home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Muncul Bintil Berisi Darah Dalam Mulut, Apa Penyebabnya?

Muncul Bintil Berisi Darah Dalam Mulut, Apa Penyebabnya?

Pada umumnya, lepuhan berbentuk bintil berisi cairan jernih berkembang di permukaan kulit sebagai tanda luka. Munculnya bintil ini sebenarnya merupakan respon alami tubuh untuk menyembuhkan jaringan yang rusak sekaligus mencegah agar tidak terjadi luka lanjutan. Dalam beberapa kasus, bintil tersebut juga bisa berisi darah. Bintil berdarah ini umumnya berkembang di dalam mulut, disebut dengan oral blister. Bukan sariawan, lantas apa penyebab bintil di mulut yang berisi darah?

Tanda dan gejala munculnya bintil berdarah dalam mulut

Sama seperti bintil yang muncul di permukaan kulit, bintil di mulut muncul mirip benjolan lunak yang bisa Anda sentuh dengan ujung lidah. Karena berisi cairan darah, lepuhan dalam mulut ini cenderung berwarna gelap seperti merah atau ungu. Biasanya, bintil berdarah ini muncul di pipi dalam, lidah, atau bagian dalam bibir

Bintil berdarah ini dapat menyebabkan sakit, terutama jika tergesek ketika sedang makan atau menggosok gigi. Bintil di mulut ini beda dengan sariawan. Sariawan juga ditandai dengan benjolan kemerahan dalam mulut, tapi biasanya dikelilingi oleh lapisan putih kekuningan di sekitarnya.

Selain itu, infeksi mulut juga biasanya menyebabkan luka pada mulut. Namun, luka di mulut ini pada umumnya terjadi ketika saat demam dan didahului dengan pembengkakan kelenjar limfa dekat saluran hidung. Berbeda dengan keduanya, bintil berisi darah dapat terjadi langsung ketika bagian dalam mulut mengalami luka.

Apa penyebab muncul bintil di mulut yang berdarah?

Munculnya lepuh berisi darah pada umumnya disebabkan oleh trauma seperti tidak sengaja menggigit pipi dalam. Memakan makanan yang masih panas atau luka karena memakan makanan yang memiliki tekstur tajam, seperti keripik, juga dapat menimbulkan luka sehingga lepuhan dapat muncul sesaat setelah luka terjadi.

Selain trauma, ada berbagai hal lain yang dapat menyebabkan pembentukan lepuh berisi darah pada diniding mulut. Misalnya :

  • Reaksi alergi – terutama alergi makanan dan alergi darah. Munculnya gejala dengan gangguan ini lebih mungkin terjadi ketika Anda tidak tahan terhadap makanan asam, bumbu masakan dengan kayu manis, zar aktif pada sikat gigi dan mouthwash.
  • Trombositopenia – beberapa kondisi yang berkaitan trombositopenia seperti kehamilan atau mengonsumsi obat antibiotik tertentu.
  • Angina bullosa hemorrhagica – jenis penyakit langka yang menyebabkan rasa nyeri dan lepuhan darah pada rongga mulut. Munculnya lepuhan hanya sebentar dan setelah itu lepuhan tersebut pecah secara tiba-tiba.
  • Penyakit dan gangguan kronis – blister oral kemungkinan juga berkaitan dengan gangguan yang lebih serius seperti infeksi herpes oral, konsumsi alkohol berlebih, gagal ginjal, diabetes, dan kanker mulut.

Apakah munculnya lepuh darah pada mulut berbahaya?

Pada kebanyakan kasus, bintil di mulut tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya.

Namun, bintil berdarah yang disebabkan oleh angina bullosa hemorrhagica dapat berbahaya ketika memblokir saluran napas. Oleh karena itu segera lakukan pengobatan jika:

  • Munculnya lepuhan darah terlalu besar sehingga mengganggu Anda untuk makan dan bernapas
  • Gejala tidak kunjung membaik melebihi waktu dua minggu
  • Blister disebabkan karena letak gigi palsu yang kurang pas sehingga sering menimbulkan trauma akibat gesekan
  • Rasa nyeri yang ditimbulkan sudah mengganggu untuk beraktivitas
  • Munculnya lepuhan berkali-kali pada mulut
  • Lepuhan yang tadinya berisi darah berubah menjadi kekuningan atau berisi nanah, hal ini merupakan tanda infeksi.

Apa yang dapat dilakukan?

Bintil di mulut dapat sembuh sendiri tanpa harus diobati. Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda mengalami blister oral:

  • Hindari makanan yang dapat menyebabkan iritasi permukaan rongga mulut bertambah serius seperti makanan yang terlalu panas, terlalu asin atau pedas.
  • Jangan mencoba untuk memecahankan lepuh berisi darah karena dapat membuat luka baru dan meningkatkan risiko untuk infeksi. Blister oral pada umumnya dapat mengecil dan pecah dengan sendirinya.
  • JIka blister menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman gunakan obat penghilang rasa sakit atau menempelkan es pada area yang terasa nyeri.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Blood blister in mouth: Pictures and treatment https://www.medicalnewstoday.com/articles/320115.php (Accessed March 1, 2018)

What You Should Know About Blood Blisters in the Mouth  https://www.healthline.com/health/blood-blister-in-mouth#treatment (Accessed March 1, 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Kemal Al Fajar Diperbarui 21/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri