Mengupas 5 Manfaat Biji Selasih yang Tak Boleh Dilewatkan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro

Mungkin tak banyak orang yang rutin mengonsumsi biji selasih, sebab penggunaannya masih terbatas sebagai topping minuman atau campuran makanan penutup. Padahal, biji selasih memiliki manfaat yang tidak kalah baik dibandingkan biji chia, biji rami, atau biji-bijian lainnya. Apa saja manfaat tersebut?

Ragam manfaat biji selasih bagi kesehatan

Biji selasih adalah bibit dari tanaman basil yang daunnya kerap dimanfaatkan sebagai bumbu masakan.

Dikenal dengan nama latin Ocimum basilicum, tanaman basil berikut biji-bijiannya mengandung beragam senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh dari mengonsumsi biji selasih.

1. Merawat kecantikan kulit

suntik vitamin c mencerahkan kulit

Biji selasih mengandung banyak antioksidan. Beberapa di antaranya, yakni senyawa polifenol, flavonoid, orientin, dan vicentin. Senyawa-senyawa ini mampu memelihara kesehatan kulit dengan cara menangkal radikal bebas yang merusak sel-sel kulit.

Kerusakan kulit akibat radikal bebas bisa berimbas pada terbentuknya keriput, flek hitam, kemerahan, serta tanda penuaan dini lainnya. Konsumsi biji selasih membantu mencegah hal ini sekaligus merangsang pembelahan sel-sel kulit baru yang sehat.

2. Menurunkan jumlah kolesterol

Manfaat lain dari biji selasih adalah menurunkan kolesterol. Melansir penelitian dalam Indian Journal of Experimental Biology, konsumsi minyak biji selasih berpotensi menurunkan jumlah kolesterol total serta LDL (low density lipoprotein). LDL adalah kolesterol ‘jahat’ yang dapat memicu pembentukan plak pada pembuluh darah.

Biji selasih kaya akan serat dan antioksidan. Asupan serat berguna untuk menjaga jumlah kolesterol normal, sedangkan antioksidan melindungi pembuluh darah dan mencegah pembentukan plak.

Keduanya berperan besar dalam menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung.

3. Menjaga kesehatan tulang

menjaga kesehatan tulang

Biji selasih mengandung mineral yang amat beragam, di antaranya zat besi, kalium, kalsium, tembaga, mangan, serta magnesium. Seluruh mineral tersebut diperlukan untuk menjaga kekuatan dan kepadatan tulang.

Menjaga kekuatan dan kepadatan tulang adalah langkah penting untuk mengurangi risiko osteoporosis. Selain itu, tulang yang padat juga akan membuat tubuh Anda tetap kuat seiring bertambahnya usia.

Jadi, pastikan Anda tidak melewatkan manfaat biji selasih yang satu ini.

4. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Biji selasih mengandung serat prebiotik yang disebut pektin. Salah satu fungsi prebiotik adalah meningkatkan bakteri baik dalam usus. Bakteri-bakteri ini membantu proses pencernaan serta mencegah penyakit pada saluran cerna akibat bakteri jahat.

Tidak hanya itu, pektin juga dapat menunda pengosongan lambung dan meningkatkan produksi hormon yang memberikan rasa kenyang.

Selain menjaga sistem pencernaan tetap sehat, pektin dalam biji selasih juga membantu Anda mengendalikan nafsu makan.

5. Memberikan asupan asam lemak omega-3

kesehatan jantung

Manfaat biji selasih yang satu ini mungkin tak banyak diketahui. Asam lemak omega-3 identik dengan ikan berlemak. Padahal, biji selasih pun mengandung nutrisi ini dalam jumlah banyak.

Satu sendok makan biji selasih saja sudah bisa memberikan Anda asupan asam lemak omega-3 dalam bentuk asam alfa linolenat (ALA).

Tubuh membutuhkan ALA untuk memproduksi energi. ALA juga bermanfaat untuk mencegah peradangan pada tubuh dan menurunkan risiko sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Biji selasih adalah bahan pangan kaya serat, mineral, antioksidan, dan asam lemak omega-3. Khasiatnya pun begitu luas, baik untuk kesehatan sistem pencernaan, tulang, jantung dan peredaran darah, hingga kecantikan.

Agar Anda tidak melewatkan manfaat biji selasih yang beragam, jangan lupa menyertakannya dalam menu harian. Coba tambahkan biji-bijian ini ke dalam minuman, smoothie, makanan penutup, atau hidangan utama kesukaan Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 9, 2020 | Terakhir Diedit: Desember 12, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca