6 Khasiat Mengejutkan Daun Jelatang yang Suka Bikin Gatal

    6 Khasiat Mengejutkan Daun Jelatang yang Suka Bikin Gatal

    Sebelum pengobatan modern mulai berkembang, orang-orang pada zaman dahulu memanfaatkan berbagai jenis tumbuhan sebagai pengobatan alami. Eits, jangan salah. Khasiat obat-obatan alami bisa jadi sama ampuh dengan obat-obatan modern, lho. Salah satu tumbuhan yang banyak dimanfaatkan untuk obat alami yaitu daun jelatang. Yuk, intip apa saja manfaat kesehatan tanaman serba guna yang satu ini.

    Mengenal daun jelatang

    Daun jelatang bisa ditemui di berbagai daerah di Asia, tak terkecuali Indonesia. Daunnya kecil dan beracun. Bila kulit Anda menyentuh permukaan daunnya, Anda akan mengalami keracunan yang ditandai dengan kulit gatal, perih, kemerahan, dan bengkak. Namun, jangan khawatir karena tanaman jelatang yang sudah dimasak atau direndam dalam air akan kehilangan zat beracun tersebut. Daunnya pun jadi aman dikonsumsi.

    Biasanya jelatang dikonsumsi dengan cara dikeringkan dan diseduh bersama dengan daun teh. Di beberapa negara seperti Nepal dan India, daun mudanya juga dipakai untuk memasak. Rasanya mirip seperti bayam.

    Khasiat daun jelatang bagi kesehatan

    Rutin mengonsumsi daun jelatang bisa mendatangkan berbagai manfaat bagi kesehatan Anda. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

    1. Meredakan gejala pembesaran prostat jinak

    Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, daun dan akar jelatang bisa meredakan beragam gejala yang disebabkan oleh pembesaran prostat jinak. Gejala-gejala yang dimaksud antara lain susah buang air kecil, buang air kecil tidak tuntas, atau inkontinensia urine.

    Para ahli menduga bahwa zat kimia dalam tanaman jelatang bisa mengatur keseimbangan hormon, misalnya testosteron dan estrogen. Pasalnya, gangguan hormon bisa menjadi salah satu penyebab pembesaran prostat jinak.

    2. Mengatasi rematik dan osteoartritis

    Sebuah penelitian dalam Journal of Rheumatology menunjukkan bahwa minum ekstrak daun jelatang bisa membantu mengatasi rematik. Ini karena jelatang berfungsi sebagai antiperadangan dalam tubuh. Selain itu, jelatang yang sudah direndam dan direbus juga bisa langsung dioleskan pada sendi Anda yang terasa nyeri. Terutama di lutut, punggung, pinggul, dan tangan.

    3. Anti alergi

    Tanaman ini memang bisa bikin gatal. Namun, kalau sudah diproses jadi teh atau masakan, tanaman jelatang justru bisa membantu melawan reaksi alergi. Dalam tubuh, jelatang berfungsi sebagai antihistamin yang ampuh menghentikan gatal, bersin-bersin, hidung berair, dan iritasi mata.

    4. Menghentikan perdarahan

    Berbagai studi membuktikan kalau jelatang bisa dimanfaatkan sebagai penghenti perdarahan, terutama setelah operasi. Penelitian dalam Journal of Contemporary Dental Practice juga menyebutkan khasiat daun serba guna ini untuk menghentikan perdarahan setelah operasi cabut gigi.

    5. Melawan eksim

    Eksim adalah ruam yang terasa kering dan gatal di permukaan kulit Anda. Penyebabnya mungkin reaksi alergi, iritasi, dan keturunan. Rebus daun secukupnya dan oleskan pada bagian kulit yang muncul eksim. Biarkan selama beberapa saat supaya meresap kemudian bilas bersih.

    6. Mendorong produksi ASI

    Sebuah penelitian asal Kanada yang dimuat dalam Canadian House of Midwifery Resarch and Practice menunjukkan kalau ibu menyusui bisa meningkatkan produksi ASI dengan tanaman jelatang. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengamati apa efek samping jangka panjanganya bagi ibu dan bayi.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Tania Savitri

    General Practitioner · Integrated Therapeutic


    Ditulis oleh Irene Anindyaputri · Tanggal diperbarui 28/05/2021

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan