Sering Makan Makanan Berminyak? 6 Akibat Ini Tak Bisa Disepelekan!

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14/01/2018
Bagikan sekarang

Anda mungkin sering merasa tak berdaya untuk menahan godaan menikmati makanan berminyak. Ya, meski Anda sudah tahu bahwa makanan tersebut bukan pilihan makanan sehat, tetap saja sulit menolak godaan tersebut. Karena mengandung kadar lemak yang tinggi, makanan berminyak bisa merusak kesehatan dengan berbagai cara. Ketahui apa saja akibat dari keseringan makan makanan berminyak di bawah ini. 

Bahaya terlalu banyak makan makanan berminyak

1. Gangguan sistem pencernaan

Saat Anda makan-makanan berminyak seperti gorengan, jumlah minyak yang berlebih akan memberikan tekanan pada sistem pencernaan. Di antara nutrisi lainnya seperti karbohidrat dan protein, lemaklah yang paling lambat untuk dicerna dan memerlukan enzim untuk memecahnya.

Nah, hal ini akan membuat sistem pencernaan Anda bekerja lebih berat untuk memecah lemak yang berasal dari makanan berminyak tersebut. Gejala yang paling umum saat seseorang mengalami gangguan pencernaan akibat mengonsumsi makanan berminyak adalah sakit perut dan diare.

2. Merusak bakteri baik di usus

Saat ini sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa apa yang Anda makan akan memengaruhi keseimbangan bakteri di dalam usus Anda. Di dalam usus terdapat bakteri baik yang dikenal dengan mikrobioma. Fungsinya adalah menjaga kekebalan tubuh (sistem imun). Nah, jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan berminyak, hal tersebut akan merusak bakteri baik di dalam usus Anda. Tentu akibatnya adalah sistem imun melemah. 

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan berminyak, pilihlah makanan berminyak yang mengandung lemak sehat dan bergizi seperti alpukat, ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan, atau mentega (bukan margarin).

3. Memicu munculnya jerawat

Anda memang tidak akan langsung jerawatan setelah mengonsumsi gorengan dan makanan lainnya yang banyak mengandung minyak. Meski begitu, sebagian besar jerawat bisa terjadi akibat ketidakseimbagan hormon dan/ atau ketidakseimbangan bakteri di dalam usus sehingga makanan berminyak sangat memungkinkan memicu tumbuhnya jerawat.

Selain itu, makanan berminyak juga dapat membuat kelenjar minyak di kulit memproduksi lebih banyak minyak. Nah, tambahan minyak ini yang nantinya akan berkontribusi terhadap pertumbuhan jerawat. Jika sebelumnya Anda sudah memiliki satu dua jerawat di wajah, makanan berminyak juga dapat meningkatkan peradangan. Akibatnya, ini akan membuat jerawat yang sudah ada di wajah Anda makin bertambah parah.

4. Meningkatkan risiko obesitas

Makanan tinggi lemak biasanya juga tinggi kalori, karena satu gram lemak setara dengan 9 kalori. Jadi, satu sendok teh minyak gorengan dapat diperkirakan menyumbang sekitar 45 kalori. Jika Anda rutin mengonsumsi makanan yang digoreng, bukan tidak mungkin lama kelamaan berat badan Anda akan bertambah.

Kegemukan dan obesitas merupakan faktor risiko pada sebagian besar penyakit degeneratif, ini berarti jika berat badan Anda lebih dari normal maka risiko Anda untuk menderita penyakit lain juga meningkat.

5. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes

Jika Anda keseringan mengonsumsi makanan yang mengandung minyak, kemungkinan terbesar Anda akan berisiko lebih besar terkena penyakit kronis, terutama penyakit jantung dan diabetes. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan jangka panjang oleh para periset di Harvard T.H. Chan School of Public Health, kepada 100.000 orang pria dan wanita selama 25 tahun.

Dari penelitian tersebut para peneliti menemukan bahwa mereka yang makan gorengan sebanyak 4-6 kali seminggu memiliki risiko hingga 39 persen untuk terkena diabetes tipe 2 dan 23 persen terkena penyakit jantung dibandingkan dengan yang makan gorengan sekali seminggu.

Sementara bagi mereka yang makan gorengan tujuh kali atau lebih selama seminggu mengalami peningkatan risiko mengalami penyakit diabetes hingga 55 persen.

6. Meningkatkan risiko kanker

Pola makan yang tinggi lemak dan minyak tidak hanya berperan terhadap obesitas dan penyakit jantung, tetapi juga meningkatkan risiko kanker payudara, kanker usus besar atau kanker paru.

Meskipun sampai saat ini para peneliti masih terus mengembangkan riset untuk memastikan hubungan tersebut, National Cancer Institute menyarankan untuk mengkonsumsi tidak lebih dari 10 persen kalori Anda dari lemak jenuh setiap hari dan sebisa mungkin untuk menghilangkan lemak trans dari makanan yang Anda konsumsi setiap hari untuk mengurangi risiko kanker.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Kenapa Saya Sakit Perut Setelah Buka Puasa?

Pernahkah Anda sakit perut setelah buka puasa? Bisa jadi ini karena pengaruh makanan yang Anda konsumsi saat berbuka. Apa lagi sebab lainnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020