Mendeteksi Kondisi Kesehatan Tubuh Lewat Warna-warni Air Kencing

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Warna air kencing yang normal seharusnya adalah kuning muda. Warna ini didapat dari kandungan urochrome (urobilin), zat yang dihasilkan ketika hemoglobin dipecah dalam tubuh menjadi bilirubin. Terkadang, warna urin dapat berubah sesuai kondisi tubuh saat itu. Lantas, warna air kencing mana yang masih wajar dan mana yang perlu diperiksakan dokter segera? Cek di bawah ini

Apa warna air kencing Anda?

Perlu dipahami bahwa perubahan warna air kencing selain kuning muda tak selamanya menjadi tanda bahaya. Selain karena suatu kondisi atau penyakit tertentu, perubahan warna air seni juga dapat dipengaruhi oleh apa yang Anda makan atau minum selama seharian. Oleh karena itu, perhatikan juga gejala lainnya yang mengikuti perubahan warna air kencing Anda — terutama jika diiringi oleh rasa panas/perih nyeri seperti terbakar atau nyeri saat buang air kecil.

Berikut penjelasan di balik warna-warni air kencing yang mungkin Anda miliki.

Kuning tua

Warna air kencing yang kuning tua dapat berarti Anda sedang dehidrasi. Pasalnya, warna yang terlalu pekat ini didapat dari terlalu banyaknya zat sisa urochrome yang larut ke urin bahkan setelah disaring oleh ginjal.

Merah

Menurut sebuah artikel terbitan Southern Medical Journal tahun 2012, urin yang bernuansa merah (mulai dari merah muda sampai merah tua) dapat diartikan bahwa Anda memiliki hematuria, penyakit yang ditandai oleh adanya darah yang larut dalam air kencing.

Banyak faktor yang mempengaruhi sistem kemih Anda sehingga menyebabkan urin berwarna merah. Beberapa faktor tersebut seperti batu ginjal, infeksi kandung kemih, atau kanker. Khususnya pada pria, warna air kencing merah dapat berarti gejala kanker prostat dan pembesaran kelenjar prostat. Selain itu, olahraga yang berat juga dapat membuat darah masuk ke dalam kencing.

Warna air kencing merah juga mungkin didapat dari kandungan myoglobin yang merupakan protein pengikat oksigen pada sel otot yang terdapat di sel darah merah dan mirip hemoglobin. Ada juga kondisi lain yang disebut dengan beeturia. Dengan beeturia, warna urin Anda memerah akibat kebanyakan makan buah bit.

Cokelat atau hitam

Warna kencing Anda dapat berubah warna menjadi cokelat. Bilirubin, yang kita kenal sebagai hasil dari hemoglobin terkadang banyak menumpuk di dalam darah karena penyakit hati seperti hepatitis dan sirosis, atau bisa juga oleh karena adanya tumor atau sumbatan. Kemudian ada juga makanan yang dapat merubah warna kencing menjadi cokelat yaitu kacang fava dan rhubarb.

Oranye

Beberapa obat dapat membuat kencing Anda menjadi berwarna oranye, seperti isoniazid yang merupakan obat utama pada pasien tuberkulosis. Selain isoniazid, ada juga rifampin, riboflavin, vitamin B, dan obat-obatan lain yang mempengaruhi warna kencing Anda. Konsumsi wortel dalam jumlah banyak juga dapat merubah warna kencing Anda menjadi oranye.

Putih susu

Ketika infeksi menyerang tubuh, kadang sistem kemih Anda bereaksi demi melawannya dengan melepaskan begitu banyak sel darah putih sehingga mengubah warna air kencing jadi seputih susu.

Penyebab lain warna kencing menjadi seperti susu adalah asam urat akibat makanan yang kaya akan purine, seperti ikan teri, herring, daging merah, dan daging merah. Perubahan warna ini juga bisa terjadi dari kristalisasi fosfat akibat hormon paratiroid yang berlebih.

Biru

Jika sebelumnya Anda pernah menjalani suatu tes lab tertentu, untuk alasan apapun, Methylene blue (zat yang biasa digunakan untuk tes laboratorium) yang digunakan selama prosedur itu dapat mengubah warna urin Anda menjadi biru.

Methylene blue memiliki properti anti mikroba, yang terkadang ditemukan pada pengobatan dan obat-obat herbal. Pada beberapa kondisi seperti blue diaper syndrome dan Hartnup disease dapat menyebabkan kencing Anda juga berwarna biru.

Hijau

Jika Anda baru-baru ini mengonsumsi sesuatu yang berwarna biru, pigmen pewarna makanan dapat bercampur dengan warna kuning alami urin sehingga menghasilkan warna hijau. Tapi ada juga beberapa kasus yang menyebabkan warna urin Anda menjadi hijau seperti propofol (obat anestesi), obat asam lambung cimetidine, dan obat antidepresan trisiklik. Warna urin hijau juga bisa menjadi pertanda adanya infeksi pada sistem kemih atau infeksi bakteri dalam darah.

Makanan berwarna hijau seperti asparagus juga terkadang dapat membuat warna kencing Anda menjadi hijau. 

Ungu

Warna air kencing dapat berubah menjadi keunguan (termasuk merah maroon hingga biru tua, atau bahkan kombinasi yang menghasilkan warna ungu terang) apabila Anda jika mengalami purple urine bag syndrome. Hal ini terjadi pada orang yang dipasang kateter untuk buang air kecil. Adanya infeksi bakteri pada alat kateter atau kantung kencing, atau keduanya, menghasilkan substasi yang disebut indirubun yang menyebabkan perubahan warna unik ini.

Untuk memastikan apa yang menjadi alasan perubahan warna urin Anda, konsultasikan pada dokter untuk menjalani tes urin.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hematuria

Hematuria adalah kondisi di mana urine mengandung sel darah merah. Cari tahu penyebab, gejala, dan pengobatan dari salah satu masalah urologi ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Urologi, Urologi Lainnya 12 Agustus 2020 . Waktu baca 11 menit

Kenali Penyebab dan Gejala Kanker Prostat pada Usia Muda

Tidak hanya lansia, kanker prostat juga bisa terjadi pada pria usia muda. Apa penyebab dan gejala kanker prostat pada usia muda serta bagaimana mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker Prostat, Kanker 12 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih?

Saat Anda atau pasangan memiliki infeksi saluran kemih, apakah artinya Anda berdua harus stop berhubungan seks? Cari tahu selengkapnya pada artikel ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Urologi Lainnya 7 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kencing

Antibiotik adalah pilihan pertama untuk obat infeksi saluran kencing. Akan tetapi, dari sekian banyak jenis antibiotik yang ada, apa saja yang digunakan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Urologi, Urologi Lainnya 7 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

infeksi saluran kencing pada wanita menopause

Infeksi Saluran Kencing Pada Wanita: Gejala Hingga Pengobatan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2020 . Waktu baca 6 menit
anuria adalah

Anuria (Kencing Tidak Keluar): Penyebab, Pengobatan, dll.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
anatomi ginjal

Mengulas Anatomi Ginjal Hingga Cara Kerjanya Dalam Menyaring Darah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit
obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Beragam Obat Herbal dan Pengobatan Alami untuk Kanker Prostat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 13 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit