Air Kencing Berwarna Keruh dan Ada Endapan Putih? 5 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/11/2019
Bagikan sekarang

Air kencing alias urine adalah limbah buangan yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Normalnya, urine berwarna kuning cerah dan bersih. Namun, warna urine orang yang punya kondisi atau penyakit tertentu bisa sewaktu-waktu berubah jadi lebih keruh. Lantas, apa saja penyebab air kencing keruh disertai endapan putih? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Penyebab air kencing keruh dan disertai endapan putih

Berubahnya air kencing menjadi keruh disertai endapan putih disebut dengan cloudy urine atau urin keruh berawan. Beberapa hal yang menyebabkan air kencing keruh berawan yang perlu Anda waspadai, antara lain:

1. Dehidrasi

Jika Anda minum cukup air, urin Anda akan berwarna putih kekuningan atau kuning cerah. Namun, sebaliknya, jika Anda kurang minum cukup air atau dehidrasi, air kencing berubah keruh.

Jika berubahnya warna urin tidak disertai gejala lain, segera perbanyak minum air dan makan makanan yang mengandung banyak air, seperti sup atau buah. Jika disertai gejala seperti merasa pusing, haus, mulut kering, dan otot merasa lemah, ini pertanda Anda mengalami dehidrasi.

2. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih atau ISK teradi ketika bakteri menginfeksi saluran kemih, seperti uretra, kandung kemih, ureter, bahkan ginjal. Namun, kebanyakan orang mengalami infeksi di sekitar uretra dan kandung kemih.

Bakteri yang menyebabkan peradangan merangsang sel-sel darah putih untuk melawan. Sayangnya, jumlah bakteri yang lebih dominan menyebabkan sel darah putih meningkat dan menimbulkan lendir putih. Lendir inilah yang membuat air kencing menjadi keruh.

Selain air kencing keruh, ada gejala lain yang muncul karena infeksi saluran kemih, seperti muncul sensasi panas saat buang air, nyeri panggul, dan air kencing berbau busuk.

3. Batu ginjal

Ginjal berfungsi menyaring semua zat yang masuk ke tubuh, seperti darah dan mineral. Jika ginjal kekurangan cairan, beberapa mineral seperti oksalat, kalsium, dan asam urat tidak diproses secara maksimal. Akhirnya, mineral tersebut akan menumpuk dan membentuk batuan yang disebut batu ginjal.

Ukuran batu ginjal beragam, mulai dari sebesar butir pasir hingga batu kerikil. Batu ginjal yang sebesar pasir bisa melewati uretra dan dikeluarkan bersama urin, sehingga air kencing akan tampak lebih keruh dari biasanya.

Jika ukurannya besar, kemungkinan akan sulit melewati uretra dan menimbulkan penyumbatan. Selain air kencing yang keruh, orang dengan batu ginjal akan merasakan kesulitan buang air, demam menggigil, sakit pinggang, mual dan muntah.

4. Penyakit kelamin menular

Penyakit menular seksual seperti gonore, klamidia, dan trikomoniasis menyebabkan air kencing berubah keruh. Ketiga penyakit tersebut menimbulkan peradangan sehingga terbentuknya nanah yang dikeluarkan bersama urin.

Selain warna urin yang berubah, gejala infeksi menular seksual yang umumnya terjadi adalah sering buang air, urine berbau busuk, muncul rasa gatal parah di organ intim disertai sensasi terbakar.

5. Diabetes

Diabetes menyebabkan insulin bekerja tidak efektif dalam mengolah gula dalam darah. Akibatnya, gula bisa menumpuk dan dapat terbawa bersama air. Adanya gula dalam urinlah yang menyebabkan air kencing berubah keruh.

Selain urin yang keruh, orang dengan penyakit diabetes akan ada gejala lain, seperti sering buang air kecil, cepat haus, tubuh terasa lelah, dan berat badan menurun drastis.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Terapi Urine Terbukti Ampuh Atasi Jerawat?

Buat Anda yang punya kulit berjerawat, mungkin pernah disarankan untuk menjalani terapi urine untuk jerawat. Tunggu dulu, simak penjelasannya di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Mengenal Sistem Kemih Manusia dan Proses Pembentukan Urine

Urine adalah hasil sisa metabolisme tubuh yang harus dikeluarkan dari tubuh. Tapi seperti apa proses pembuangan dan pembentukan urine? Simak di sini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina

Apa Artinya Jika Ada Epitel Dalam Tes Urin? Apakah Berbahaya?

Urin adalah hasil buangan dalam tubuh. Lalu jika ada sel epitel dalam urin apa artinya? Apakah ini berbahaya? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

Bolehkah Menahan Kencing Jika Belum Sempat ke Kamar Mandi?

Apakah Anda sering menahan kencing? Sudah tahu apa yang terjadi saat Anda sedang menahannya? Simak ulasan berikut ini, yuk.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji

Direkomendasikan untuk Anda

napas bau urine

5 Penyebab Aroma Napas Berbau Seperti Urine (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28/01/2019
warna air kencing

Merah, Kuning, Hijau, dan Biru: Ketahui Apa Penyebab Warna Air Kencing Anda Berubah

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 08/01/2019
warna urine

Psstt.. Ternyata Ini Penyebab Warna Urine Anda Berubah Setelah Minum Vitamin

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 20/12/2018
air kencing bau

Air Kencing Bau Menyengat Seperti Amonia, Penyakit Apa Bukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 08/11/2018