home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Memanfaatkan 10 Khasiat Daun Jati Bagi Kesehatan Tubuh

Memanfaatkan 10 Khasiat Daun Jati Bagi Kesehatan Tubuh

Tanaman jati (Tectona grandis) merupakan tanaman yang banyak tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Daun dari tanaman jati dapat digunakan sebagai makanan maupun obat-obatan. Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan obat herbal cukup marak, salah satunya berasal dari daun pohon jati. Para peneliti menemukan beragam manfaat yang dimiliki oleh daun pohon jati. Apa saja manfaat daun jati yang sudah terbukti bagi kesehatan? Simak ulasannya di sini.

Berbagai manfaat daun jati bagi tubuh

Meskipun tidak bisa digunakan untuk menggantikan pengobatan medis sepenuhnya, manfaat daun jati untuk merawat kesehatan dan mengurangi gejala penyakit sayang dilewatkan.

1. Membantu mengurangi gejala asma

Daun pohon jati memiliki manfaat untuk mengurangi dan mencegah asma. Goswami et al., (2010) melakukan penelitian menggunakan model binatang. Dan dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa ekstrak dari daun tanaman jati memiliki efek signifikan sebagai anti asma.

2. Membantu mengobati cacingan

Daun dari pohon jati dipercaya dapat melawan infeksi parasit seperti cacing. Guraraj et al., (2011) menemukan bahwa ekstrak dari daun jati dapat dimanfaatkan untuk mengobati cacingan. Penelitian dilakukan dengan menentukan waktu kelumpuhan dan kematian cacing terhadap obat standard piperazine citrate. Hasilnya, daun pohon jati memiliki efek yang cukup ampuh seperti piperazine citrate dalam melawan cacing penyebab penyakit.

3. Perawatan kulit

Daun pohon jati dapat dimanfaatkan sebagai agen antiradang pada kulit. Anda bisa mengambil sari daun tanaman jati dengan cara diperas atau digerus. Setelah itu, perasan daun jati bisa dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit kulit karena peradangan, misalnya jerawat. Daun ini juga bisa membantu mengatasi kulit yang terasa gatal.

4. Agen diuretik

Daun pohon jati dipercaya dapat membantu diuretik dalam tubuh sehingga Anda akan menjadi lebih sering buang air kecil. Menurut Phalphale (2013), aqueous extract dari daun pohon jatilah yang memiliki efek diuretik tersebut.

5. Kaya akan antioksidan

Daun tanaman jati mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh dalam melawan radikal bebas. Ramachandrana et al., (2011) menemukan bahwa komponen phenolic pada daun tanaman jati memiliki agen antioksidan yang sangat baik. Radikal bebas sendiri bisa menjadi penyebab tumbuhnya sel kanker serta penuaan dini.

6. Mempercepat penyembuhan luka

Menurut Majumdar et al., (2007), bagian depan daun pohon jati dapat digunakan sebagai penyembuh luka, terutama pada luka lepuh atau luka bakar. Penelitian ini mengevaluasi ekstrak hydrochloric dari daun jati pada tikus. Didapatkan hasil bahwa daun pohon jati dapat mempercepat perbaikan sel-sel dan jaringan-jaringan kulit yang rusak sehingga luka lebih cepat sembuh.

7. Merangsang pertumbuhan rambut

Ragasa et al., (2008) menemukan bahwa minyak dari daun jati dapat dipakai untuk mempercepat pertumbuhan rambut. Kemudian Jaybhaye et al., (2009) juga menemukan bahwa biji dari tanaman jati ini dapat digunakakan sebagai hair tonic. Jadi buat Anda yang ingin punya rambut panjang, mengalami rambut rontok, atau melawan kebotakan, Anda bisa memetik manfaat daun jati buat rambut.

8. Antijamur

Astiti dan Suprapta (2012) menilai aktivitas antijamur pada ekstrak daun pohon jati melawan jamur jenis A.phaeospermum. Daun jati kering diambil sarinya oleh para peneliti ini. Ternyata, hasilnya menunjukkan bahwa daun pohon jati berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan jamur.

9. Agen laksatif

Daun pohon jati dapat digunakan sebagai laksatif atau pencahar alami. Daun dari pohon jati ini bekerja untuk merangsang dan mendorong keluarnya feses (kotoran) dari usus Anda. Karena itu, Anda yang sedang sembelit (susah buang air besar) bisa memetik manfaat daun jati ini.

10. Melawan bakteri penyebab penyakit

Peneliti menemukan bahwa daun pohon jati memiliki karakteristik untuk melawan Listeria monocytogenes yang banyak terdapat pada makanan dan merupakan bakteri penyebab listeriosis. Selain itu, daun pohon jati juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan bakteri penyebab infeksi lain.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
  1. Ghaisas MM, Navghare VV, Takawale AR, Zope VS, Phanse MA. Antidiabetic and Nephroprotective effect of Tectona grandis in Alloxan induced Diabetes. Ars Pharm 2010; 51:195-206.
  2. Nahida, Ansari SH, Siddiqui AN. Pistacia Lentiscus: A Review On Phytochemistry And Pharmacological Properties, Int J Pharm and Pharm Sci, 2012; 4(4): 16-20.
  3. Khare CP. Indian Medicinal Plants: An Illustrated Dictionary. Springer Verlag. Heidelberg; 2007. pp. 649.
  4. Rodney Lacret, Rosa M. Varela, Jose´ M.G. Molinillo, Clara Nogueiras, Francisco A. Macı´as, Tectonoelins, new norlignans from a bioactive extract of Tectona grandis, Phytochem Lett 2012; 5: 382–386.
  5. Naira N, Karvekar MD. Isolation of phenolic compounds from the methanol extract of Tectona grandis, Res J Pharmaceutic, Bio and Chem Sci 2010; 1(2):221-225.
  6. Neamatallah A, Yan L, Dewar SJ, Austin B. An extract from teak (Tectona grandis) bark inhibited Listeria monocytogenes and methicillin resistant Staphylococcus aureus, Lett in Applied Microbio, 2005; 41: 94–96.
  7. Rao KNV, Aradhana R, David B, Chaitanya RS, Anil Kumar A. In-Vitro Anti-Oxidant and Free Radical Scavenging Activity of Various Extracts of Tectona grandis. Linn Leaves, J Pharm Res 2011; 4(2): 440-442.
Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Marsha Desica Arsanta
Tanggal diperbarui 06/09/2017
x