukkan reaksi alergi atau hipersensitivitas terhadap MSG. Mereka dapat merasa seperti terbakar, sakit kepala, mual, dan nyeri dada setelah 20 menit mengonsumsi makanan yang mengandung MSG. Lalu, reaksi ini dapat hilang 2 jam kemudian. Namun, pada umumnya, penggunaan MSG tidak membahayakan kesehatan. Hal ini telah dikaji oleh banyak lembaga kesehatan di dunia, seperti Amerika Serikat dan Kanada.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020

Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

Saat puasa kita tidak boleh makan dan minum. Penasaran tidak, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saat kita berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 28/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020