Mengapa Kita Refleks Ngulet Ketika Bangun Pagi?

Oleh

Sebelum beranjak dari tempat tidur Anda di pagi hari, hal apa yang Anda lakukan pertama kali? Ketika bangun pagi, tubuh biasanya akan secara otomatis melakukan peregangan atau ngulet. Setelah itu, Anda akan merasa lebih terjaga dan bertenaga untuk memulai hari. Selain di pagi hari, Anda juga mungkin akan mengulet kapan saja, seperti kalau Anda sudah duduk seharian di balik meja kerja kantor atau setelah berkendara selama beberapa jam. Bahkan ngulet juga biasanya dilakukan saat Anda sedang merasa bosan.  

Selain membuat Anda merasa lebih segar setelah tidur semalaman, ngulet ternyata juga menawarkan berbagai manfaat lain bagi tubuh dan pikiran Anda. Itulah mengapa tubuh Anda bisa secara otomatis mendorong Anda untuk melakukan peregangan spontan ini. Namun, hati-hati karena kalau teknik mengulet Anda kurang tepat, Anda malah akan mengalami cedera otot. Maka, baca dulu berbagai fakta berikut ini.

BACA JUGA: 9 Tanda Tubuh Anda Butuh Lebih Banyak Tidur

4 Fungsi ngulet bagi kesehatan

1. Melemaskan otot dan sendi

Setelah tidur atau duduk selama berjam-jam, tubuh Anda pasti terasa kaku dan tegang. Tubuh juga bisa terasa berat dan kaku karena alasan lainnya. Misalnya karena Anda kurang berolahraga, tidur tidak nyenyak, pola makan yang tidak seimbang, atau suhu ruangan yang terlalu dingin. Karena tubuh terasa berat dan kaku, Anda akan semakin malas gerak. Otot dan sendi Anda akan kemudian mengirimkan sinyal pada otak untuk melakukan peregangan. Itulah mengapa Anda cenderung menggeliat di tempat tidur atau kursi setelah lama tak bergerak. Dengan begitu, otot dan sendi akan ikut ‘bangun’ dan menyiapkan diri untuk segera beranjak dan beraktivitas.  

2. Meningkatkan suhu tubuh

Selama Anda tidur, suhu tubuh Anda akan menurun hingga mencapai 35 derajat Celsius. Padahal, suhu normal tubuh di pagi dan siang hari adalah sekitar 37 derajat Celsius. Belum lagi jika Anda tidur di ruangan yang suhunya cukup rendah. Selama suhu tubuh masih terasa dingin, tubuh Anda pun akan mengira bahwa ini belum waktunya untuk bangun. Akibatnya, pikiran Anda sudah terjaga tetapi rasanya sulit sekali untuk beranjak dari tempat tidur. Untuk meningkatkan suhu tubuh, Anda pun akan mengulet. Mengulet bisa membantu menghangatkan tubuh supaya Anda jadi lebih mudah untuk bangkit dari kursi atau kasur.

BACA JUGA: Memahami Jam Biologis: Jadwal Kerja Organ Dalam Tubuh Kita

3. Melancarkan peredaran darah

Entah Anda habis duduk atau berbaring untuk waktu yang cukup lama, peredaran darah Anda akan terhambat. Biasanya saat bangun tidur, darah dan cairan dalam tubuh akan mengumpul di punggung. Dengan bergerak dan melakukan peregangan, darah dan cairan tersebut pun kembali menyebar ke seluruh tubuh secara merata. Sirkulasi darah yang lancar bisa mencegah kepala yang pusing dan berkunang-kunang saat Anda beranjak bangun. Peredaran darah dan cairan tubuh yang lancar juga bisa membuat Anda merasa lebih segar karena otot serta otak mendapat asupan oksigen yang cukup untuk bekerja seharian.  

4. Melepas stres

Mengulet bisa membantu Anda mengusir stres, ketegangan, atau gugup. Ketika mengulet, tubuh memproduksi zat endorfin yang akan memicu rasa senang dan pikiran yang positif. Inilah mengapa ketika sedang bosan atau stres di kantor pun Anda akan secara refleks mengulet. Selain itu, setelah ngulet Anda juga akan merasa lebih berstamina untuk menghadapi berbagai tantangan dan kesibukan hari itu.

Gerakan ngulet yang aman

Meski banyak manfaatnya, ngulet bisa menimbulkan risiko cedera otot. Ini karena biasanya ngulet dilakukan di luar kesadaran penuh Anda. Akibatnya, Anda tidak benar-benar mengendalikan gerakan setiap otot dan sendi. Anda bisa saja meregangkan otot terlalu jauh atau memuntir tubuh secara tiba-tiba sehingga otot dan sendi jadi cedera. Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya ganti kebiasaan ngulet di pagi hari atau setelah kelamaan duduk dengan gerakan peregangan sederhana yang aman dan bermanfaat. Silakan contek beberapa gerakan peregangan berikut ini.

Peregangan lengan dan punggung

Dengan posisi duduk atau berdiri tegak, jalin kedua tangan Anda dan angkat ke atas melewati kepala. Tarik ke atas dengan posisi kedua telapak tangan menghadap ke langit-langit. Tahan selama kira-kira 10 detik sambil mengambil napas dalam. Setelah itu, regangkan lengan ke depan dengan kedua telapak tangan Anda menghadap ke luar. Tahan selama 10 detik. Terakhir, ulangi posisi tersebut dengan menarik kedua lengan Anda ke belakang, pastikan telapak tangan Anda menghadap ke luar.

Peregangan leher dan bahu

Alihkan wajah Anda ke sisi kanan dan kiri masing-masing selama 20 detik. Setelah itu, pelan-pelan gerakkan kepala secara melingkar searah jarum jam dan berlawanan dengan jarum jam. Lalu, mendongaklah selama 10 detik dan lanjutkan dengan menunduk selama 10 detik. Terakhir, angkat bahu Anda dan gerakkan ke depan dan ke belakang selama 10 detik.

BACA JUGA: 7 Tips Mengatasi Rasa Tidak Suka Berolahraga

Peregangan kaki

Dalam posisi berbaring, angkat sebelah kaki Anda sampai tegak lurus dan tubuh Anda membentuk sudut siku-siku 90 derajat. Tahan paha belakang Anda dengan kedua lengan selama kira-kira 6 detik. Lalu, putar kaki Anda dalam gerakan melingkar. Ulangi gerakan yang sama dengan kaki Anda yang satunya.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca