7 Manfaat Biji Nangka, Turunkan Kolesterol hingga Cegah Kanker

7 Manfaat Biji Nangka, Turunkan Kolesterol hingga Cegah Kanker

Buah nangka merupakan salah satu sumber vitamin, mineral, dan serat terbaik untuk tubuh. Namun, manfaat nangka bagi kesehatan tidak terbatas pada daging buahnya saja. Tak banyak diketahui, biji nangka juga menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan Anda.

Kandungan gizi biji nangka

Biji nangka atau beton nangka mengandung berbagai macam vitamin dan mineral dalam jumlah yang bervariasi.

Berikut ini adalah kandungan zat gizi dalam biji nangka per 100 gram.

  • Air: 51,0 – 64,5 gram (g).
  • Protein: 6,6 – 7,04 g.
  • Lemak: 0,40 – 0,43 g.
  • Karbohidrat: 25,8 – 38,4 g.
  • Serat: 1,0 – 1,5 g.
  • Kalsium: 50 miligram (mg).
  • Magnesium: 54 mg.
  • Fosfor: 38 – 97 mg.
  • Kalium: 246 mg.
  • Natrium: 63,2 mg.
  • Besi: 1,5 mg.
  • Vitamin A: 10 – 17 SI.
  • Tiamin: 0,25 mg.
  • Riboflavin: 0,11 – 0,3 mg.
  • Vitamin C: 11 mg.

Biji nangka juga diketahui memiliki kandungan antioksidan.

Beragam manfaat mengonsumsi biji nangka

Biji nangka mengandung beberapa zat gizi yang lebih banyak dibandingkan daging buahnya.

Beragam zat gizi inilah yang membuat beton nangka memiliki manfaat sebagai berikut.

1. Menurunkan kolesterol

kolesterol normal

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa biji nangka berpotensi menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL.

LDL (low-density lipoprotein) adalah kolesterol ‘jahat’ yang menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah.

Sementara itu, HDL (high-density lipoprotein) merupakan kolesterol ‘baik’ yang mampu mencegah pembentukan plak kolesterol.

Berkat manfaat ini, mengonsumsi biji nangka bisa menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

2. Menjaga kesehatan pencernaan

Seratus gram biji nangka rebus mengandung serat sebanyak 1,5 gram. Tidak hanya itu, biji nangka mengandung banyak prebiotik.

Prebiotik adalah senyawa yang meningkatkan pertumbuhan dan aktivitas bakteri baik pada saluran cerna.

Kandungan serat dan prebiotik pada biji nangka bisa melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, serta menurunkan risiko kanker usus besar.

3. Menurunkan risiko kanker

Biji nangka mengandung senyawa antioksidan berupa flavonoid, saponin, dan tanin. Senyawa-senyawa ini mampu melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

Radikal bebas merupakan molekul yang dapat merusak sel dan memicu pertumbuhan sel kanker.

Senyawa antioksidan pada biji nangka punya manfaat mencegah pembentukan pembuluh darah di sekitar sel kanker.

Tanpa pembuluh darah yang memadai, sel kanker tidak akan mendapatkan pasokan darah dan zat gizi untuk tumbuh.

4. Mencegah infeksi bakteri

Beberapa penelitian menemukan adanya senyawa antibakteri pada biji nangka.

Sebagian besar senyawa tersebut ditemukan pada permukaan biji nangka dan telah sejak lama digunakan sebagai obat diare alami.

Senyawa antibakteri pada biji nangka cukup efektif melawan bakteri E. coli yang sering menjadi penyebab masalah pencernaan.

Berkat manfaat ini, biji nangka berpotensi menjadi obat alami untuk penyakit yang ditularkan melalui makanan terkontaminasi.

5. Meningkatkan pertumbuhan rambut

makanan rambut

Biji nangka kaya akan protein, zat besi, serta vitamin A yang penting bagi pertumbuhan rambut.

Protein pada biji nangka diperlukan untuk menciptakan helai rambut yang kuat. Vitamin A melindungi rambut agar tidak mudah rapuh.

Sementara itu, zat besi berguna untuk meningkatkan aliran darah menuju kulit kepala.

Darah akan membawa berbagai zat gizi yang dibutuhkan agar rambut tetap kuat, sehat, dan tumbuh lebat.

6. Mengontrol tekanan darah

Biji nangka adalah sumber kalium yang baik. Menurut American Heart Association (AHA), makanan kaya kalium dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Kalium menurunkan tekanan darah dengan menangkal efek natrium dan mengurangi ketegangan di dinding pembuluh darah.

Angka Kecukupan Gizi (AKG) merekomendasikan bahwa orang dewasa yang sehat mengonsumsi 4.700 mg kalium sehari.

Namun, diet kaya kalium dapat berbahaya bagi penderita penyakit ginjal. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memperoleh saran yang sesuai kondisi kesehatan Anda.

7. Mencegah insomnia

Biji nangka kaya akan magnesium. Mineral ini diketahui memiliki potensi membantu tubuh menjadi rileks.

Sebuah tinjauan dalam BMC (2021) mencoba menilai efektivitas dan keamanan suplementasi magnesium untuk orang dewasa penderita insomnia.

Hasil riset kajian 151 peserta di tiga negara ini menemukan konsumsi magnesium dapat meningkatkan kualitas tidur pada orang dewasa.

Meski begitu, studi tersebut mengkaji manfaat suplemen magnesium bukan kandungan magnesium dalam biji nangka.

Kesimpulan

Biji nangka ternyata nutrisi yang baik bagi tubuh karena kaya akan protein, vitamin, mineral, hingga senyawa antioksidan penangkal kanker. Mengonsumsi biji nangka bisa menurunkan kolesterol, menyehatkan pencernaan, dan mencegah infeksi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mah, J., & Pitre, T. (2021). Oral magnesium supplementation for insomnia in older adults: a Systematic Review & Meta-Analysis. BMC complementary medicine and therapies21(1), 125. https://doi.org/10.1186/s12906-021-03297-z

Okafor, O., Ezeanyika, L.U., Nkwonta, C.G., & Okonkwo, C.J. (2015). Plasma Lipid Profiles and Atherogenic Indices of Rats Fed Raw and Processed Jack Fruit (Artocarpus heterophyllus) Seeds Diets at Different ConcentrationsWorld Academy of Science, Engineering and Technology, International Journal of Biological, Biomolecular, Agricultural, Food and Biotechnological Engineering, 9, 885-889.

Oktavia, Swastika; Wijayanti, Nastiti; Retnoaji, Bambang (2017). Anti-angiogenic effect of Artocarpus heterophyllus seed methanolic extract in ex ovo chicken chorioallantoic membrane. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 7(3), 240–244. https://doi.org/10.1016/j.apjtb.2016.12.024

Ranasinghe, R. A. S. N., Maduwanthi, S. D. T., & Marapana, R. A. U. J. (2019). Nutritional and Health Benefits of Jackfruit (Artocarpus heterophyllus Lam.): A Review. International journal of food science2019, 4327183. https://doi.org/10.1155/2019/4327183

Rao, A. G., Naik, K. S., Unnikrishnan, A. G., & Joseph, J. (2021). Efficacy of green jackfruit flour as a medical nutrition therapy replacing rice or wheat in patients with type 2 diabetes mellitus: a randomized, double-blind, placebo-controlled study. Nutrition & diabetes11(1), 18. https://doi.org/10.1038/s41387-021-00161-4

Swami, Shrikant Baslingappa; Thakor, N. J.; Haldankar, P. M.; Kalse, S. B. (2012). Jackfruit and Its Many Functional Components as Related to Human Health: A Review. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety, 11(6), 565–576. https://doi.org/10.1111/j.1541-4337.2012.00210.x

Yang, J., Wang, H. P., Zhou, L., & Xu, C. F. (2012). Effect of dietary fiber on constipation: a meta analysis. World journal of gastroenterology18(48), 7378–7383. https://doi.org/10.3748/wjg.v18.i48.7378

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana Diperbarui 3 days ago
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro