Efek Kafein Pada Remaja yang Sudah Puber Ternyata Beda Dengan Anak-Anak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang Maret 15, 2018
Bagikan sekarang

Minuman berkarbonasi alias soda adalah minuman favorit anak-anak. Akan tetapi, minuman ini mengandung kadar kafein tinggi yang tentunya tidak baik untuk dikonsumsi terlalu banyak oleh anak. Asupan kafein yang terlalu banyak menyebabkan anak mudah gelisah, sulit konsentrasi, dan bahkan hiperaktif. Kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan menurunkan denyut jantung anak. Ini karena tubuh anak-anak jauh lebih sensitif terhadap efek kafein daripada orang dewasa.

Akan tetapi, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Pediatrics menunjukkan bahwa efek kafein dalam tubuh bisa berbeda antara anak laki-laki dan perempuan setelah melewati masa pubernya. Kok bisa?

Efek kafein pada anak laki-laki dan perempuan setelah pubertas

Penelitian tersebut menemukan bahwa reaksi tubuh remaja laki-laki terhadap efek kafein lebih besar dari apa yang ditunjukkan oleh remaja perempuan. Semakin banyak porsi kafein yang dikonsumsi, maka tekanan darah sistol (angka atas) meningkat dan denyut jantung menurun. Namun, hal ini hanya terjadi pada anak laki-laki yang sudah puber.

Sementara itu, efek kafein pada remaja perempuan lebih terlihat jelas pada siklus menstruasinya. Remaja perempuan yang mengonsumsi kafein selama masa penelitian tersebut mengalami penurunan denyut jantung setelah masa ovulasinya lewat, sementara tekanan darahnya justru meningkat drastis sebelum masa ovulasinya tiba.

Perbedaan efek kafein pada remaja laki-laki puber juga terlihat pada respon fisiologisnya. Remaja laki-laki yang berusia 12-17 tahun menunjukkan perilaku yang lebih mudah gelisah, lebih tergesa-gesa, dan lebih aktif daripada anak perempuan sepantaran yang juga mengonsumsi kafein dalam takaran sama. Performa olahraga remaja laki-laki pun dilaporkan lebih baik daripada ABG perempuan setelah sama-sama diberikan asupan kafein.

Perbedaan efek kafein pada remaja putra dan putri yang sudah puber ini disimpulkan setelah mengamati 54 anak laki-laki dan 47 perempuan berusia 8-9 tahun (prapubertas) dan usia 15-17 tahun (pascapubertas). Selama masa penelitian ini, mereka dibagi dalam kelompok untuk diberikan plasebo dan dua dosis kafein.

Yang lebih menarik lagi, sebuah penelitian lain terbitan jurnal Human Reproduction tahun 2015 menunjukan bahwa konsumsi minuman bersoda dapat menyebabkan anak perempuan mengalami menstruasi pertama (menarche) lebih cepat daripada remaja putri yang tidak minum minuman tersebut.

Kenapa bisa begitu?

Kafein adalah zat aktif yang bekerja merangsang saraf otak untuk membuat Anda lebih waspada dan sigap dengan melebarkan pembuluh darah. Kafein juga memicu tubuh mengeluarkan hormon adrenalin, yang dapat menaikkan tekanan darah.

Namun, penelitian ini tidak menemukan apa penyebab pasti di balik perbedaan efek kafein terhadap remaja perempuan dan laki-laki yang sudah puber dan yang belum.

Para peneliti menyimpulkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah perbedaan ini disebabkan oleh faktor fisiologis, seperti hormon steroid atau faktor psikososial. Faktor psikososial ini bisa mencakup perbedaan pola penggunaan kafein, penggunaan kafein oleh teman sebaya atau perbedaan otonomi dan pengendalian terhadap pembelian minuman.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Minum Energy Drink Saat Berbuka Puasa?

Beragam produk energy drink mengklaim dapat menjaga ketahanan tubuh saat berpuasa. Sebenarnya, bolehkah Anda minum energy drink untuk buka puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Hari Raya, Ramadan Mei 19, 2019

Tips Membesarkan Anak Laki-Laki yang Menghormati Perempuan dan Wanita

Menghormati perempuan harus diajarkan kepada anak laki-laki sejak dini. Namun, bagaimana caranya? Jangan khawatir, intip tipsnya di sini.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting April 29, 2019

Kapan Anak Perempuan dan Laki-laki Harus Mulai Tidur di Kamar Terpisah?

Sebagai saudara, anak laki-laki dan perempuan biasanya saling berbagi kamar tidur. Saat beranjak dewasa kamar tidur anak harus segera dipisah, kapan ya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting April 20, 2019

Kafein Meningkatkan Risiko Kanker Payudara: Cuma Mitos Atau Fakta?

Efek kafein pada kesehatan payudara wanita masih menjadi kontroversi. Ada yang menyebutkan kafein dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Kanker Payudara, Health Centers Desember 17, 2018

Direkomendasikan untuk Anda

Segudang Ide Aktivitas Seru Antara Ayah dan Anak Perempuannya

Segudang Ide Aktivitas Seru Antara Ayah dan Anak Perempuannya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Maret 6, 2020
5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

5 Efek Negatif yang Dialami Balita Jika Sering Minum Kopi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Februari 2, 2020
Tak Perlu Canggung, Begini Cara Menjelaskan Mimpi Basah Pada Anak

Tak Perlu Canggung, Begini Cara Menjelaskan Mimpi Basah Pada Anak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Oktober 6, 2019
Bolehkah Minum Kopi Setelah Minum Antibiotik?

Bolehkah Minum Kopi Setelah Minum Antibiotik?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Tanggal tayang Juli 22, 2019