Berbagai Penyebab Mulut dan Lidah Terasa Kering Saat Bangun Tidur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tenggorokan dan mulut terasa kering saat bangun tidur mungkin hal yang biasa Anda rasakan. Meski bukan pertanda serius, kondisi ini bisa membuat mulut berbau tidak sedap. Apa, sih, penyebab mulut yang terasa kering begitu bangun tidur?

Penyebab mulut terasa kering saat bangun tidur

Dalam bahasa medis, mulut yang terasa kering disebut dengan xerostomiaBiasanya ini terjadi karena produksi air liur yang berkurang selama Anda tertidur. Salah satu tugas air liur adalah untuk melembapkan lingkungan dalam mulut.

Selain itu, selama tidur malam Anda otomatis tidak mendapatkan asupan makanan atau minuman apapun dalam waktu yang lama, sehingga menyebabkan dehidrasi. Ditambah lagi dengan suhu udara malam yang dingin dan kering, serta keluarnya keringat di malam hari. Maka tentu saja beragam hal ini bisa menyebabkan tenggorokan dan mulut terasa kering saat bangun pagi.

Kebiasaan mendengkur juga akan cenderung lebih mudah membuat mulut, lidah, dan tenggorokan terasa sangat kering saat bangun tidur. Getaran pada saluran pernafasan akibat adanya sumbatan saat tertidur dan minimnya pasokan air liur akan membuat tenggorokan sama sekali tidak terkena cairan apapun. Akibatnya, mulut terasa sangat kering.

Orang yang memiliki mulut kering di pagi hari mengalami gejala lainnya seperti bibir retak-retak, bau mulut tidak sedap, dan kesulitan menelan.

Itu sebabnya kenapa penting bagi Anda untuk menyegerakan minum air putih setelah bangun tidur. Selain untuk mengisi ulang cairan tubuh yang hilang sepanjang malam, langsung minum air setelah bangun juga membantu mengurangi bau tidak sedap dari mulut.

tidak pernah mimpi

Penyebab lainnya dari mulut kering

Selain penyebab di atas, ada hal lain yang mungkin menjadi penyebab kenapa mulut terasa kering. Antara lain:

1. Efek samping obat tertentu

Mulut kering adalah efek samping yang umum dari banyak obat resep dan non-resep, seperti antidepresan, pereda nyeri, obat alergi, dan obat pilek dekongestan, dan obat-obatan penyakit Parkinson. Mulut kering juga bisa menjadi efek samping obat relaksan otot dan obat penenang.

2. Efek samping dari penyakit tertentu

Mulut kering bisa menjadi efek samping kondisi medis, seperti sindrom Sjögren, HIV/AIDS, penyakit Alzheimer, diabetes, anemia, fibrosis kistik, rheumatoid arthritis, hipertensi, penyakit Parkinson, stroke, dan gondong. 

Kondisi lainnya yang menyebabkan dehidrasi, seperti demam, keringat berlebihan, muntah, diare, kehilangan darah, dan luka bakar bisa menyebabkan mulut kering.

3. Efek samping dari perawatan medis tertentu

Kerusakan pada kelenjar ludah bisa mengurangi jumlah air liur yang dihasilkan. Kerusakan bisa berasal dari terapi radiasi ke kepala dan leher, dan perawatan kemoterapi. Begitu juga dengan prosedur pengangkatan kelenjar ludah untuk mengatasi kerusakan tersebut.

Mulut kering juga bisa menjadi akibat kerusakan saraf pada daerah kepala dan leher akibat luka atau pembedahan.

4. Gaya hidup

Merokok dapat mempengaruhi berapa banyak air liur yang Anda buat dan memperparah mulut terasa kering. Bila setiap pagi mulut terasa kering, sebaiknya segera hentikan kebiasaan Anda merokok. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Sekilas ketiganya tampak sama dan sulit dibedakan. Agar tak keliru, berikut beda oral thrush, lidah peta, dan OHL yang penting diketahui. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Kandungan xylitol dalam permen karet bebas gula diklaim dapat membantu mencegah gigi berlubang. Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pengaruh Kesehatan Gigi dan Mulut Bagi Kesehatan Tubuh Secara Menyeluruh

Cari tahu hubungan dan betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, demi mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
kesehatan mulut dan gigi
Gigi dan Mulut 15 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut Lansia, Kunci Senyum Indah di Hari Tua

Seiring bertambahnya usia, kesehatan mulut dan gigi jadi sangat rentan. Karena itu, simak panduan merawat gigi dan mulut bagi lansia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Lansia, Perawatan Lansia 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
sakit kepala setelah cabut gigi

Kenapa Bisa Sakit Kepala Setelah Cabut Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
berkumur dengan air garam

Berbagai Manfaat Berkumur Dengan Air Garam

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
lansia mulai ompong

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit