Kenapa Ada Orang yang Sangat Takut Akan Mati?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Mei 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tidak ada yang tahu kapan dan bagaimana kematian akan datang menghampiri. Namun yang pasti, semua orang akan mati pada akhirnya. Sedikit merasa takut akan mati adalah hal yang wajar, karena tidak ada yang tahu tentang masa depan. Yang tidak wajar adalah merasa amat sangat takut mati sampai-sampai stres dan mengurung diri agar tidak celaka atau terkena penyakit.

Tanatophobia, ketika seseorang sangat takut mati

Mengkhawatirkan kesehatan adalah hal yang wajar. Dengan begitu, Anda akan belajar untuk bisa menjaga diri lebih baik lagi — baik dengan makan makanan sehat, berolahraga rutin, dan lebih berhati-hati dalam beraktivitas agar tidak cedera.

Mencemaskan keselamatan diri sendiri juga membantu Anda memperhitungkan setiap langkah yang harus dilakukan dalam hidup sekaligus mempersiapkan diri terhadap segala kemungkinan terburuk, misalnya ketika menghadapi bencana alam.

Begitu pula dengan rasa duka dan kesedihan yang melanda hati setelah ditinggal pergi selamanya oleh orang terkasih. Berduka melatih Anda agar bisa menjadi pribadi yang lebih dewasa dan tangguh menghadapi hidup.

Meski begitu, segelintir orang di dunia ini bisa merasakan ketakutan yang amat sangat terhadap kematian atau proses kematiannya itu sendiri. Ketakutan tidak wajar inilah yang disebut sebagai tanatophobia, alias fobia kematian.

Thanatophobia tidak secara resmi diakui oleh American Psychiatric Association sebagai gangguan psikologi. Meski begitu, stres dan kecemasan berat yang mungkin diakibatkannya sering dikaitkan dengan gangguan kecemasan umum.

kematian pada remaja
                                                                       Ilustrasi jenazah FOTO/SHUTTERSTOCK

Kenapa ada orang yang sangat takut mati?

Fobia itu sendiri adalah sebuah gangguan psikologis yang ditandai dengan rasa ketakutan ekstrem dan tidak masuk akal. Tidak seperti rasa takut pada umumnya, fobia biasanya berkaitan dengan satu hal yang spesifik.

Selain itu, rasa takut biasa pada umumnya hanya berlangsung sebentar dan bisa mereda segera setelah pemicunya menghilang. Berbeda dengan fobia. Anda mungkin tahu dan menyadari bahwa ketakutan Anda tidak masuk akal, tapi Anda tetap tidak bisa mengendalikan perasaan tersebut.

Tidak diketahui pasti apa yang menyebabkan fobia. Namun, rasa takut mati yang berlebihan bisa dipicu oleh beberapa faktor tertentu. Misalnya, pengalaman masa lalu yang traumatis. Seseorang bisa memiliki ketakutan ekstrem terhadap kematian apabila mereka pernah mengalami situasi yang mengancam nyawa atau hampir menyebabkan kematian, seperti bencana alam, kecelakaan, atau penyakit — baik pada diri sendiri maupun orang terdekatnya.

Tanatophobia juga bisa dipicu oleh faktor religi alias keagamaan. Hampir semua ajaran agama pasti mengajarkan mengenai kehidupan setelah mati, seperti kehidupan di surga dan neraka. Beberapa orang dengan thanatophobia mengalami kekhawatiran yang berlebihan mengenai kehidupan setelah mati, karena tidak tahu apa yang akan terjadi saat itu.

Apa saja faktor risiko thanatophobia?

Orang-orang dewasa muda lebih berisiko memiliki tanatophobia daripada orang-orang lanjut usia. Kecemasan berlebih terhadap kematian biasanya mulai nampak terjadi di usia 20-an. Pada wanita, ketakutan ekstrem ini bisa terus berlanjut hingga usia 50-an.

Selain itu, orang-orang yang memiliki banyak masalah kesehatan serius juga lebih mungkin mengalami kecemasan berlebihan seputar masa depan hidupnya.

penyebab kematian remaja

Apa tanda orang memiliki rasa takut mati berlebihan?

Sama seperti fobia lainnya, tanda dan gejala tanatophobia tidak hadir setiap saat. Anda mungkin baru menyadari tanda-tandanya ketika Anda mulai berpikir tentang kematian Anda atau orang yang Anda cintai. Bahkan, memikirkan pemicu fobianya pun bisa membuat Anda sangat stres dan keringat dingin.

Gejala yang paling umum dari kondisi psikologis ini termasuk:

  • Sering mengalami serangan panik
  • Merasa amat sangat cemas
  • Pusing
  • Berkeringat
  • Detak jantung tidak teratur
  • Mual
  • Sakit perut
  • Sensitivitas terhadap suhu panas atau dingin

Selain gejala fisik, tanatophobia juga bisa menyebabkan gejala emosional, seperti:

  • Menutup diri dari lingkungan
  • Menghindari teman dan keluarga untuk jangka waktu yang lama
  • Marah
  • Merasa sedih berlebihan
  • Mudah tersinggung
  • Merasa bersalah
  • Rasa khawatir terus-menerus

Adakah yang bisa dilakukan untuk mengatasi thanatophobia?

Fokus perawatan untuk tanatophobia adalah untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan berlebihan Anda akan kematian. Terapi bisa termasuk sesi konsultasi dengan psikolog, terapi perilaku kognitif (CBT), teknik relaksasi untuk meredakan kecemasannya, hingga penggunaan obat-obatan resep dokter jika dirasa perlu.

Anda juga mungkin menjalani kombinasi terapi fobia dari beberapa pilihan di atas. Untuk mengetahui perawatan mana yang tepat untuk kondisi Anda, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini Penyebab Kulit Kita Bisa Merinding

Saat nonton film horor atau berada di tempat yang sangat tinggi, kulit bisa merinding ketakutan. Nah, ini dia penjelasan kenapa tubuh bereaksi seperti itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Ometaphobia, Ketika Seseorang Takut Berlebihan pada Mata

Seseorang yang memiliki fobia ini selalu merasa khawatir, terancam, dan ketakutan akan bahaya yang dapat menimpa mata mereka. Apa itu ommetaphobia?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Psikologi 26 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Hantavirus, Virus dari Tikus yang Dapat Mematikan

Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, seperti tikus. Terdapat dua jenis hantavirus. Kenali gejalanya untuk pengobatan yang sesuai.

Ditulis oleh: dr. Ivena
Hidup Sehat, Fakta Unik 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Pedophobia, Ketakutan Terhadap Anak-Anak

Tingkah laku anak-anak kerap membuat tawa dan gemas bagi orang di sekitarnya. Namun, hal ini berbeda dengan para penderita pedophobia.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Psikologi 15 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
mempersiapkan kematian

Mendampingi Orang Terkasih Agar Tetap Tegar Sebelum Menemui Ajalnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
somniphobia

Mengenal Somniphobia, Ketika Seseorang Takut Akan Jatuh Tertidur

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit