4 Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Menstruasi Pertama (Menarche)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/04/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Saat anak perempuan tumbuh dewasa, ia akan mengalami menstruasi. Menstruasi pertama atau disebut dengan menarche menjadi tanda yang jelas bahwa anak perempuan sudah memasuki usia puber. Sebelum anak perempuan mendapatkan menarche, juga sudah terjadi berbagai perubahan fisik dan mental sebagai persiapan anak perempuan menuju remaja.

Perubahan yang umumnya terjadi sebelum menarche adalah perubahan pada payudara, rambut pubis, rambut ketiak, dan juga perubahan pada tinggi badan anak perempuan. Perubahan pada tubuh anak perempuan dan terjadinya menarche merupakan awal transisi dari anak-anak menuju remaja.

Kapan menstruasi pertama terjadi?

Menarche atau menstruasi pertama normalnya terjadi pada usia 11-14 tahun. Namun, menarche bisa terjadi lebih awal, yaitu pada usia 9 tahun, atau juga dapat terjadi lebih lambat, yaitu pada usia 15 tahun atau lebih. Jika anak perempuan sudah mendapatkan menarche di usianya yang belum menginjak 9 tahun, mungkin ia mengalami pubertas prekoks atau gejala dari penyakit endokrin (berhubungan dengan hormon).

Perbedaan waktu menarche antar anak perempuan ini normal terjadi karena banyak faktor yang dapat memengaruhi menarche, di antaranya pola makan, stres, dan aktivitas fisik. Sebaiknya, anak perempuan tidak perlu merasa dirinya tidak normal jika ia sudah lebih dulu atau ia belum mendapatkan menarche dibandingkan dengan teman sebayanya yang lain.

Apa saja yang dapat memengaruhi terjadinya menstruasi pertama?

Beberapa faktor, seperti faktor lingkungan dan sosial, bisa memengaruhi terjadinya menarche dini, seperti:

  • Anak perempuan yang obesitas dan kurang melakukan olahraga
  • Ketegangan atau stres yang berasal dari keluarga
  • Anak perempuan yang lahir dengan berat badan rendah
  • Anak perempuan yang sudah mengenal rokok
  • Ibu yang mengalami preeklampsia saat kehamilan anaknya tersebut

Beberapa faktor juga dapat memengaruhi menarche yang terlambat, seperti:

  • Kadar lemak tubuh berada di bawah 15-22% dari total berat badan. Tidak saja memengaruhi menarche yang lebih lambat, kadar lemak tubuh yang sangat rendah juga dapat memengaruhi lonjakan pertumbuhan (growth spurt).
  • Anak perempuan dengan diabetes mellitus tipe 1

Apa yang terjadi saat menstruasi pertama?

Sebelum anak perempuan mendapat menarche, mungkin ia akan merasa tegang dan lebih emosional. Ia menjadi lebih mudah marah atau lebih mudah menangis dari biasanya tanpa alasan yang jelas. Pada saat ini juga mungkin ia akan kehilangan berat badan, merasa kembung seperti ada gas dalam perut, rasa sakit atau kram di bagian perut, punggung, atau kaki. Payudaranya mungkin juga menjadi lebih lembut. Hal ini biasanya disebut dengan premenstrual syndrome (PMS).

Beberapa bulan sebelum menarche, anak perempuan juga biasanya mengalami keputihan. Hal ini adalah normal terjadi sebagai persiapan untuk terjadinya menarche. Kemudian, pada saat sistem reproduksi anak perempuan sudah matang, Anda akan mengalami menarche.

Pada saat menarche, anak perempuan akan menemukan darah di celana dalamnya. Darah ini keluar dari vagina. Darah ini berwarna kecoklatan dan baru keluar dalam jumlah sedikit pada beberapa hari pertama menarche, kemudian akan berubah menjadi merah dan jumlahnya bertambah banyak pada hari-hari berikutnya. Pada saat ini, anak perempuan harus memakai pembalut untuk membantu menampung darah yang keluar.

Pada periode pertama, biasanya menarche atau menstruasi terjadi secara tidak teratur. Menstruasi akan mulai teratur memasuki tahun kedua. Pada menstruasi yang terjadi di tahun-tahun awal juga biasanya lebih lama berlangsung dan lebih banyak.

Periode menarche atau menstruasi biasanya akan berlangsung selama 3-7 hari setiap bulannya. Namun, jangan khawatir, menstruasi setiap bulan tidak akan menghalangi Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Apakah setelah menarche, anak perempuan bisa hamil?

Ya, menarche juga berarti anak perempuan sudah bisa hamil jika sudah melakukan hubungan seksual. Jika ada yang bilang bahwa melakukan hubungan seksual pertama kali tidak akan menyebabkan kehamilan, maka ini salah. Hamil tidak berhubungan dengan sudah berapa kali Anda melakukan hubungan seksual. Hamil bisa terjadi saat sel telur dari perempuan dilepaskan oleh ovarium bertemu dengan sperma dari laki-laki. Jika Anda berhubungan seksual mendekati waktu sel telur dilepaskan, maka kemungkinan hamil bisa terjadi.

Beberapa orang mungkin beranggapan bahwa anak perempuan yang baru mendapat menarche belum bisa hamil karena tubuhnya belum siap untuk hamil. Anggapan ini salah besar! Berapa pun usia anak perempuan, 11 tahun, 12 tahun, 13 tahun, lebih muda, atau lebih tua dari ini, jika ia sudah mendapatkan menarche, maka ia sudah bisa untuk hamil, walaupun tubuhnya belum cukup matang untuk hamil. Anak perempuan yang sudah menarche, setiap bulan ia akan melepaskan sel telur, yang jika bertemu dengan sperma maka kehamilan bisa terjadi, dan jika sel telur ini tidak dibuahi oleh sperma, maka menstruasilah yang akan terjadi.

 

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kapan Bisa Mulai Haid Lagi Setelah Aborsi?

    Setelah aborsi, Anda tentu saja akan bisa haid lagi karena Anda sudah tidak lagi hamil. Namun, waktu kedatangannya bisa berbeda untuk tiap wanita.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 07/09/2019 . 4 menit baca

    Manfaat Olahraga Saat Haid Sekaligus Tips Menjalaninya dengan Nyaman

    Haid kadang membuat beberapa wanita jadi malas sehingga melewatkan olahraga yang biasanya dilakukan. Padahal olahraga saat haid justru banyak manfaatnya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 21/07/2019 . 6 menit baca

    Panduan Cara Memakai dan Melepas Menstrual Cup

    Tertarik menggunakan menstrual cup tapi masih takut? Jangan takut, memakai dan melepas menstrual cup dengan cara yang benar tidak seseram bayangan Anda kok.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 07/07/2019 . 4 menit baca

    4 Gangguan Tidur yang Sering Terjadi Pada Anak dan Remaja

    Gangguan tidur tidak hanya menyerang lansia, tapi juga anak-anak dan remaja. Apa saja gangguan tidur yang umum terjadi pada anak dan remaja? Baca di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Anak, Parenting 28/06/2019 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    perkembangan anak usia 12 tahun

    Perkembangan Anak Usia 12 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020 . 8 menit baca
    perkembangan psikologi anak

    Perkembangan Anak Usia 11 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 30/04/2020 . 10 menit baca
    menggunakan menstrual cup

    Berapa Lama Masa Pakai Menstrual Cup?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020 . 4 menit baca
    mammografi adalah

    Yang Perlu Disiapkan Sebelum Anda Menjalani Tes Payudara Mammografi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 11/11/2019 . 6 menit baca