Apakah Penyakit Autoimun Itu Berbahaya dan Berakibat Fatal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Penyakit autoimun adalah suatu kondisi ketika sistem imun yang seharusnya melindungi sel-sel tubuh dari serangan penyakit, justru menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Memang masih jarang diketahui, padahal sebenarnya penyakit autoimun kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, seberapa berbahayanya efek penyakit autoimun bagi kesehatan tubuh?

Seberapa berbahayakah efek penyakit autoimun?

Ada lebih dari 80 jenis penyakit autoimun. Namun, hanya beberapa penyakit saja yang umum terjadi dan mungkin familiar di telinga Anda, seperti penyakit diabetes tipe 1, rheumatoid arthritis (RA), psoriasis, multiple sclerosis, lupus, radang usus, myasthenia gravis, serta celiac.

Setiap penyakit autoimun tersebut tentunya menimbulkan gejala yang beragam. Ini karena sel-sel tubuh yang diserang oleh sistem kekebalan pada penyakit autoimun tersebut tidaklah sama. Dengan kata lain, efek penyakit autoimun bereaksi di dalam tubuh dengan cara yang berbeda-beda tergantung dari jenis penyakitnya.

Ambil contoh, pada multiple sclerosis bagian tubuh yang diserang adalah sistem saraf pusat, sementara pada penyakit celiac bagian tubuh yang mengalami masalah adalah saluran pencernaan.

Selain itu, risiko seseorang untuk mengalami penyakit autoimun umumnya juga tidak selalu sama. Jenis kelamin, lingkungan, hingga keturunan, merupakan beberapa faktor yang turut menentukan terjadinya penyakit autoimun, dilansir dari laman Healthline.

Diungkapkan oleh Mary J. Shomon, seorang penulis buku berjudul Living Well With Autoimmune Disease: What Your Doctor Doesn’t Tell You That You Need to Know, bahwa meskipun sering kali terlihat cukup parah dan tergolong kronis, tapi sebenarnya efek penyakit autoimun ini tidak fatal.

Hanya saja, sama halnya dengan jenis penyakit lainnya, efek penyakit autoimun pada tubuh tidak main-main. Bahkan, bisa sampai membuat pengidapnya merasa tidak mampu melakukan aktivitas harian.

Jika kemudian ditemukan ada kasus kematian yang disebabkan oleh penyakit autoimun, seperti pada sebuah penelitian yang dimuat dalam American Public Health Association, maka tergantung dari kondisi kesehatan serta keparahan penyakit yang dialami.

penyakit gangguan autoimun

Lantas, apakah penyakit autoimun bisa disembuhkan?

Sayangnya, sampai saat ini belum ada pengobatan yang benar-benar menjamin semua jenis penyakit autoimun bisa sembuh total. Akan tetapi, jangan keburu berkecil hati dulu, karena mendiagnosis penyakit sejak dini serta rutin melakukan pengobatan, sebenarnya merupakan langkah tepat untuk membantu mencegah dan mengendalikan kekambuhan gejala.

Sembari mematuhi anjuran perawatan penyakit dari dokter, pengidap penyakit autoimun jenis apa pun juga disarankan untuk menghindari berbagai faktor pemicu yang dapat membuat perkembangan penyakit tersebut semakin parah.

Di dalam bukunya mengenai penyakit autoimun, Shomon turut mengatakan agar orang yang memiliki penyakit autoimun bisa lebih memilah-milah jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pasalnya, ada beberapa makanan yang digadang-gadang dapat mengganggu kerja sistem kekebalan di dalam tubuh, seperti terlalu banyak gula, gandum, susu, jagung, kedelai, dan kerang.

Itulah mengapa penting untuk menaati aturan makan harian yang dianjurkan oleh dokter, sekaligus menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan guna meminimalkan risiko infeksi.

Jangan lupa, orang dengan penyakit autoimun juga harus senantiasa mematuhi dan menjalani segala pengobatan sesuai dengan jenis penyakitnya, guna menjaga kondisi kesehatan tubuhnya serta mengurangi kemungkinan kekambuhan gejala.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Obat-obatan NSAID Bisa Digunakan untuk Penyakit Autoimun?

Obat NSAID biasanya digunakan untuk mengatasi gejala seperti nyeri atau demam. Namun, bolehkah digunakan untuk penyakit autoimun?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Alergi & Penyakit Autoimun, Health Centers 3 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Bisakah Penyakit Infeksi Menyebabkan Terjadinya Autoimun?

Autoimun terjadi saat sistem imun menyerang sel sehat di dalam tubuh. Selain faktor genetik, infeksi penyakit turut berperan menyebabkan autoimun.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Alergi & Penyakit Autoimun, Health Centers 29 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Komplikasi Lupus yang Mungkin Terjadi dan Harus Diwaspadai

Gejala lupus di awal memang ringan. Namun, jika tidak diobati secepatnya, lupus bisa berkembang menjadi komplikasi yang memperparah kondisinya.

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Alergi & Penyakit Autoimun, Health Centers 10 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

Psoriasis Pustulosa

Psoriasis pustulosa atau pustular adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan kemunculan bintil pustula. Ketahui secara lebih dalam di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 19 Februari 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

psoriasis

Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 12 menit
penyebab penyakit kulit

Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
mitos skleroderma adalah

Mitos dan Fakta Seputar Skleroderma yang Perlu Diungkap Kebenarannya

Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 29 Juni 2020 . Waktu baca 8 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit