9 Kondisi yang Membuat Mulut Anda Terasa Manis

    9 Kondisi yang Membuat Mulut Anda Terasa Manis

    Biasanya, mulut terasa manis setelah mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Penyebabnya bisa dari sesuatu yang bersifat alami seperti madu dan buah, atau dari sesuatu yang diproses seperti permen dan es krim.

    Meski begitu, Anda juga harus waspada jika mulut terasa manis terus-menerus, padahal Anda tidak habis mengonsumsi makanan atau minuman bergula. Pasalnya, ini bisa jadi tanda dari masalah mulut dan gigi atau kondisi kesehatan yang lebih serius.

    Berbagai penyebab mulut terasa manis

    mengatasi bau mulut saat pakai masker

    Tentu saja bukan tanpa alasan seseorang bisa merasakan rasa manis yang tidak terduga dari dalam mulutnya.

    Selain masalah kebersihan mulut, kondisi mulut terasa manis juga didasari oleh beberapa alasan khusus seperti berikut.

    1. Infeksi

    Infeksi pada sinus, hidung, dan tenggorokan bisa menyebabkan mulut terasa manis. Hal ini karena indra perasa dan indra penciuman saling berkaitan erat.

    Tidak hanya itu, infeksi yang memengaruhi saluran pernapasan juga bisa mengganggu bagaimana otak merespons rasa.

    2. Konsumsi obat-obatan tertentu

    Beberapa obat mungkin juga bisa menjadi penyebab rasa manis pada mulut. Sebagai contoh, obat kemoterapi sering mengubah selera indra perasa seseorang.

    Ini merupakan salah satu efek samping kecil dari obat-obatan yang sering digunakan untuk penyakit serius.

    3. Sedang diet rendah karbohidrat

    Orang yang sedang melakukan diet rendah karbohidrat juga sering merasakan sensasi manis pada mulutnya. Hal ini terjadi karena asupan karbohidrat yang rendah membuat produksi insulin di dalam tubuh juga menurun.

    Akibatnya, tubuh akan memakai lemak sebagai energi. Proses tersebut disebut ketosis dan menyebabkan keton terbentuk di aliran darah sehingga membuat mulut terasa manis.

    4. Diabetes

    Diabetes merupakan penyebab paling umum dari rasa manis pada mulut Anda. Pasalnya penyakit ini memengaruhi seberapa baik kemampuan tubuh dalam menggunakan insulin, yaitu hormon yang berperan untuk mengendalikan gula darah.

    Ketika diabetes tidak terkendali, hal tersebut tidak hanya menyebabkan peningkatan kadar glukosa di dalam darah, tapi juga air liur. Nah, hal ini tidak jarang akan menimbulkan rasa manis pada mulut Anda.

    5. Ketoasidosis diabetik

    Gejala diabetes pada wanita

    Diabetes juga dapat menyebabkan komplikasi serius yang disebut ketoasidosis diabetik. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak bisa menggunakan glukosa (gula darah) untuk bahan bakar dan mulai menggunakan lemak sebagai gantinya.

    Akibatnya, terbentuklah senyawa bersifat asam yang disebut keton dalam jumlah banyak di dalam tubuh. Nah, kelebihan keton dalam tubuh bisa menyebabkan mulut Anda jadi terasa manis.

    Meski kondisi ini sangat umum dijumpai pada orang yang terkena diabetes tipe 1 dan tipe 2, ketoasidosis diabetik juga bisa muncul pada orang yang tidak atau belum menyadari jika dirinya mengidap diabetes, misalnya anak-anak dan remaja.

    6. Kerusakan saraf

    Kerusakan saraf juga bisa menyebabkan mulut terus-menerus terasa manis. Orang yang mengalami kejang atau yang pernah terkena stroke misalnya, bisa mengalami gangguan fungsi sensoris seperti ini.

    Gangguan ini dapat memengaruhi indranya, termasuk ketika mengenali rasa dan bau. Hasil dari kerusakan ini cukup rumit dan mungkin berbeda-beda dalam setiap kasus.

    Dalam beberapa kasus, seseorang mungkin mengalami rasa manis pada mulut mereka yang bisa hilang atau muncul secara konsisten.

    7. Penyakit refluks asam lambung (GERD)

    Beberapa orang yang memiliki refluks asam lambung (GERD) juga sering mengeluhkan rasa manis atau rasa seperti logam pada mulut mereka.

    Hal ini disebabkan karena asam lambung kembali naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa manis pada mulut.

    8. Kehamilan

    Kehamilan menyebabkan perubahan pada hormon dan sistem pencernaan wanita, yang mana keduanya dapat memengaruhi rasa dan bau di dalam mulut.

    Beberapa wanita hamil umumnya sering merasakan mulutnya tidak enak. Selain rasa manis, pahit, asam, dan asin, beberapa wanita hamil juga kerap mengeluhkan mulut terasa logam.

    9. Kanker paru

    Kanker paru-paru memang jarang menjadi penyebab mulut terasa manis. Dalam kasus yang langka, tumor pada paru-paru atau saluran pernapasan dapat meningkatkan kadar hormon seseorang dan memengaruhi indera pengecap mereka.

    Beberapa penyebab mulut terasa manis yang sudah disebutkan di atas memengaruhi sistem pernapasan dan penciuman secara langsung. Sementara itu, penyebab lainnya dipengaruhi oleh hormon dan sistem saraf.

    Jika rasa manis hanya muncul sesekali di dalam mulut, Anda mungkin tidak perlu terlalu khawatir. Namun, jika Anda mengalami kondisi ini secara teratur atau semakin intens, segeralah menemui dokter umum atau dokter gigi.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Concato, J. (2017). Sweet Taste in Mouth: 6 Causes and Treatment Options | Daily Health Cures. Retrieved 5 April 2022, from https://www.dailyhealthcures.com/oral-health/sweet-taste-in-mouth-causes-treatments/

    Nakazato, Y. (2005). Unpleasant sweet taste: a symptom of SIADH caused by lung cancer. Journal Of Neurology, Neurosurgery &Amp; Psychiatry, 77(3), 405-406. doi: 10.1136/jnnp.2005.073726

    Sweet Taste in the Mouth: Symptoms, Causes, and Prevention. (2022). Retrieved 5 April 2022, from https://www.healthline.com/health/sweet-taste-in-mouth#causes

    Why Do I Have a Sweet Taste In My Mouth?. (2021). Retrieved 5 April 2022, from https://health.clevelandclinic.org/why-do-i-have-a-sweet-taste-in-my-mouth/

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Ocha Tri Rosanti Diperbarui May 05
    Ditinjau secara medis oleh drg. Farah Nadiya