Yuk, Belajar Mengenal Anatomi Telinga dan Masing-masing Fungsinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 November 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Mendengar merupakan salah satu kemampuan pada telinga manusia yang menunjangkomunikasi satu sama lain. Selain itu, telinga juga berfungsi menjaga keseimbangan tubuh. Bila telinga Anda mengalami gangguan, tentu aktivitas yang Anda lakukan juga mengalami hambatan. Untuk mengetahui lebih jauh, simak ulasan mengenai anatomi telinga berikut ini.

Memahami anatomi telinga manusia

Telinga manusia terdiri dari tiga bagian, yaitu telinga luar (outer ear), telinga tengah (middle ear), dan yang terakhir telinga bagian dalam (inner ear). Perhatikan ilustrasi anatomi telinga berdasarkan tiga bagiannya berikut ini.

bagian telinga

Telinga luar (outer ear)

Struktur telinga ini terbentuk dari auricula (daun telinga) dan kanal pendengaran eksternal (liang telinga atau ear canal). Auricula terbentuk oleh tulang rawan elastis yang melekat erat pada kulit yang miring. Ini berfungsi untuk menangkap suara dan melokalisasi suara. Auricula membentuk cekungan yang disebut concha dan bagian pinggirannya dinamakan heliks.

Struktur daun telinga terdiri dari:

  • Heliks
  • Spiral
  • Antiheliks
  • Fosa skafoid
  • Fosa segitiga
  • Crura antiheliks
  • Antitragus
  • Lobule
  • Tragus

Liang telinga (ear canal) dibentuk oleh tulang rawan dan tulang temporal. Ukurannya sekitar 4 cm dari tragus ke membran timpani (tympanic membrane) yang juga disebut sebagai gendang telinga dan melengkung membentuk huruf S. 

Lengkungan tersebut berguna untuk mencegah benda asing mencapai membran timpani. Terdapat kondil mandibula di struktur depan tulang liang telinga dan sel udara mastoid di bagian ujungnya.

Ada beberapa saraf sensori di bagian telinga luar, seperti saraf aurikular, saraf oksipital, saraf ariculotemporal, dan cabang aurikular saraf fagus (saraf arnold). 

Gangguan telinga yang mungkin Anda hadapi ketika telinga luar bermasalah adalah otitis eksterna. Kondisi ini juga bisa disebut dengan swimmer’s ear.

cara menghilangkan keloid

Telinga tengah (middle ear)

Fungsi telinga bagian ini adalah menghantarkan suara yang telah dikumpulkan auricula ke telinga dalam. Bagian telinga ini memanjang dari rongga ke membran timpani, ke jendela oval yang terdiri dari tulang malleus, incus, dan stapes dan banyak dinding yang rumit. 

Membran timpani

Membran timpani berbentuk tipis dan semi transparan yang memisahkan telinga luar dengan telinga tengah yang terdiri dari pars flaccida dan pars tensa. Tulang malleus melekat kuat pada membran timpani dengan bentuk cekungan yang disebut umbo. Struktur yang lebih tinggi dari umbo inilah yang disebut dengan flaccida pars dan sisanya disebut dengan pars tensa.

Ada tiga saraf sensorik pada membran timpani, yaitu:

  • Saraf auriculotemporal
  • Saraf arnold
  • Cabang saraf timpanik

Pada permukaan dalam membran timpani terdapat rantai tulang yang bergerak disebut ossicles, yaitu:

  • Malleus (palu)
  • Incus (landasan)
  • Stapes (sanggurdi) 

Unsur-unsur tulang ini berfungsi untuk menghantarkan dan memperkuat gelombang suara hingga 10 kali lebih kuat dari udara ke telinga dalam.

Saluran eustachius

Saluran eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan hulu kerongkongan dan hidung (nasofaring). Fungsinya untuk menyamakan tekanan udara dengan gerakan buka tutup. Otot penting yang terdapat di telinga tengah meliputi otot stapedius dan tendon tensor tympani.

Bagian horizontal saraf wajah melintasi rongga timpani. Oleh karena itu, bila terjadi kelumpuhan pada saraf atau otot wajah akan menyebabkan ketajaman suara terhalang dan kerusakan pada telinga dalam.

Kondisi-kondisi di bawah ini mungkin terjadi ketika telinga bagian tengah Anda mengalami masalah:

Tak Bisa Sembarangan, Begini Cara Membersihkan Telinga yang Benar dan Aman

Telinga bagian dalam (inner ear)

Struktur telinga ini disebut dengan rongga labirin yang berfungsi membantu keseimbangan dan menyalurkan suara ke sistem saraf pusat. Rongga ini terbentuk dari labirin osseus, yaitu rangkaian tulang temporal dan labirin membran (kantung dan saluran membran). Labirin membran juga memiliki komponen, yaitu:

Koklea

Koklea (cohclea) adalah organ penting pada telinga dalam yang berbentuk cangkang siput. Bentuknya seperti tabung yang membengkok ke arah belakang sejauh 2,5 lingkaran dengan bentuk kerucut di ujungnya. 

Bagian ini memiliki tiga bilik, yaitu skala vestibuli, saluran koklear, dan skala timpani. Pada koklea ini, terdapat organ korti yang berfungsi mengubah gelombang suara menjadi impuls saraf.

Vestibular

Vestibular merupakan bagian penghubung antara koklea dan saluran semisirkular. Ini terdiri dari sakula dan utrikula, yaitu sel rambut yang menjaga keseimbangan posisi kepala terhadap gaya gravitasi pada saat tubuh dalam keadaan diam.

Semisirkular

Semisirkular adalah saluran setengah lingkaran dari tiga saluran berbeda, yaitu kanalis semisirkularis horizontal, kanalis semisirkularis vertikal atas, dan kanalis semisirkularis vertikal belakang yang berisi ampula. Ini berfungsi untuk menentukan kesadaran posisi kepala saat terjadi gerakan rotasi atau memutar.

Gangguan telinga yang mungkin Anda hadapi ketika telinga bagian dalam bermasalah adalah labirinitis. Selain itu, gangguan pendengaran sensorineural juga terjadi ketika telinga bagian dalam, tepatnya saraf koklea mengalami gangguan. 

Bagaimana Anda dapat mendengar?

lipatan telinga mendeteksi penyakit jantung

Dari anatomi telinga, Anda sudah mempelajari struktur yang menyusun telinga, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah, dan telinga bagian luar. Ketiga bagian telinga tersebut menjadi saluran suara dari luar untuk masuk dan diterjemahkan di otak.

Dilansir dari Stanford Childrens, proses mendengar dimulai dari telinga luar yang menangkap suara berupa getaran atau gelombang di sekitar Anda . Lalu, suara diturunkan ke liang telinga sehingga memberi tekanan atau pukulan pada gendang telinga (membran timpani). Saat gendang telinga bergetar, getaran akan diteruskan ke tulang ossicles sehingga getaran diperkuat dan dikirim ke telinga bagian dalam.

Begitu getaran mencapai telinga dalam, getaran akan diubah menjadi impuls listrik dan dikirim ke saraf pendengaran pada otak. Otak lalu menerjemahkan impuls ini sebagai suara.

Setelah mengatahui anatomi telinga, Anda pasti memahami bahwa telinga bukan hanya sebagai alat mendengar, tapi juga menjaga keseimbangan. Ini membuat Anda bisa berjalan, melompat, berlari tanpa terjatuh. Bila Anda merasakan gangguan pada telinga Anda, segera periksa kesehatan Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Korteks Serebral, Bagian Keriput Otak yang Punya Segudang Peran Penting

Lima indera utama manusia diatur oleh bagian otak yang disebut korteks serebral. Apa yang terjadi kalau bagian otak ini rusak?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fitriana Deswika
Fakta Unik 13 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

belakang telinga bau

Berbagai Penyebab Telinga Bau dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit
gendang telinga pecah

Bahaya Tidak, Sih, Kalau Gendang Telinga Pecah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2018 . Waktu baca 7 menit
mengatasi telinga tersumbat

Telinga Tersumbat Bikin Tidak Nyaman Beraktivitas? Sontek 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 September 2018 . Waktu baca 7 menit
telinga terasa tersumbat

Sering Merasa Telinga Seperti Tersumbat? 5 Hal Ini Mungkin Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 24 Juni 2018 . Waktu baca 5 menit