6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Banyak yang mengatakan ibu hamil tidak boleh puasa. Kata siapa? Ibu hamil tetap boleh berpuasa, asalkan kondisi ibu dan janin dalam keadaan sehat dan memungkinkan untuk berpuasa. Selain kondisi kesehatan ibu dan janin, hal lain yang perlu menjadi perhatian ialah nutrisi yang dikonsumsi selama sahur dan berbuka. Anda tidak bisa sembarangan dan asal makan tanpa memerhatikan zat gizi yang terkandung di dalam makanan itu sendiri. Mudahnya, makanan untuk ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Agar tidak bingung berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang harus Anda penuhi.

Makanan yang ibu hamil butuhkan saat sahur

1. Nasi merah

Makanan sahur untuk ibu hamil yang pertama ialah nasi merah. Dibandingkan dengan nasi putih, nasi merah mengandung lebih banyak serat dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Dengan begitu, mengonsumsi nasi merah tidak membuat berat badan melonjak drastis akibat penyerapan gula yang begitu cepat.

Beras merah termasuk ke dalam golongan biji-bijian utuh yang dapat membantu memenuhi kebutuhan kalori yang meningkat saat hamil tetapi tetap menyehatkan. Sebagai karbohidrat kompleks, nasi merah juga membantu membuat Anda kenyang lebih lama yang sangat membantu Anda untuk kuat berpuasa selama seharian penuh.

Selain nasi merah, Anda juga bisa memakan sumber karbohidrat kompleks lainnya seperti ubi jalar yang juga menyehatkan untuk wanita hamil.

2. Telur

telur palsu

Telur menjadi salah satu sumber protein hewani yang sangat baik karena mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Telur mengandung kalori, protein, dan lemak berkualitas tinggi.

Selain itu, telur juga mengandung kolin yang sangat bagus untuk perkembangan otak bayi dan kesehatan ibu. Asupan kolin yang rendah selama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat tabung saraf yang bisa menyebabkan penurunan fungsi otak.

Satu buah telur saat sahur cukup untuk memenuhi kebutuhan kolin harian. Lagipula, tak sulit mengolah makanan ini, Anda bisa memasak telur dadar dengan memasukkan sayuran cincang ke dalamnya seperti bayam, buncis, dan juga wortel sebagai tambahan nutrisi.

3. Sayur-sayuran

Sayur-sayuran menjadi salah satu makanan sahur untuk ibu hamil yang wajib ada. Brokoli dan sayuran berdaun hijau sangat baik dikonsumsi ibu hamil karena mengandung kalsium dan juga folat yang dikenal baik untuk pertumbuhan tulang dan juga perkembangan otak janin.

Brokoli juga mengandung serat dan antioksidan yang berguna untuk menangkal radikal bebas. Selain itu, sayuran yang satu ini juga mengandung vitamin C untuk membantu tubuh menyerap zat besi lebih baik. Selain itu, kombinasi vitamin C dan zinc pada brokoli juga sangat bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh saat puasa.

Selain brokoli, sayuran hijau seperti bayam memiliki kadar folat dan zat besi yang cukup tinggi. Keduanya sangat baik untuk perkembangan bayi di dalam kandungan. Sama seperti brokoli, bayam juga mengandung antioksidan.

Kandungan seratnya yang tinggi dapat membantu mencegah sembelit yang sangat umum terjadi pada ibu hamil. Selain itu, dikutip dari Healthline, mengonsmsi sayuran berdaun hijau juga dapat mengurangi risiko berat bayi lahir rendah.

4. Daging tanpa lemak

vitamin dalam daging

Menurut Jo Ann Hattner, RD., ahli gizi di California menyatakan bahwa saat hamil tubuh membutuhkan zat besi untuk dapat menunjang perkembangan bayi di dalam kandungan. Selain itu, zat besi juga dibutuhkan untuk melancarkan pembagian oksigen di dalam tubuh. Wanita hamil membutuhkan lebih banyak zat besi karena volume darah dalam tubuh meningkat dari biasanya.

Jika ibu kekurangan zat besi maka akan lebih cepat merasa lelah. Tak hanya itu, kandungan zat besi yang terlampau rendah di awal kehamilan dapat menyebabkan anemia yang meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah.

Padahal saat puasa, aktivitas harian tetap berjalan seperti biasa. Untuk itu, mengonsumsi makanan kaya zat besi untuk sahur menjaga tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik sehingga ibu hamil tetap bertenaga. Daging tanpa lemak menjadi sumber zat besi yang baik karena mudah diserap oleh tubuh Anda.

5. Buah-buahan

buah untuk sakit tipes

Makanan sahur untuk ibu hamil lainnya yang tidak bisa dilewatkan yaitu buah. Buah-buahan bisa dijadikan makanan penutup saat sahur. Pisang misalnya bisa memberikan Anda energi tambahan saat puasa karena tinggi akan kalium.

Selain itu, jeruk juga bisa menjadi pilihan. Selain kaya vitamin C yang membantu menjaga kekebalan tubuh, jeruk juga mengandung folat dan juga serat. Kandungan air di dalam jeruk yang mencapai 90 persen juga membantu memenuhi kebutuhan cairan yang dapat mencegah Anda dari dehidrasi saat puasa.

Bagi pecinta alpukat, Anda bisa memakan alpukat dengan tambahan susu coklat rendah lemak saat sahur. Alpukat mengandung serat, folat, vitamin K, kalium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C. Kalium pada alpukat dapat membantu meredakan kram kaki yang biasa dirasakan ibu hamil.

6. Produk Susu

susu hamil untuk ibu hamil

Susu juga merupakan menu yang wajib ada untuk ibu hamil saat sahur. Saat ini sudah banyak beredar susu ibu hamil sesuai usia kehamilan. Susu mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan untuk ibu hamil, yaitu kalsium, vitamin D, asam folat, zat besi, omega 3 dan omega 6. Mengonsumsi susu saat sahur akan melengkapi nutrisi yang dibutuhkan untuk ibu hamil dan penting untuk pertumbuhan bayi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Tahukah Anda jika cara makan sayuran dan penyajiannya tidak tepat, membuat sayur jadi sulit dicerna tubuh. Simak tips berikut untuk mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Studi menunjukkan manfaat makan buah rutin bisa untuk menurunkan risiko penyakit Alzheimer. Namun, benarkah demikian? Yuk, ulas lebih dalam di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Saraf, Health Centers 27/05/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Bahan Pengganti Mentega untuk Membuat Kue yang Lebih Sehat

Ingin membuat kreasi kue yang lebih sehat tapi tetap lezat? Coba ganti mentega dengan bahan lain. Apa saja bahan yang bisa menjadi pengganti mentega?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020 . Waktu baca 8 menit
makan nasi merah setiap hari

Bolehkah Makan Nasi Merah Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020 . Waktu baca 4 menit