home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Flu Singapura

Definisi|Tanda-tanda & gejala|Penyebab|Faktor-faktor risiko|Komplikasi|Obat & Pengobatan|Pengobatan di rumah|Pencegahan
Flu Singapura

Definisi

Apa itu flu Singapura?

Flu Singapura atau hand, foot, and mouth disease (HFMD) adalah penyakit menular yang disebabkan berbagai jenis virus.

Penyakit ini kerap terjadi pada anak dengan gejala berupa sakit pada mulut serta ruam di tangan dan kaki.

Penyakit ini tidak berbahaya, tidak memerlukan perawatan spesifik, dan biasanya hilang dalam 2 minggu.

Namun, dalam kasus langka, flu Singapura pada anak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti meningitis, polio, dan bahkan kematian.

Seberapa umum kondisi ini?

Penyakit tangan, kaki, mulut (HMFD) ini paling sering terjadi pada bayi dan balita. Namun, anak yang lebih dewasa dan bahkan orang dewasa juga masih bisa terinfeksi.

Anda bisa menghindari agar anak tidak mengalami penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko.

Diskusikanlah dengan dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala flu Singapura?

Dikutip dari Mayo Clinic, beberapa gejala flu Singapura yang mungkin muncul pada anak, antara lain:

  • Demam
  • Sakit tenggorokan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Merasa tidak enak badan
  • Lesi yang menyakitkan, merah, seperti lepuh di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi
  • Ruam merah, tanpa gatal tapi kadang disertai lepuh, pada telapak tangan, telapak kaki, dan pantat

Periode dari infeksi awal hingga masa inkubasi adalah tiga hingga enam hari.

Artinya, dari pertama kali Anda terpapar virus sampai gejala virus singapura mulai muncul berada di kisaran waktu itu.

Demam sering kali merupakan gejala pertama flu singapura pada anak. Lalu, diikuti sakit tenggorokan, tidak nafsu makan, atau rasa tidak enak badan.

Satu hingga dua hari setelah muncul demam, mulai akan muncul luka di mulut bagian depan dan tenggorokan.

Ruam pada tangan dan kaki, atau bokong dapat terjadi dalam satu atau dua hari.

Mungkin saja ada gejala lainnya yang tidak disebutkan. Apalagi, gejala yang dirasakan anak juga bisa jadi berbeda.

Agar mendapatkan arahan yang sesuai dengan gejala dan kondisi tubuh Anda, silahkan konsultasikan ke dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hand, foot, and mouth disease (HFMD) atau flu Singapura adalah penyakit ringan yang hanya menyebabkan demam beberapa hari dan tanda serta gejala lain yang relatif ringan.

Hubungi dokter jika anak Anda:

  • Sulit menelan dan menerima cairan, seperti minuman
  • Demam tinggi sehingga anak tidak dapat merespons paracetamol
  • Gejala memburuk dan tidak kunjung membaik dalam 2 minggu.

Penyebab

Apa penyebab flu Singapura?

Penyebab paling umum flu Singapura pada orang dewasa maupun anak adalah virus coxsackievirus A16.

Terkadang, Enterovirus 71 atau beberapa jenis virus lainnya juga bisa menjadi penyebab kondisi ini.

Virus ini bisa ditemukan dalam kotoran dan cairan tubuh di dalam hidung dan tenggorokan.

Lalu, perlu diketahui apabila virus bisa menyebar dari satu orang ke orang lain dengan menyentuh cairan tubuh seseorang yang terinfeksi.

Flu Singapura menular melalui:

  • Air liur
  • Cairan dari lepuhan
  • Tetesan pernapasan disemprotkan ke udara setelah batuk atau bersin.

Hand, foot, and mouth disease ini paling umum terjadi pada anak-anak karena seringnya pergantian popok dan toilet training.

Pada masa ini, anak sering kali meletakkan tangan mereka di mulut sehingga tidak higienis.

Flu Singapura pada anak paling menular pada minggu pertama. Meski begitu, virus bisa tetap berada di tubuh selama berminggu-minggu setelah tanda dan gejala hilang.

Artinya, ada kemungkinan anak Anda masih bisa menularkan penyakit ini ke orang lain.

Beberapa orang, khususnya orang dewasa, dapat terkena virus ini tanpa menunjukkan tanda dan gejala penyakit.

Hand, foot, and mouth disease (HFMD) atau flu Singapura tidak berhubungan dengan foot and mouth disease, yang merupakan penyakit virus menular dari hewan ternak.

Anda tidak akan tertular flu Singapura dari hewan peliharaan atau hewan lain, begitu juga sebaliknya.

Faktor-faktor risiko

Siapa yang berisiko kena flu Singapura?

Terdapat beberapa faktor yang membuat Anda berisiko terserang flu Singapura, yaitu:

  • Usia. Balita lebih rentan terhadap kondisi ini.
  • Kebersihan diri yang buruk. Ini akan memberi lebih banyak peluang bagi virus untuk menginfeksi tubuh.
  • Sering berada di tempat umum.

Flu Singapura adalah penyakit menular, sehingga jika Anda kontak dengan banyak orang dalam waktu yang lama, Anda memiliki risiko yang lebih tinggi.

Meski begitu, tidak memiliki faktor risiko di atas bukan berarti Anda tidak bisa terserang penyakit ini.

Konsultasikanlah dengan dokter untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Komplikasi

Komplikasi akibat flu Singapura

Komplikasi paling umum dari flu Singapura baik pada orang dewasa maupun anak adalah dehidrasi.

Pasalnya, penyakit ini bisa menyebabkan luka pada mulut dan tenggorokan, sehingga membuat anak dan pasien lainnya susah dan sakit saat menelan.

Pastikan anak Anda mendapat asupan cairan yang cukup selama terserang flu Singapura. Jika dehidrasi parah, cairan intravena (IV) atau infus mungkin diperlukan.

Flu Singapura biasanya merupakan penyakit ringan yang menyebabkan demam serta gejala ringan.

Meski begitu, bentuk coxsackievirus yang langka dan dapat menyerang otak, sehingga menyebabkan komplikasi lain, yaitu:

Meningitis

Ini adalah infeksi langka dan radang selaput beserta cairan serebrospinal yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.

Radang otak

Radang otakadalah penyakit parah dan berpotensi mengancam jiwa. Ini merupakan peradangan otak yang disebabkan oleh virus. Kondisi ini jarang terjadi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang tersedia bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Apa saja pilihan pengobatan untuk flu Singapura pada anak?

Tidak ada pengobatan spesifik untuk flu Singapura. Dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia, pengobatan bersifat simptomatik untuk mengatasi keluhan yang ditimbulkan.

Hal ini berarti, pengobatan yang dilakukan hanya untuk meredakan gejala yang muncul.

Berikut langkah pengobatan yang dapat Anda lakukan:

  • Obat-obatan, seperti acetaminophen atau ibuprofen mungkin mengurangi demam dan membantu mengendalikan rasa sakit.
  • Berkumur dengan air garam hangat (1/2 sendok makan garam dicampurkan ke dalam segelas air).
  • Minum antacid dan menggunakan gel topikal mampu meredakan rasa sakit pada mulut.
  • Minum banyak cairan karena diperlukan saat demam. Cairan terbaik adalah air mineral atau produk susu dingin.
  • Jangan memberikan anak makanan asin, pedas, atau asam karena hal ini bisa membuat sariawan yang dialami terasa sakit atau menyebabkan sensasi terbakar.
  • Apabila tangan dan kaki anak mengalami lecet, jaga daerah kulit tersebut tetap bersih dan terbuka.
  • Bersihkan kulit yang lecet dengan air hangat dan sabun, keringkan dengan benar.
  • Beri anak makanan lembut jika ia sulit menelan, seperti sup, bubur, atau kentang tumbuk.

Untuk menghindari penyebaran penyakit, gunakan alat makan secara terpisah yang dicuci dengan air panas. Anda juga bisa menggunakan alat makan sekali pakai.

Rebus dot dan botol susu dari botolnya secara terpisah. Jauhkan anak yang sakit dari anak lainnya.

Tes apa yang perlu dilakukan untuk kondisi ini?

Ada tahapan tes yang perlu dilakukan ketika orang dewasa atau anak mengalami kondisi ini.

Pertama, dokter akan menetapkan diagnosis dengan memeriksa gejala dan melihat ruam dan bintik.

Lalu, dokter mungkin mengambil sampel kotoran atau cairan dari dalam tenggorokan untuk tes.

Dokter Anda mungkin akan dapat membedakan flu Singapura dari jenis infeksi virus lainnya dengan mempertimbangkan:

  • Umur
  • Tanda dan gejala
  • Penampilan ruam dan luka

Pengobatan di rumah

Apa saja pengobatan alami untuk mengobati flu Singapura?

Ada beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini yang mungkin membantu mengatasi flu Singapura:

  • Cuci tangan, terutama setelah mengganti popok dan merawat anak
  • Bersihkan permukaan yang terkontaminasi
  • Jauhkan anak yang sakit dari orang lain
  • Gunakan acetaminophen atau kompres hangat apabila demam
  • Ajari anak berkumur dengan larutan garam untuk membersihkan mulut
  • Pastikan anak beristirahat sampai demam hilang
  • Berikan anak banyak asupan cairan, tetapi hindari minuman tinggi gula, asam, dan soda

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah flu Singapura?

Berikut ini adalah cara untuk menurunkan risiko terinfeksi flu Singapura:

1. Cuci tangan dengan benar

Pastikan untuk mencuci tangan Anda secara rutin dan benar, khususnya setelah menggunakan toilet atau mengganti popok.

Anda juga perlu mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan makan.

Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol pembunuh kuman.

2. Bersihkan area umum

Biasakan membersihkan daerah yang sering digunakan dengan sabun dan air, lalu bersihkan ulang dengan larutan pemutih klorin dan air.

Jika Anda menitipkan anak di pusat penitipan, cari tahu sistem kebersihkan di tempat tersebut.

Pastikan mereka memiliki standar yang ketat dan disiplin perihal kebersihan, termasuk barang-barang yang dipakai bersama seperti mainan.

3. Ajarkan kebersihan pada anak Anda

Berikan contoh pada anak untuk menjaga kebersihan tubuh dan area sekitarnya.

Jelaskan pada mereka mengapa tidak boleh meletakkan jari, tangan, atau benda apa pun ke mulut, terlebih jika mereka belum mencuci tangan.

4. Isolasi orang yang terinfeksi

Flu Singapura tergolong penyakit yang sangat menular. Itu sebabnya, orang yang telah terinfeksi harus mengurangi interaksinya dengan orang lain.

Jangan bawa anak Anda yang masih terinfeksi ke tempat penitipan anak atau sekolah sampai demam dan luka pada mulutnya sudah pulih.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Ferri, F. F. (2012). Ferri’s Netter Patient Advisor. St. Louis, MO: Elsevier Health Sciences.

Hand Foot and Mouth Disease | Signs and Symptoms | HFMD | CDC. (2020). Retrieved 17 September 2015, from https://www.cdc.gov/hand-foot-mouth/about/signs-symptoms.html?CDC_AA_refVal=https%3A%2F%2Fwww.cdc.gov%2Fhand-foot-mouth%2Fabout%2Findex.html

Hand, Foot & Mouth Disease. (2019). Retrieved 17 September 2015, from https://www.cdc.gov/features/handfootmouthdisease/index.html

Hand-foot-and-mouth disease – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 17 September 2015, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hand-foot-and-mouth-disease/diagnosis-treatment/drc-20353041

disease, H. (2020). Hand-foot-mouth disease: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 17 September 2015, from https://medlineplus.gov/ency/article/000965.htm

Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD). (2016). Retrieved 30 January 2020, from http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/hand-foot-mouth-and-disease-hfmd

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Fajarina Nurin
Tanggal diperbarui 03/01/2021
x