7 Penyebab Lidah Kuning Plus Cara Jitu Mengatasinya

    7 Penyebab Lidah Kuning Plus Cara Jitu Mengatasinya

    Normalnya, warna lidah yang normal ialah merah muda dengan sedikit lapisan putih cerah di atasnya. Jika warna lidah kuning, ini bisa disebabkan oleh kondisi yang bersifat ringan hingga berbahaya.

    Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya.

    Apa saja penyebab warna lidah kuning?

    Menguningnya lidah jangan Anda sepelekan. Meski penyebabnya kadang terkait kebiasaan sehari-hari, kondisi ini juga bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan tertentu.

    Berikut ini merupakan beberapa alasan kenapa lidah Anda berwarna kuning.

    1. Kebersihan gigi yang buruk

    Masalah Gigi dan Mulut

    Penyebab paling umum dari lidah kuning ialah penumpukan sel-sel kulit mati dan bakteri pada sela-sela bintil lidah atau yang juga disebut papila.

    Kondisi ini bukanlah suatu tanda penyakit serius, melainkan lebih disebabkan oleh kebersihan gigi dan mulut yang buruk.

    Umumnya, ini terjadi karena Anda malas menyikat gigi, terutama setelah makan dan sebelum tidur. Hal ini bisa diperburuk dengan kurangnya kesadaran untuk minum air putih.

    2. Merokok

    Kebiasaan merokok memberikan banyak dampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Tak hanya paru-paru, ada banyak organ tubuh yang akan memburuk kondisinya karena rokok.

    Bahan kimia dalam tembakau dan asap rokok bisa membuat lidah berwarna kuning. Selain itu, gigi menguning juga bisa disebabkan oleh kebiasaan buruk ini.

    Makin Anda sering merokok, kondisi mulut Anda akan juga makin memburuk. Bahkan, kondisi ini bisa meningkatkan risiko Anda untuk terkena kanker mulut.

    3. Obat kumur yang mengandung zat pengoksidasi

    Selain menyikat gigi rutin, berkumur dengan obat kumur (mouthwash) sering dijadikan cara tambahan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut sehari-hari.

    Akan tetapi, memilih obat kumur juga tidak boleh asal. Pilihan obat kumur yang mengandung bahan kimia tertentu bisa membuat lidah Anda kuning.

    Beberapa contoh bahan kimia yang dapat mengubah warna lidah yakni peroksida, witch hazel, dan menthol.

    4. Konsumsi obat-obatan tertentu

    Beberapa antibiotik dapat menyebabkan ketidakseimbangan mikrob di dalam mulut. Jika hal ini terjadi, ragi atau bakteri bisa menumpuk pada lidah dan membuat lidah menguning.

    Obat-obatan lain, misalnya obat yang mengandung bismut, obat untuk sindrom Sjogren, dan obat diabetes, juga dapat mengubah warna lidah Anda.

    Selain itu, kemoterapi dan radioterapi pada pasien kanker juga bisa membuat mulut kering. Seperti diketahui, mulut kering merupakan salah satu faktor risiko dari lidah kuning.

    5. Lidah berbulu

    Lidah berbulu merupakan gangguan mulut sementara dan tidak menimbulkan rasa sakit. Kondisi ini terjadi saat papila yang melapisi permukaan lidah Anda tumbuh membesar.

    Papila yang lebih besar tentu bisa dengan mudah menjebak sel-sel mati dan bakteri. Sel mati dan bakteri kemudian ikut bercampur dengan sisa tembakau, sisa makanan, atau zat lainnya.

    Lidah Anda lama-kelamaan mungkin menguning atau berwarna lainnya. Seiring waktu, lidah umumnya akan berubah warna menjadi hitam.

    6. Lidah geografis

    Lidah geografis merupakan suatu kondisi kelainan struktur lidah yang bisa membuat permukaan lidah tidak tertutupi merata oleh papila.

    Kondisi ini pada akhirnya membuat permukaan lidah tampak seperti area “kebotakan”. Bagian ini biasanya berwarna kemerahan yang acak dan tidak teratur.

    Bagian-bagian merah pada lidah ini mungkin dikelilingi garis putih atau kuning bergelombang. Kadang kala, lidah geografis menimbulkan rasa sakit.

    7. Sakit kuning

    Penyebab menguningnya warna lidah yang perlu diwaspadai ialah sakit kuning (jaundice). Hal ini ditandai dengan warna kulit atau bagian putih mata yang berubah menguning.

    Sakit kuning umumnya disebabkan oleh kerusakan hati sehingga hati tidak bisa mengolah bilirubin dengan benar. Bilirubin merupakan pigmen kuning yang diproduksi saat sel darah merah rusak.

    Ketika bilirubin menumpuk di dalam darah, warna kulit, putih mata, dan lidah dapat berubah menjadi kuning.

    Bagaimana cara mengatasi lidah kuning?

    Untuk mengobati lidah kuning, tentu Anda perlu mengetahui penyebab yang mendasarinya. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan guna terbebas dari masalah mulut ini.

    Jika gangguannya tergolong ringan, Anda bisa mengikuti beberapa langkah sederhana berikut ini untuk mengatasi lidah yang menguning.

    • Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi dan obat kumur, serta menyikat lidah.
    • Perbanyak minum air putih untuk membantu menghilangkan sisa-sisa makanan yang menempel pada lidah dan membuat mulut tetap lembap.
    • Kunyah permen karet tanpa gula untuk merangsang produksi air liur dalam mulut.
    • Menjalani pola makan sehat serta membatasi asupan makanan atau minuman yang bersifat manis dan asam.
    • Berhenti merokok secara perlahan, bukan secara mendadak untuk menghindari gejala ketergantungan nikotin yang mengganggu.
    • Pilih obat kumur yang tidak mengandung zat pengoksidasi. Anda bisa bertanya kepada dokter gigi untuk mendapatkan pilihan obat kumur yang tepat.
    • Menghentikan penggunaan obat tertentu atau mengganti dengan obat lain yang minim efek samping, tentu dengan arahan dari dokter Anda.

    Apabila gejala tidak kunjung membaik atau bertambah parah, segera konsultasi dengan dokter untuk mengetahui ada-tidaknya masalah kesehatan lain yang terjadi.

    Dokter mungkin akan memberikan resep obat untuk meredakan gejala atau merekomendasikan pengobatan medis lain sesuai kondisi Anda.

    Kapan sebaiknya Anda periksa ke dokter?

    • Lidah terasa sakit.
    • Warna kuning pada lidah tidak hilang lebih dari dua minggu.
    • Kulit dan bagian putih mata ikuti menguning.
    • Mengalami gejala sakit kuning lain, seperti sakit perut, feses berdarah, mual, muntah, demam, dan mudah memar atau berdarah.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Oral health: A window to your overall health. (2021). Mayo Clinic. Retrieved November 4, 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/dental/art-20047475

    Yellow tongue. (2018). Mayo Clinic. Retrieved November 4, 2022, from https://www.mayoclinic.org/symptoms/yellow-tongue/basics/definition/sym-20050595

    Jaundice. (2021). NHS UK. Retrieved November 4, 2022, from https://www.nhs.uk/conditions/jaundice/

    Geographic tongue: Symptoms, causes, treatment & prevention. (2019). Cleveland Clinic. Retrieved November 4, 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21177-geographic-tongue

    Dry Mouth. (2022). National Institute of Dental and Craniofacial Research. Retrieved November 4, 2022, from https://www.nidcr.nih.gov/health-info/dry-mouth

    Jayasree, P., Kaliyadan, F., & Ashique, K. T. (2022). Black Hairy Tongue. JAMA dermatology, 158(5), 573. https://doi.org/10.1001/jamadermatol.2021.5314

    Ren, J., Zheng, Y., Du, H., Wang, S., Liu, L., Duan, W., Zhang, Z., Heng, L., & Yang, Q. (2020). Antibiotic-induced black hairy tongue: two case reports and a review of the literature. The Journal of international medical research, 48(10), 300060520961279. https://doi.org/10.1177/0300060520961279

    Weinberg, A., & Albers, A. E. (2018). The yellow hairy tongue. The Pan African medical journal, 30, 298. https://doi.org/10.11604/pamj.2018.30.298.16328

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui Yesterday
    Ditinjau secara medis oleh drg. Farah Nadiya