5 Manfaat Kesehatan Daun Dewa yang Sayang Untuk Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minum jamu sudah menjadi kebiasaan yang mendarah daging di tengah masyarakat Indonesia. Salah satu tumbuhan yang sering dijadikan obat herbal adalah daun dewa, yang punya nama latin Gynura procumbens atau Sambung Nyawa dalam bahasa Melayu. Memang, apa sih, manfaat daun dewa untuk kesehatan?

Beragam manfaat daun dewa untuk kesehatan

1. Mengobati kanker payudara

Daun dewa mengandung senyawa protein yang disebut peroksidase. Sebuah studi tahun 2013 dari Universiti Sains Malaysia yang diterbitkan di jurnal PLoS ONE menemukan bahwa protein ini bekerja menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Oleh karena itu, peneliti percaya bahwa daun dewa berpotensi untuk menjadi pilihan pengobatan kanker payudara.

2. Mengobati herpes

Satu penelitian kolaborasi dari tim periset Thailand dan Jerman menemukan bahwa ekstrak etanol dari daun dewa mematikan dan menghambat virus herpes simpleks HSV-1 dan HSV-2 untuk menggandakan diri dalam tubuh. Temuan manfaat daun dewa yang satu ini diterbitkan dalam jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine tahun 2013.

3. Mengobati hipertensi

Selain membunuh virus herpes, kandungan etanol dalam daun dewa juga dipercaya bisa menjadi obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Temuan ini diterbitkan tahun 2013 dalam jurnal Journal of Acupuncture and Meridian Studies (JAMS) oleh tim periset dari Universiti Sains Malaysia.

4. Mengobati diabetes

Daun dewa banyak dicari untuk pengobatan berbagai macam penyakit kesehatan seperti diabetes, demam, sembelit, dan hipertensi. Daun dewa juga dipercaya ampuh mengobati sakit ginjal dan rematik. Sebuah studi ulasan yang diterbitkan di jurnal Frontiers of Pharmacology melaporkan bahwa manfaat daun dewa ini datang dari kandungan penyembuhnya yang serba ada — mulai dari antihipertensi, kardioprotektif, antihiperglikemik, antikanker, antibakteri, antioksidan, hingga anti-peradangan.

5. Mengobati stroke

Daun dewa diketahui memiliki sifat antihipertensi dan kardiprotektif, yang dipercaya dapat melindungi jantung. Ini yang menjadi alasan bahwa manfaat daun dewa bisa menjadi obat alternatif untuk mengobati penyakit jantung, termasuk juga stroke. Yang perlu dipahami, stroke adalah kondisi gawat darurat yang bisa mengancam nyawa. Begitu Anda terserang stroke, langsung dapatkan pertolongan medis sesegera mungkin, jangan ditunda dengan meminum jamu terlebih dulu.

Jangan sembarangan minum jamu daun dewa

Mengonsumsi jamu dan obat-obatan herbal sebagai alternatif pelengkap dari obat kimia (baik resep maupun nonresep) boleh-boleh saja. Obat herbal yang berupa jamu rebusan rumah relatif aman dikonsumsi karena zat-zat toksik yang mungkin terkandung sudah mengalami perubahan struktur kimia. Namun jangan mengandalkan konsumsi obat-obatan herbal sebagai pilihan pengobatan pertama dan satu-satunya untuk penyakit kronis apapun.

Obat herbal sebaiknya hanya dikonsumsi untuk menjaga kesehatan, pemulihan penyakit, atau menurunkan risiko dari penyakit — bukan untuk menyembuhkan. Untuk menyembuhkan penyakit dibutuhkan obat resep dokter. Suplemen herbal juga tidak boleh diminum sembarangan karena reaksi tiap orang terhadap obat-obatan bisa berbeda. Meski punya keluhan sama, belum tentu obat herbal yang ternyata cocok untuk Anda akan memberikan khasiat yang sama pada suami atau adik Anda.

Beragam studi yang melaporkan manfaat daun dewa untuk kesehatan pada umumnya masih bersifat terbatas dan kurang kuat. Temuan-temuan di atas masih bersifat dugaan awal karena dibuat hanya berdasarkan uji sampel sel atau jaringan organ tubuh atau pada tikus percobaan di laboratorium.

Terlebih lagi, daun dewa telah dikaitkan dengan keracunan hati, yang bisa mengakibatkan penyumbatan vena hati. Penyumbatan vena hati ditandai dengan pembengkakan hati (hepatomegali) yang terasa sakit, penumpukan cairan, penambahan berat badan, dan menguningnya warna kulit dan mata. Pada hewan, daun dewa dilaporkan menghambat aktivitas enzim pengubah angiotensin, sehingga menyebabkan hipotensi (tekanan darah rendah). Oleh karena itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguatkan klaim manfaat daun dewa untuk kesehatan manusia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Penyakit pada Kuku yang Perlu Diwaspadai

Penyakit kuku, mulai dari penampakannya yang aneh atau sekadar mudah patah, bisa berarti ada masalah juga pada kesehatan Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tiara Putri
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Sering mencium bau kentang atau bau busuk padahal tidak ada wujudnya? Tenang, ini bukan pertanda mistis, kok! Bisa jadi Anda mengalami hal ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Memanjangkan kuku seringkali menjadi pilihan bagi kaum hawa untuk mempercantik diri. Namun, kuku yang panjang ternyata memiliki segelintir risiko.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat minyak kutus kutus

Benarkah Minyak Kutus Kutus Baik untuk Kesehatan? Cek Faktanya di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mencium bau badan

Kenapa, Sih, Kita Tidak Bisa Mencium Bau Badan Sendiri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit