Setelah Patah Tulang Kaki, Berapa Lama Bisa Sembuh dan Jalan Lagi?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal update September 6, 2017
Bagikan sekarang

Cedera patah tulang kaki bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sampai Anda pulih sepenuhnya. Waktu penyembuhan dan kapan Anda bisa kembali jalan setelah patah tulang kaki bergantung pada berbagai faktor. Misalnya lokasi patah tulang, bentuk patahan, dan kerusakan apa saja yang dialami. Untuk mempelajari lebih lanjut kapan Anda boleh mulai kembali beraktivitas dan jalan setelah patah tulang kaki, simak ulasan di bawah ini.

Berapa lama bisa sembuh setelah kaki patah?

Anda dinyatakan sembuh bila tulang yang patah sudah menyambung kembali atau garis-garis patah telah hilang. Penyembuhan total setelah patah tulang di alat gerak bawah (panggul, paha, tulang kering, atau pergelangan kaki) sangat bergantung pada usia Anda. Anak dan remaja dalam masa pertumbuhan cenderung sembuh lebih cepat, yaitu dalam waktu sekitar empat bulan setelah operasi. Sedangkan orang dewasa biasanya sembuh lebih lama, kira-kira dalam waktu enam bulan sesudah operasi.

Faktor lain yang memengaruhi lama penyembuhan adalah lokasi patah tulang. Biasanya patah tulang paha (femur) membutuhkan waktu paling lama untuk menyambung kembali. Selain itu, jenis patah tulang juga memengaruhi lamanya proses penyembuhan. Patah tulang terbuka biasanya mengakibatkan infeksi sehingga Anda perlu menunggu lebih lama. Sementara patah tulang tertutup (tulang bergeser atau retak) mungkin sembuh dalam waktu empat bulan.

Berapa lama bisa jalan setelah patah tulang kaki?

Untuk mendapatkan kepastian berapa lama sampai Anda bisa berjalan dan beraktivitas lagi pascaoperasi patah tulang, tanyakan langsung pada dokter spesialis bedah tulang (ortopedi) Anda. Namun, secara umum Anda bisa jalan dengan bantuan tongkat penyangga (kruk) kira-kira dua minggu pascaoperasi. Dokter atau fisioterapis biasanya akan membantu melatih Anda jalan dengan tongkat penyangga.

Ingat, saat ini Anda belum boleh menapakkan kaki yang sakit. Saat berjalan, angkat sedikit kaki Anda. Anda mungkin sudah tidak begitu merasakan nyeri atau bengkak, tetapi bukan berarti Anda sudah bisa membebani kaki sedemikian rupa dengan berjalan atau menapak.  

Jika Anda dipasangi gips atau pen, di bulan ketiga atau keempat mungkin sudah bisa dilepas. Akan tetapi, hindari dulu aktivitas berat misalnya jalan dan berdiri terlalu lama, mengemudi, naik motor, atau berolahraga. Dokter juga biasanya sudah membolehkan Anda untuk berjalan hanya dengan satu tongkat penyangga.

Di bulan keempat atau kelima Anda sudah boleh berjalan pelan-pelan tanpa penyangga. Namun ingatlah untuk tidak melakukan aktivitas fisik berlebihan. Pasalnya, tulang yang sudah sembuh kondisinya masih rapuh. Beberapa orang bahkan membutuhkan waktu hingga setahun sampai sembuh total dan bisa berjalan seperti biasa. Sementara ada juga yang tulangnya tidak bisa kembali sekuat semula meskipun sudah bertahun-tahun. Maka, Anda harus rajin cek ke dokter untuk melihat dan mencegah adanya komplikasi.

Tips mempercepat proses penyembuhan setelah patah kaki

Agar bisa cepat jalan setelah patah tulang kaki, pastikan Anda mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi seimbang. Perbanyak asupan vitamin D, vitamin K, kalsium, dan protein untuk membantu penyambungan tulang dan saraf. Makanan dan minuman yang kaya akan nutrisi tersebut antara lain yogurt, susu, ikan, bayam, dan kangkung.

Anda juga sebaiknya menghindari minuman berkafein seperti kopi, soda, dan minuman energi. Pasalnya, kafein bisa mengganggu penyerapan kalsium dan mineral yang dibutuhkan tulang. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol juga akan mempercepat proses penyembuhan tulang kaki Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan Mei 9, 2020

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan Mei 4, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 19, 2020
Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020
3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Monika Nanda
Tanggal tayang Mei 14, 2020
5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Willyson Eveiro
Tanggal tayang Mei 12, 2020