5 Ciri Ekspresi Wajah Saat Seseorang Sedang Berbohong

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/02/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Mungkin Anda tahu serial TV Lie To Me, tentang seorang profesor kawakan yang bisa membedakan mana orang yang benar jujur atau mereka yang menyembunyikan sesuatu, hanya dengan melihat sekilas perubahan ekspresi wajah, entah itu dari kerutan dahi atau senyuman.

Tentu saja mendeteksi kebohongan tidak secepat dan semudah seperti di TV, khususnya bagi orang-orang awam. Meski demikian, memalsukan emosi adalah sesuatu yang sangat sulit. Mungkin ini akibat konflik batin, tubuh ingin mengatakan satu hal, sementara hati dan pikiran bawah sadar mencoba untuk memaksa tubuh mengatakan yang lain.

Ciri-ciri orang yang berbohong

Ada beberapa petunjuk dasar untuk mengetahui kapan seseorang membohongi Anda, baik dari ekspresi wajah maupun gerak-gerik tubuhnya, tetapi tak semua ciri ini berlaku untuk setiap orang.

Jika Anda mengajukan sebuah pertanyaan pada lawan bicara Anda, dan ia menjawab sambil menunjukkan gerak-gerik yang sebelumnya tidak ia tampilkan selama berbicara dengan Anda, Anda bisa yakin bahwa dia mungkin berbohong. Apa saja indikator ekspresi wajah orang yang sedang berbohong?

1. Mata tak berhenti bergerak

Bola mata yang sibuk mondar-mandir melihat sekitar, berkedip lebih sering dari biasanya (di situasi normal, seseorang biasanya berkedip 5-6 kali per menit atau sekali per 10-12 detik), atau menutup mata lebih dari satu detik setiap kalinya adalah tiga tanda mata klasik dari orang yang berbohong. Ini adalah reaksi stres fisiologis bahwa dia merasa tidak nyaman, atau tidak ingin menjawab pertanyaan Anda.

Jarang berkedip juga bisa menjadi pertanda bahwa ia sengaja berusaha untuk mengontrol gerakan matanya. Misalnya, seorang pemain poker mungkin tampak jarang berkedip supaya ia terkesan tak terpengaruh dengan hasil kocokan kartunya. Tapi ingat, gerakan mata ini juga bisa muncul pada lawan bicara Anda untuk alasan yang sama sekali berbeda. Misalnya, orang dengan penyakit Parkinson akan memiliki tingkat berkedip yang lebih lambat dari orang sehat, sedangkan mereka yang memiliki skizofrenia cenderung berkedip lebih cepat.

2. Arah pandangan mata selalu ke kanan

Ketika Anda menanyakan lawan bicara Anda tentang sesuatu yang ia saksikan, dengar, atau berusaha untuk menggali ingatannya, jika orang tersebut memusatkan pandangannya ke arah kiri, berarti besar kemungkinannya ia berkata jujur. Ia benar-benar sedang mengakses memorinya tentang kejadian itu. Saat berbohong, seseorang akan cenderung melirik ke arah kanan. Artinya, ia sedang mengakses imajinasinya untuk menciptakan sebuah jawaban.

Tapi, orang kidal biasanya akan menunjukkan reaksi berlawanan sebagai respon spontan. Selain itu, beberapa orang akan menatap lurus ke depan ketika mencoba untuk mengingat memori visual.

3. Senyumnya dibuat-buat

Anda mungkin berpikir senyum dapat dengan mudah menyamarkan perasaan Anda yang sebenarnya, tetapi ekspresi sepintas di wajah pembohong akan membocorkan apa yang dia benar-benar ia pikirkan — tak peduli ia sadar atau tidak. Ketika seseorang tersenyum tulus, kulit di sekitar mata mereka akan bergerombol dan berkerut. Senyum palsu hanya di mulut.

Selain itu, perhatikan senyum sinis merendahkan dengan satu sudut bibir yang melengkung ke atas. Di antara pembohong, senyum miring ini bisa jadi menandakan kesombongan bahwa mereka berhasil menyembunyikan sesuatu tanpa Anda ketahui: sarkasme dan sinisme.

Tapi, senyum miring juga mungkin berarti bahwa orang tersebut sedang merasa benar-benar bahagia atau optimis.

4. Wajah memerah, berkeringat, menggigit bibir, menarik napas dalam-dalam

Anda mungkin dapat melihat seseorang sedang berbohong lewat semburat warna merah yang tiba-tiba muncul di pipinya, karena kecemasan dapat menyebabkan orang tersipu, dan tetesan keringat yang mungkin muncul di dahi, pipi, atau belakang lehernya. Orang tersebut mungkin akan mencoba untuk menyeka keringatnya berulang kali.

Wajah yang memerah, menghela napas panjang, dan berkeringat adalah refleks paksa yang disebabkan oleh sistem saraf simpatis (ini mengaktifkan respon fight-or-flight Anda) dan merupakan respon terhadap pelepasan adrenalin.

5. Gerak-gerik tubuh yang gelisah

Reaksi kimia tertentu dipercaya menyebabkan wajah orang jadi gatal ketika mereka berbohong. Oleh karena itu, pada umumnya orang yang sedang berbohong akan cenderung lebih sering menyentuh wajahnya. Tapi akan lebih penting untuk meneliti keseluruhan sikap seseorang, bukan hanya dari satu tanda saja, karena tidak ada satu ciri yang tepat yang dapat secara mutlak menunjukkan seseorang sedang berbohong.

Menyilangkan lengan di depan dada dapat menunjukkan sikap defensif, melindungi diri. Menyilangkan kaki menjauh dari Anda mungkin menunjukkan ketidaksukaan atau ketidaknyamanannya dengan kehadiran Anda — menampilkan diri sekecil mungkin di depan Anda. Pembohong juga sering menyembunyikan tangan mereka di belakang punggung untuk menutupi menggemeretakkan jari yang bisa menunjukkan rasa gelisah.

Ciri-ciri di atas bukan tanda mutlak

Gerakan-gerakan yang sudah disebut di atas juga dapat menunjukkan kegugupan, frustrasi, atau orang yang tertutup yang hanya ingin menyendiri di zona pribadi mereka. Jika Anda hanya sibuk mengamati gerak-gerik tubuh dan ekspresi wajahnya, Anda malah tidak akan memperhatikan apa yang mereka katakan, dan bahkan juga lupa memperhitungkan faktor kredibilitas. Ingat, beberapa orang dapat bertindak gugup terutama ketika diinterogasi oleh polisi bahkan jika mereka mengatakan sebenarnya.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Anda Sering Dibilang Sensitif? Bisa Jadi Ini Bawaan Genetik

    Menurut sebuah penelitian terbaru di Inggris, sifat sensitif Anda bisa jadi merupakan bawaan genetik dari orangtua. Mengapa demikian?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . 4 menit baca

    Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

    Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . 5 menit baca

    Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

    Bau mulut atau halitosis adalah masalah yang sangat mengganggu dan memalukan. Cari tahu semua tentang penyebab dan cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17/06/2020 . 5 menit baca

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    mual karena gugup

    Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca
    psikoterapi

    Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
    mata plus pada anak

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20/06/2020 . 5 menit baca
    hipnoterapi

    Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca