Penuaan Ternyata Memicu Rasa Gatal di Kulit, Mengapa Bisa Begitu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seiring dengan pertambahan usia, kondisi kulit akan mengalami berbagai perubahan. Kondisi ini terjadi karena beberapa faktor dari mulai perubahan di dalam tubuh, gaya hidup, pola makan, faktor keturunan, dan kebiasaan harian lainnya. Untuk itu, jangan heran jika semakin tua Anda merasakan sejumlah keluhan, salah satunya gatal pada kulit.

Penyebab rasa gatal pada kulit di usia lanjut

gatal karena diabetes

Seiring dengan pertambahan usia, kulit menjadi lebih kering. Biasanya, kondisi ini banyak menyerang kaki bagian bawah, siku, dan lengan bawah. Kulit yang terlalu kering menjadi lebih mudah bersisik dan memicu rasa gatal yang cukup mengganggu.

Kondisi ini disebabkan karena keringat dan kelenjar minyak yang membantu menjaga kulit tetap terhidrasi perlahan menghilang seiring dengan pertambahan usia. Apalagi jika Anda sering mandi dengan air hangat dan menggunakan sabun dengan bahan keras maka kekeringan pada kulit tak lagi terhindarkan.

Tak hanya itu, kebiasaan seperti kurang minum, merokok, stres, dan paparan sinar matahari berlebih juga membuat kulit menjadi semakin kering.

Kulit yang kering dan gatal biasanya sangat mudah teriritasi. Meski umumnya tidak berbahaya, tetapi rasa gatal yang terus menerus dan semakin memburuk setiap hari bisa saja menjadi tanda penyakit tertentu. Diabetes dan penyakit ginjal misalnya bisa menyebabkan rasa gatal pada kulit.

Yang perlu dilakukan untuk meringankan rasa gatal akibat usia

Untuk meringankan rasa gatal pada kulit akibat kekeringan, berikut berbagai perawatan rumahan yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Tidak terlalu sering mandi air hangat

mandi air hangat

Mandi air hangat memang menenangkan, apalagi untuk orang yang sudah berusia lanjut. Namun, tahukah Anda bahwa air hangat bisa menghilangkan minyak alami tubuh? Padahal, minyak alami ini sangat dibutuhkan agar kulit tetap kenyal dan juga lembap.

Namun, bukan berarti Anda tidak boleh sama sekali mandi air hangat. Menurut Dr. Robert N. Butler, MD., dosen geriatrik di Brookdale Department of Geriatric dan Adult Development di Mount Sinai Medical Center, New York, Anda tetap boleh mandi air hangat hanya saja jangan terlalu sering.

Meski mandi air hangat bisa membantu meredakan gatal tetapi jika dilakukan terlalu sering kulit bisa menjadi lebih kering. Akibatnya, rasa gatal pada kulit menjadi semakin parah.

2. Menggunakan pelembap

bahaya masturbasi pakai lotion

Dikarenakan tubuh sudah kesulitan untuk mempertahankan kelembapannya, maka sebaiknya orang yang sudah berusia lanjut menggunakan pelembap. Pelembap terutama digunakan setelah mandi saat kulit masih dalam keadaan setengah kering agar dapat mengunci dan memberikan hidrasi yang dibutuhkan kulit.

Usahakan untuk menggunakan pelembap yang berkualitas agar kulit tetap lembap, sehat, dan terhindar dari kekeringan serta rasa gatal yang mengganggu. Anda bisa menggunakan pelembap dengan bahan aktif urea untuk membantu menarik dan mempertahankan kelembapan kulit sehingga kulit terhindar dari kekeringan yang menjadi penyebab utama rasa gatal. Biasanya memang urea sering berkurang pada kondisi kulit yang kering dan gatal.

Selain berbahan urea, Anda dapat menggunakan pelembab kulit yang mengandung lauromacrogol pada kulit kering. Kandungan ini bersifat anestesi lokal yang dapat membantu Anda mengurangi sensasi tidak nyaman akibat kulit kering dan gatal

3. Menggunakan sabun mandi yang tepat

sabun jerawat mandi

Jangan sembarangan memilih sabun mandi. Meski semua sabun bertujuan untuk membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi tidak semuanya mengandung bahan yang lembut untuk kulit.

Pada orang tua misalnya, Anda perlu memilih sabun yang tak hanya membersihkan tetapi juga bersifat menenangkan dan membantu melindungi kulit dari berbagai masalah salah satunya kekeringan.

Pilihlah sabun mandi yang mengandung minyak alami seperti minyak alpukat atau kedelai sehingga bisa membantu melembapkan kulit dan mengurangi gatal serta iritasi.

4. Menggunakan krim pereda gatal

kulit gatal

Menggunakan krim pereda gatal yang dijual bebas di pasaran atau diresepkan dokter bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan yang Anda rasakan. Krim dibuat dari campuran minyak dan juga air yang mampu meninggalkan sensasi lembut dan halus di kulit. Pilihlah krim pereda gatal yang mudah diserap kulit sehingga tidak meninggalkan kesan lengket.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Salep Kortikosteroid untuk Masalah Kulit: Manfaat, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Gejala dermatitis, eksim, psoriasis, dan alergi dapat ditangani dengan obat oles berupa salep atau krim kortikosteroid. Namun, pahami dulu aturan pakainya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ingin terus terlihat awet muda hingga bertahun-tahun ke depan? Hindari makanan yang ada di dalam artikel ini jika tidak ingin tampak cepat tua!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 29 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Eksim di tangan dan kaki disebut dengan eksim dishidrosis. Cari tahu cara mengobati eksim di kaki dan tangan pada artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Ciri Kulit Sensitif dan 8 Cara Jitu Mengatasinya

Ciri kulit sensitif termasuk ruam kemerahan dan gatal-gatal setelah memakai produk perawatan kulit atau produk wewangian. Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Kecantikan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi kulit siku kering

Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
kulit gatal

Terganggu Kulit Gatal di Malam Hari? Simak Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
panu tinea versicolor

Panu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 8 menit
obat kurap alami

Obat Kurap, Dari Pengobatan Medis Hingga Bahan Alami

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit