Agar Tak Cedera, 3 Gerakan Peregangan Ini Harus Dilakukan Sebelum Lari

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Lari adalah salah satu olahraga yang mudah dan praktis, karena bisa dilakukan di mana saja. Banyak orang yang mungkin tidak tahu jika olahraga ini juga memerlukan peregangan dan pemanasan sebelumnya. Ya, meski terlihat mudah, lari melibatkan otot-otot kaki yang akan berkontraksi selama olahraga itu dilakukan. Supaya tidak timbul cedera, ada gerakan peregangan sebelum lari yang sebaiknya dilakukan. Apa saja?

Mengapa peregangan itu penting dilakukan?

agar anak suka olahraga

Menurut Pusat Kesehatan Universitas Rochester, manfaat peregangan sebelum olahraga sangat banyak. Salah satunya untuk membuat otot lebih lentur, sehingga tak kaget saat digunakan. Selain itu, peregangan juga bisa mencegah cedera pada sendi-sendi.

Namun, sebagian orang mungkin melewatkan peregangan karena justru takut ototnya cedera sebelum olahraga dilakukan. Apa benar peregangan bikin otot cedera dan robek?

Menurut Dr. Alice Holland, terapis fisik dari Side Strong Physical Therapy, mengatakan bahwa peregangan tidak menyebabkan robekan apapun pada otot. Hal penting yang harus diperhatikan saat melakukan peregangan adalah mengetahui kapan harus berhenti.

Tentu Anda bisa berhenti melakukan peregangan dan lanjut berolahraga jika dirasa otot sudah tidak kaku dan siap untuk digunakan untuk latihan. Maka itu, peregangan sebelum lari juga penting supaya otot-otot kaki tidak kram tiba-tiba akibat ‘kaget’.

Gerakan umum untuk peregangan sebelum lari

Dr. Alice Holland, seorang terapi fisik dari Side Strong Physical Therapy merekomendasikan tiga peregangan berikut ini untuk sebelum dan sesudah berlari, untuk membantu Anda mendapatkan dan mempertahankan kelenturan otot paha depan.

Kneeling stretch

sumber: Healthline
  1. Berlututlah di lutut kanan Anda.
  2. Ratakan punggung bawah Anda dan pundak serta dada tegak.
  3. Membungkuk ke depan dari pinggul ke lutut bahkan lebih untuk meregangkan pinggul kanan.
  4. Tahan gerakan ini selama 30 detik dan kemudian ganti dengan lutut kiri.

Tip: Peregangan ini sangat berguna untuk orang tua dan wanita hamil. Untuk meningkatkan kenyamanan saat peregangan, Anda bisa menggunakan bantal lembut atau bantal di bawah lutut Anda.

Quadriceps

sumber: Healthline
  1. Berdiri dengan kaki kiri Anda dan angkat tulang kering kanan Anda dengan menekuk kaki Anda di belakang.
  2. Tekan pinggul Anda ke dalam, tarik tulang kering ke arah bokong Anda, pastikan lutut Anda mengarah ke tanah. Cobalah untuk tidak menarik lutut ke belakang atau ke samping.
  3. Tahan gerakan ini selama 30 detik dan kemudian ganti dengan kaki kanan.

Ground stretch

sumber: Healthline
  1. Berbaringlah di matras atau lantai.
  2. Pegang satu paha dan tarik ke arah dada Anda. Pastikan punggung Anda tegak dan tidak melengkung. Biarkan gravitasi menarik kaki yang menjuntai.
  3. Tahan gerakan ini selama 1-2 menit dan kemudian beralih ke paha yang lain.

Anda juga bisa melakukan gerakan ini langsung pada kedua paha Anda.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Gerakan Senam Mata untuk Mengatasi Mata Lelah

Senam mata adalah salah satu cara mengatasi mata lelah yang muncul akibat terlalu lama melihat layar komputer atau cahaya terang. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 21 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

5 Kiat Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Buat Wanita Berhijab

Memilih pakaian olahraga untuk wanita yang memakai hijab memang tidak selalu mudah. Yuk, simak tips memilihnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 19 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Bayi Lebih Sering Ngulet Dibanding Orang Dewasa?

Jika Anda memperhatikan gerak-gerik bayi, mungkin Anda melihat bahwa bayi sering ngulet alias meregangkan tubuh. Kenapa ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 8 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Strategi Latihan Agar Tak Kehabisan Napas Saat Main Badminton

Badminton atau bulu tangkis memang perlu ketangkasan. Anda pun jadi mudah kehabisan napas. Yuk, cari tahu cara menjaga napas saat main badminton di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi sciatica

6 Anjuran Gerakan Peregangan untuk Mengatasi Nyeri Saraf Kejepit

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bahaya Olahraga Di Siang Hari

Ini Bahayanya Jika Anda Berolahraga di Siang Hari Saat Panas Terik

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit