Alergi Cat Rambut dan Gejalanya yang Perlu Diperhatikan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/08/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Seiring dengan bertambahnya usia, mewarnai rambut adalah hal yang sering dilakukan untuk berbagai hal, mulai dari menutupi uban hingga meningkatkan rasa percaya diri. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya cat rambut termasuk salah satu penyebab alergi, terutama pada kulit? 

Simak penjelasan di bawah untuk mengetahui lebih lengkapnya.  

Alergi cat rambut

mengecat rambut saat hamil

Produk pewarna rambut mengandung sejumlah bahan yang dapat mengiritasi kulit dan menimbulkan reaksi alergi. Kebanyakan kasus alergi cat rambut disebabkan oleh bahan yang terkandung di dalamnya, yaitu paraphenylenediamine (PPD). 

Terlepas dari seringnya Anda menggunakan produk yang sama, reaksi alergi pada kulit dapat muncul. Anda bisa mengembangkan alergi terhadap suatu produk kapan saja, termasuk saat menggunakan pewarna rambut. 

Bagi beberapa orang, reaksi alergi akibat pewarna rambut dapat berkembang menjadi parah. Bahkan, pada kasus yang cukup jarang, masalah ini bisa membahayakan jiwa. 

Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana gejala alergi terhadap cat rambut, apa penyebabnya, dan cara mengatasi alergi ini. 

Gejala alergi cat rambut

Reaksi alergi pada kulit akibat pewarna rambut umumnya tidak langsung terjadi. Ada kalanya jenis alergi yang satu ini terjadi 2-7 hari setelah Anda menggunakannya. 

Selain itu, gejala alergi akibat pewarna rambut juga cukup beragam, mulai dari yang ringan hingga sangat parah. Gejala-gejala yang disebutkan di bawah ini mungkin akan lebih sering dirasakan pada daerah kulit kepala, leher, dan wajah. 

  • Kulit kemerahan
  • Gatal
  • Bengkak, terutama pada kelopak mata, bibir, dan tangan
  • Adanya lecet dan bekas luka
  • Merasakan sensasi terbakar
  • Ruam merah di area tubuh mana saja

Gatal di Leher Terasa Menyiksa? Ini Cara Mengatasinya

Perlu diketahui bahwa gejala-gejala yang mirip dengan dermatitis ini berkembang dengan cepat hingga berujung pada syok anafilaksis. Apabila Anda mengalami tanda-tanda di bawah ini, segera periksakan diri ke rumah sakit. 

  • Sulit menelan
  • Kulit terasa perih dan terbakar
  • Sulit bernapas
  • Mual dan muntah
  • Pingsan

Penyebab alergi cat rambut

Penyebab utama dari reaksi alergi pada kulit akibat alergi kosmetik adalah bahan kimia paraphenylenediamine (PPD). 

PPD merupakan zat kimia yang dapat dijumpai pada tinta tato temporer, tinta printer, dan bensin. Pada produk cat rambut, senyawa ini biasa digunakan pada pewarna permanen atau produk untuk menggelapkan rambut dan menutupi uban. 

PPD juga tersedia dalam kotak yang terpisah saat Anda hendak mewarnai rambut. Jika keduanya dicampur, sebagian PPD akan teroksidasi. Proses oksidasi sebagian inilah yang mungkin menjadi penyebab munculnya reaksi alergi terhadap cat rambut. 

Bahaya dan Risiko Jika Terlalu Sering Gonta-ganti Warna Rambut

Sayangnya, tidak semua orang langsung bereaksi saat pertama kali terpapar PPD. Paparan awal justru memperkuat sistem kekebalan tubuh yang kemudian dapat bereaksi secara berlebihan saat terkena PPD kembali. 

Intinya, sistem kekebalan tubuh salah mengenali PPD sebagai senyawa yang berbahaya. Akibatnya, ketika terpapar berulang kali, tubuh pun mengeluarkan reaksi yang berlebihan. 

Oleh sebab itu, setiap produk pewarna rambut biasanya memperingatkan pengguna untuk menjalani pemeriksaan alergi secara mandiri. Hal ini dapat dilakukan dengan menempelkan sedikit cairan cat rambut ke kulit dan melihat bagaimana reaksi kulit, sesuai dengan aturan di kemasan. 

Tips mengatasi alergi cat rambut

jerawat di kulit kepala

Langkah awal dari mengatasi reaksi alergi akibat cat rambut adalah berhenti menggunakan produk tersebut. Setelah itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Berikut ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi pewarna rambut yang bisa dilakukan, seperti:

  • Cuci rambut dan kulit kepala dengan sampo berbahan lembut dan air hangat
  • Oleskan minyak zaitun dingin dan jeruk nipis untuk menenangkan kulit kepala
  • Aplikasikan krim kortikosteroid yang larut dalam air
  • Oleskan larutan kalium permanganat ke area yang mengalami reaksi alergi
  • Minum antihistamin oral untuk membantu mengurangi peradangan pada kulit

Jika ada pertanyaan, hubungi dokter yang memudahkan Anda memilih solusi yang tepat. 

Hal yang perlu diperhatikan saat mewarnai rambut

pewarna rambut kanker payudara

Bagi Anda yang alergi terhadap PPD, para ahli menyarankan untuk menghindari produk cat rambut dengan senyawa ini. Anda mungkin akan sulit untuk menemukan pewarna rambut tanpa PPD. Namun, alternatif di bawah ini yang mungkin dapat membantu Anda, yaitu:

  • Pilih pewarna rambut semi permanen
  • Gunakan cat rambut dengan kandungan para-toluenediamine sebagai pengganti PPD
  • Hindari tato henna berwarna hitam
  • Jangan lupa uji cat rambut dengan menempel pewarna pada kulit

Jika alergi pewarna rambut akibat kandungan PPD, ada kemungkinan kulit juga dapat bereaksi terhadap senyawa tertentu. Pasalnya, proses yang dikenal sebagai reaktivitas silang, yaitu struktur kimia suatu zat mirip dengan senyawa lainnya, mungkin memicu hal tersebut. 

Berikut ini beberapa zat kimia yang mirip dengan PPD dan perlu Anda waspadai:

  • Benzokain, bahan yang digunakan dalam obat sakit tenggorokan dan sariawan
  • Procain, dipakai untuk anestesi lokal
  • Asam para-amino salisilat, antibiotik untuk mengobati tuberkulosis
  • Sulfonamida (antibiotik)
  • Hydrochlorothiazide, zat kimia dalam obat pengendali tekanan darah tinggi

Oleh sebab itu, Anda harus selalu memberitahu kondisi alergi yang dialami agar dokter dapat menyesuaikan obat sesuai dengan kondisi Anda. 

Anjuran untuk orang yang tidak alergi PPD

Bagi Anda yang tidak pernah mengembangkan gejala alergi terhadap cat rambut, disarankan untuk mengikuti beberapa langkah di bawah ini:

  • Pakai sarung tangan dan lengan pelindung saat mewarnai rambut
  • Oleskan petroleum jelly ke kulit yang berdekatan dengan garis rambut
  • Tidak menyimpan cat rambut lebih lama dari waktu yang disarankan
  • Cuci bersih rambut dengan sampo berbahan lembut dan air hangat

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Masalah Kesehatan yang Dapat Muncul Jika Tembok Rumah Anda Berjamur

Tidak hanya mengganggu pandangan, ternyata ada bahaya dari tembok rumah yang berjamur dan bisa mengganggu kesehatan tubuh Anda. Apa saja efeknya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Kenali Penyebab Alergi Terhadap Hewan

Ingin memiliki hewan peliharaan, tetapi sering bersin-bersin berada di dekatnya? Duh, apa ya yang menjadi penyebab manusia bisa alergi terhadap hewan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 07/07/2019 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Lidah Kesemutan dari Ringan Hingga yang Mesti Diwaspadai

Rasa geli yang tidak menyenangkan pada lidah memang sangat mengganggu. Nah, sebelum tahu cara mengatasinya, pahami dulu penyebab lidah kesemutan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/06/2019 . Waktu baca 6 menit

Sekilas Sama, Begini Caranya Membedakan Gejala Flu dan Alergi Pada Si Kecil

Gejala flu dan alergi memang terlihat sama sehingga kerap kali membuat Anda bingung. Untuk membedakannya, cari tahu perbedaan flu dan alergi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Alergi & Penyakit Autoimun, Alergi, Health Centers 21/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi-buah-kiwi

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . Waktu baca 6 menit
pewarna rambut kanker payudara

Pewarna Rambut Permanen Ternyata Dapat Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020 . Waktu baca 5 menit
ciri-ciri dan gejala alergi debu

Gejala Alergi yang Paling Umum Hingga Jarang Dikenali

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 08/03/2020 . Waktu baca 11 menit
gejala alergi

7 Gejala Alergi dari yang Ringan Sampai Parah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 04/12/2019 . Waktu baca 6 menit