home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Intip Berbagai Plus Minus Makan Terong Saat Hamil di Sini

Intip Berbagai Plus Minus Makan Terong Saat Hamil di Sini

Selama masa kehamilan, pasti Anda bertanya-tanya, mana buah atau sayur yang aman untuk dimakan dan mana yang tidak, salah satunya terongAda beberapa orang yang bilang kalau ibu hamil sebaiknya tidak makan terong. Padahal, sebenarnya sah-sah saja jika ibu hamil makan terong. Bahkan, seperti dilansir dari Live Strong,seorang ahli gizi dan penulis buku berjudul The 100 Healthiest Foods to Eat During Pregnancy, merekomendasikan makan terong saat hamil.

Agar lebih jelas, yuk simak apa saja manfaat terong bagi ibu hamil sekaligus efek sampingnya jika terlalu banyak dikonsumsi pada artikel di bawah ini.

Kebaikan yang didapat jika ibu hamil makan terong

Terong memiliki banyak gizi dan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil dan janin. Ini bisa jadi pertimbangan bagi ibu hamil untuk memasukkan terong dalam menu makanan. Berikut berbagai manfaat makan terong saat hamil, seperti:

1. Menjaga bayi dari kondisi cacat lahir

Jika ibu hamil makan terong, maka akan menurunkan risiko bayi lahir cacat. Ya, pasalnya terong menjadi salah satu makanan sumber asam folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil.

Selain asam folat, terong juga kaya akan vitamin C, niacin, vitamin B kompleks, vitamin A, vitamin E, kalium, tembaga, mangan, dan zat besi yang menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh sang ibu dari dehidrasi.

Secara keseluruhan semua vitamin dan mineral yang terkandung pada terong mendukung perkembangan sel darah merah sekaligus perkembangan bayi menjadi lebih sempurna dan berfungsi dengan baik. Dengan demikian, bayi akan terhindar dari risiko cacat tabung saraf, seperti lahir dengan spina bifida.

2. Mengurangi risiko ibu terkena diabetes gestasional

Ada gangguan kadar gula darah yang secara khusus terjadi hanya pada wanita hamil, yaitu diabetes gestasional. Untuk itu, ibu hamil sangat perlu mengontrol kadar gula darah dalam tubuhnya untuk mencegah penyakit diabetes ini. Menambahkan buah terong dalam menu harian dapat membantu tubuh mengatur lonjakan gula darah yang tidak terkontrol.

Oleh karena itu, makan terong dapat menjadi tindakan pencegahan sekaligus pengobatan untuk diabetes gestasional.

3. Mengatasi sembelit dan gangguan pencernaan lainnya

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah terong membantu sistem pencernaan dalam mengolah makanan. Satu buah buah terong menyediakan sekitar 4,9 gram serat makanan. Serat tersebut dapat membuat gerakan usus lebih lancar dan baik, sehingga mencegah sembelit saat hamil.

4. Meningkatkan daya tahan tubuh

Bukan hanya buahnya yang mengandung nasunin, kulit terong juga mengandung anthochyanin. Kedua zat tersebut bersifat antioksidan yang membantu tubuh untuk menangkal radikal bebas dan mencegah risiko kerusakan sel atau DNA selama kehamilan. Selain itu, nasunin juga mencegah bayi mengalami gangguan kognitif ketika dilahirkan.

Selama kehamilan, ibu harus meningkatkan daya tahan tubuhnya. Makan terong akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga sang ibu dan janin terhindar dari berbagai macam penyakit atau infeksi.

5. Mengurangi kadar kolesterol jahat

Kolestreol yang terdapat dalam makanan, ada yang bersifat jahat dan baik. Nah, terong memiliki kandungan kolesterol baik (HDL) yang tinggi sehingga mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.

Jadi bila ibu hamil makan terong dapat mencegah berbagai risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, seperti stroke atau serangan jantung.

6. Menurunkan tekanan darah tinggi

Selain diabates gestasional, ibu hamil juga mengalami rentan mengalami hipertensi. Bila Anda memiliki kondisi ini, maka terong bisa membantu untuk mengendalikan tekanan darah tetap normal.

Kandungan bioflavoniod dalam terong mampu menurunkan tekanan darah tinggi, meningkatkan kesehatan jantung, serta mencegah risiko komplikasi kesehatan lainnya selama kehamilan.

Walaupun banyak manfaatnya, terlalu banyak makan terong saat hamil juga tidak baik

resep terong

Makanan apa pun itu, bila dikonsumsi terlalu banyak pasti akan memberikan efek samping bagi tubuh. Meskipun lezat, makan terong yang terlalu banyak bukanlah hal yang tepat. Berikut beberapa risiko yang mungkin terjadi bila ibu hamil terlalu banyak makan terong, seperti:

1. Keguguran atau bayi lahir prematur

Terong mengandung sejumlah fitohormon tinggi yang memiliki sifat memicu haid dan mengobati masalah menstruasi pada wanita, seperti amenorea dan PMS. Namun, jika terong dimakan setiap hari saat hamil, akan ada reaksi yang berbeda.

Fitohormon akan memicu persalinan dan menyebabkan keguguran. Selain itu, makan terong terlalu banyak bisa merangsang kontraksi uterus dan menyebabkan janin harus dilahirkan secara prematur

2. Masalah pencernaan

Bila dikonsumsi secara bijak terong bisa menjadi penawar untuk sembelit. Akan tetapi bila dikonsumsi secara berlebihan dan kurang matang, akan mengakibatkan hal sebaliknya. Terong dapat meningkatkan kadar keasaman pada tubuh sehingga ibu hamil akan mengalami gangguan pencernaan, alergi, atau masalah lainnya yang mengganggu kehamilan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Eating Eggplant While Pregnancy. https://www.livestrong.com/article/496031-eating-eggplant-while-pregnant/. Diakses pada 8 Mei 2018.

Should You Avoid Eggplant (Brinjal) During Pregnancy? http://www.momjunction.com/articles/eggplant-during-pregnancy_00392694/#gref. Diakses pada 8 Mei 2018.

 

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 18/05/2018
x