Jantung Berdebar Kencang Setelah Minum Minuman Berenergi, Normalkah?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda tentu akan sangat mudah menemukan minuman berenergi alias energy drink di toko-toko terdekat. Biasanya, minuman ini dijadikan andalan para pria untuk meningkatkan stamina dan mempercepat pemulihan saat tubuh terasa lelah. Namun setelah diminum, Anda mungkin sering merasakan jantung berdebar kencang alias deg-degan tiba-tiba. Lantas, apakah ini normal? Berikut penjelasannya.

Minuman berenergi bikin jantung deg-degan, apakah normal?

dampak langsung minuman energi

Kebanyakan minuman berenergi mengandung kafein, taurine, guaran, dan berbagai zat stimulan lainnya. Nah, kandungan zat-zat inilah yang membuat tubuh Anda jadi lebih segar, bertenaga, dan penuh stamina. Hal itu juga yang membuat otak jadi lebih fokus dan waspada dengan lingkungan sekitar.

Meski terlihat menguntungkan, Anda mungkin tidak sadar bahwa jenis minuman ini ternyata menyimpan banyak bahaya bagi tubuh. Terutama pada kandungan kafeinnya.

Bila dibandingkan dengan secangkir kopi, minuman energi ternyata mengandung kafein 5 kali lebih banyak. Padahal, minum secangkir kopi saja terkadang membuat jantung Anda berdebar-debar. Bayangkan jika Anda mengonsumsi 5 cangkir kopi sekaligus, efeknya tentu akan jauh lebih buruk dari itu.

Kafein dinyatakan aman jika dikonsumsi dalam jumlah yang sedikit, misalnya pada segelas teh atau kopi. Namun jika kandungan kafeinnya lebih dari 400 miligram (mg), maka hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Bukan cuma mengganggu sistem saraf tubuh, kebanyakan kafein juga membuat detak jantung Anda jadi tidak normal. Jantung terasa berdebar kencang dan tidak beraturan. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut dengan aritmia.

Kenapa bisa begitu?

Prolaps Katup Mitral

Seorang ahli jantung di University of North Carolina Health Care di Amerika Serikat, Kevin R. Campbell, MD, mengungkapkan bahwa jantung yang berdebar kencang akibat minum minuman berenergi bukan sekadar sensasi deg-degan biasa. Akan tetapi jika terus dibiarkan, kondisi ini dapat memicu serangan jantung, stroke, hingga mengancam jiwa.

Tidak butuh waktu lama bagi minuman energi untuk masuk ke aliran darah. Hanya dalam waktu sekitar 15-45 menit setelah mengonsumsi minuman energi, tekanan darah dan detak jantung Anda akan mulai meningkat.

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal The Annals of Pharmacotherapy tahun 2009, rata-rata orang yang habis minum minuman berenergi akan mengalami peningkatan detak jantung sebanyak 5-7 denyut per menit.

Selain kafein, kandungan taurin dalam minuman berenergi juga dapat membebani kerja jantung. Taurin mengandung sulfur dan protein yang apabila menumpuk dalam tubuh, maka akan membuat ginjal kesulitan untuk menyaringnya.

Semakin banyak taurin dalam tubuh, maka akan semakin banyak kalsium yang menumpuk di jantung. Akibatnya, detak jantung Anda jadi tidak teratur dan dapat memicu serangan jantung, bahkan kematian jantung mendadak (sudden cardiac death).

Berapa batas aman minum minuman berenergi dalam sehari?

minuman energi minuman energi berbahaya

Normalnya, jantung berdetak sebanyak 60-100 kali per menit pada saat istirahat. Jika detak jantung Anda semakin cepat sampai di atas 100 kali per menit, sebaiknya hindari minum minuman berenergi untuk sementara waktu. Apalagi jika Anda punya penyakit jantung atau darah tinggi (hipertensi).

Sebelum minum minuman energi, lihat dulu kandungan kafein yang tertera pada kemasannya. Sebagian besar minuman energi mengandung 120-200 mg kafein, tapi ada juga yang mencapai 300-500 mg per kaleng.

Sayangnya, tidak semua minuman energi mencantumkan jumlah kafein pada kemasannya. Padahal, Anda harus membatasi asupan kafein sebanyak 400 mg sehari supaya aman bagi tubuh.

Sebagai solusinya, ganti minuman berenergi dengan air putih untuk mengatasi dehidrasi. Alih-alih bikin tubuh jadi segar, minuman berkafein ternyata justru membuat Anda kehilangan banyak air.

Selain mencegah dehidrasi, minum air putih juga dapat membantu membilas zat-zat toksik yang menumpuk di dalam tubuh. Maka itu, perbanyaklah minum air putih setelah olahraga supaya tubuh tetap sehat dan prima.

Bila jantung Anda berdebar kencang tidak beraturan disertai cemas berlebihan, segera konsultasikan ke dokter.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 17, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 10, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca