home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Penyebab Keracunan Nikotin dan Langkah-Langkah Mengatasinya

Penyebab Keracunan Nikotin dan Langkah-Langkah Mengatasinya

Keracunan nikotin terjadi ketika seseorang terkena paparan berlebih terhadap nikotin, bahan kimia bersifat adiktif, yang dapat ditemukan pada produk tembakau, seperti rokok, cerutu, dan rokok elektrik atau vape. Lantas, bagaimana keracunan nikotin bisa terjadi dan bagaimana menanganinya? Simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu keracunan nikotin?

Seperti yang telah disebutkan, keracunan nikotin merupakan kondisi ketika seseorang terpapar terlalu banyak nikotin.

Nikotin merupakan senyawa dengan rasa pahit yang secara alami terdapat dalam jumlah besar pada daun tanaman tembakau.

Belakangan ini kasus keracunan nikotin, mulai banyak terjadi lagi. Baik orang dewasa maupun anak-anak dapat mengalami kondisi ini. Namun, kasus ini lebih banyak terjadi pada anak-anak.

Faktanya, Journal of The American Academy of Pediatrics melaporkan bahwa lebih dari separuh kasus kondisi ini pada tahun 2014 melibatkan anak-anak usia di bawah 6 tahun.

Tanda dan gejala keracunan nikotin

Nikotin akan memengaruhi jantung dan sistem saraf pusat, terlepas dari jumlah terpaparnya Anda. Terlalu banyak terpapar atau mengonsumsi nikotin bisa menyebabkan Anda keracunan.

Berikut ini adalah tanda dan gejala yang mungkin timbul dalam 15 menit hingga 1 jam pertama setelah terpapar nikotin berlebih:

Dalam 30 menit hingga 4 jam kemudian, gejala yang mungkin terjadi adalah:

  • diare,
  • napas pendek,
  • detak jantung dan tekanan darah melambat,
  • kelelahan parah,
  • lemah dan tidak dapat mengontrol otot,
  • dan kulit pucat.

Segera hubungi dokter atau kunjungi rumah sakit terdekat jika gejala Anda berlanjut dan semakin parah, seperti:

  • kejang,
  • gagal napas,
  • serangan jantung,
  • kesulitan bernapas,
  • atau bahkan koma.

Anda juga membutuhkan bantuan tenaga kesehatan jika gejala yang Anda alami mengarah ke penyakit paru-paru yang terkait dengan rokok.

Apa penyebab keracunan nikotin?

Keracunan nikotin pada dasarnya disebabkan oleh paparan berlebih terhadap nikotin. Nikotin dapat menyebabkan keracunan melalui tiga cara, yaitu jika Anda:

  • menelannya,
  • menghirupnya,
  • atau mengalami kontak kulit dengan nikotin (nicotine patch).

Produk nikotin dalam bentuk cair dan rokok elektrik cenderung lebih menyebabkan keracunan dibandingkan dengan rokok dan cerutu.

Selain itu, Anda mungkin berpikir bahwa rokok elektrik lebih aman dari asap rokok tembakau, kemudian Anda mengonsumsinya lebih banyak. Hal ini karena nikotin dalam produk cair atau rokok elektrik lebih murni.

Nyatanya, jika Anda mengonsumsi nikotin dalam jumlah yang banyak dan dalam bentuk lebih murni, ini akan berakibat fatal.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit atau Centers for Disease and Prevention, kandungan nikotin 50 sampai 60 miligram dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa.

Ini sebanding dengan sekitar lima batang rokok atau 10 mililiter larutan yang mengandung nikotin.

Faktor risiko

Berikut ini adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko mengalami kondisi ini:

Anak-anak

Usia anak-anak jauh lebih rentan terhadap efek nikotin. Konsumsi satu batang rokok saja terbukti cukup menyebabkan penyakit.

Tidak terbiasa dengan paparan nikotin, tapi mencoba vape

Orang dewasa yang tidak terbiasa dengan zat ini lalu mencoba vape memiliki risiko keracunan yang lebih tinggi daripada orang dewasa yang telah merokok sebelumnya dan beralih ke vape.

Mengonsumsi nikotin dari banyak sumber

Menggunakan lebih dari satu produk yang mengandung nikotin juga dapat meningkatkan risiko Anda keracunan nikotin.

Kontak langsung dengan cairan nikotin

Keracunan zat ini juga dapat terjadi bila Anda menelan cairannya atau adanya kontak langsung dengan kulit. Uap dari rokok elektrik bisa menempel pada pakaian, karpet, dan kain lainnya.

Hal ini dapat menyebabkan keracunan. Umumnya hal ini lebih sering terjadi pada anak-anak.

Bekerja dengan produk nikotin

Orang yang bekerja dengan produk berbasis nikotin, seperti pabrik rokok atau tembakau lebih rentan terhadap risiko ini.

Bagaimana mengatasi kondisi ini?

Pengobatan kondisi ini biasanya dilakukan di rumah sakit. Perawatan yang diberikan akan tergantung pada jumlah nikotin yang terpapar dan gejala yang dialami.

Dokter mungkin akan memberikan arang aktif untuk pengobatan. Arang aktif dapat digunakan untuk mengikat nikotin dalam perut dan mengeluarkan dari tubuh.

Jika Anda kesulitan bernapas, ventilator mungkin diperlukan untuk menghantarkan oksigen ke tubuh Anda.

Pengobatan pendukung lainnya, termasuk obat-obatan biasanya digunakan untuk mengatasi kejang, tekanan darah dan denyut jantung abnormal.

Perawatan lain mungkin diperlukan tergantung pada kerusakan yang terjadi pada tubuh Anda.

Keracunan nikotin dapat mengakibatkan kondisi serius, khususnya pada anak-anak. Lindungi anak-anak Anda dari paparan nikotin dalam bentuk apa pun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Nicotine poisoning. (2012). Retrieved 7 April 2021, from https://ufhealth.org/nicotine-poisoning

What It Means to Be Nic-Sick. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://www.lung.org/blog/nic-sick

CDC | Case Definition: Nicotine Poisoning. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://emergency.cdc.gov/agent/nicotine/casedef.asp

Miller, A. (2014). Nicotine poisoning increase due to e-cigarettes. Canadian Medical Association Journal, 186(10), E367-E367. doi: 10.1503/cmaj.109-4818

Encyclopedia, M., & poisoning, N. (2021). Nicotine poisoning: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 7 April 2021, from https://medlineplus.gov/ency/article/002510.htm

CDC – The Emergency Response Safety and Health Database: Systemic Agent: NICOTINE – NIOSH. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://www.cdc.gov/niosh/ershdb/emergencyresponsecard_29750028.html

Mayer, B. (2013). How much nicotine kills a human? Tracing back the generally accepted lethal dose to dubious self-experiments in the nineteenth century. Archives Of Toxicology, 88(1), 5-7. doi: 10.1007/s00204-013-1127-0

Poisoning – Treatment . (2017). Retrieved 7 April 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/poisoning/treatment/

Govindarajan, P., Spiller, H., Casavant, M., Chounthirath, T., & Smith, G. (2018). E-Cigarette and Liquid Nicotine Exposures Among Young Children. Pediatrics, 141(5), e20173361. doi: 10.1542/peds.2017-3361

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal diperbarui 04/12/2017
x