Manfaat Snooze Button Alarm Anda Bagi Kesehatan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Coba cek alarm pagi Anda saat ini. Apakah Anda memasang alarm berturut-turut pada pukul enam pagi, enam lewat sepuluh, enam lewat tiga puluh, enam lewat empat puluh lima, dan pukul tujuh? Ini supaya alarm terus berbunyi berkali-kali, meski Anda juga tahu Anda akan mematikannya berkali-kali, dan akhirnya Anda bangun tepat pukul tujuh seperti yang memang Anda inginkan.

Daniel A. Barone, seorang terapis tidur di Weill Cornell Center for Sleep Medicine dari New York-Presbyterian Hospital, menjelaskan bahwa sebenarnya dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam bagi seseorang untuk dapat benar-benar terbangun dari tidurnya. Jika Anda menyela prosesnya, neurotransmitter dalam otak Anda akan mengatur ulang sistemnya. Saat Anda akhirnya terbangun lebih awal, Anda justru akan merasa sangat lelah dan kacau. Batone mengungkapkan, sengaja bangun lebih awal tidak akan banyak membantu Anda mendapat tidur yang berkualitas. Justru suntuk seharian yang akan didapat.

Bukan salah Anda kalau Anda suka menunda bangun tidur. Anda tidak sendiri. Lagi pula, siapa yang tidak suka “curi-curi” waktu untuk tidur lebih lama selagi ada (sedikit) kesempatan? Saat tubuh kembali tidur, sistem imun akan melepaskan serotonin. Serotonin adalah neurotransmitter yang erat kaitannya dengan kebahagiaan. Jadi jangan takut dicap pemalas jika Anda sering pencet “snooze”di alarm Anda. Anda hanya melakukan apa yang terbaik bagi tubuh Anda

Di hari-hari lainnya, mungkin Anda akan mengatur alarm lebih siang dari biasanya. Akhir pekan, misalnya, di mana tidak ada keharusan akan kegiatan apapun yang dilakukan pada pagi hari. Namun Barone merekomendasikan, jika Anda pelanggan setia alarm, usahakan pengaturan waktu alarm tetap konsisten sepanjang minggu agar tubuh Anda dapat terbiasa dan bekerja dengan optimal. Alarm yang konsisten akan menghindari Anda dari masalah bangun tidur, atau membantu Anda menjalani sisa hari tanpa merasa lelah dan menguap terus menerus. Jika Anda membutuhkan bergelas-gelas kopi untuk berfungsi normal, tapi tetap saja mengantuk saat kerja, itu tandanya Anda kurang istirahat. Ketahui diri Anda luar dalam untuk dapat mengetahui seberapa cukup waktu yang Anda butuhkan untuk tidur.

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: Mei 2, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 17, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca