Hati-Hati, Makanan Asam Bisa Bikin Gigi Berlubang!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 April 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Beberapa dari Anda pasti sangat menyukai makanan asam. Selain karena rasa makanan asam yang dianggap enak, makanan dan minuman asam ini juga terasa menyegarkan mulut dan tenggorokan Anda. Namun, tahukah Anda, makan makanan asam secara berlebihan dapat memicu gigi sensitif (gigi menjadi ngilu) atau bahkan gigi berlubang? Mengapa makanan asam bisa menyebabkan gigi berlubang? Ini penjelasannya.

Berbagai penyebab gigi berlubang

Gigi berlubang (karies) merupakan proses ketidakseimbangan antara pelepasan mineral dari dalam gigi dengan pengembalian mineral ke dalam gigi. Beberapa faktor yang memengaruhi proses tersebut antara lain:

  • Akumulasi plak
  • Frekuensi konsumsi karbohidrat
  • Frekuensi paparan asam
  • Kualitas dan kuantitas air liur yang kurang baik serta memadai
  • Asupan fluor yang kurang

Bagaimana makanan asam menyebabkan gigi berlubang?

Frekuensi paparan asam yang tinggi pada rongga mulut menyebabkan mineral-mineral di dalam gigi lebih cepat hilang, dan mengawali terbentuknya gigi berlubang. Beberapa contoh paparan asam antara lain mengonsumsi minuman bersoda, minuman energi, jus buah, pempek (dan kuahnya) serta air perasan lemon.

Penjelasan singkatnya adalah, pH rongga mulut akan turun drastis ke tingkat terendah dan akan bertahan dalam waktu yang lama. Kondisi mulut yang sangat asam memungkinkan terjadinya pelepasan mineral-mineral dari dalam gigi dan secara klinis mulai terbentuk lubang.

Dalam suatu penelitian yang dilakukan tahun 2009, disimpulkan bahwa pasien yang mengonsumsi minuman bersoda dan jus buah dengan volume total 1.5 L per hari selama 6 tahun mengakibatkan gigi berlubang hampir di seluruh bagian leher giginya. Penelitian lain pada tahun 2006 menyebutkan bahwa minuman berkarbonasi dan jus buah menyebabkan gigi kehilangan mineralnya sampai 50 persen pada menit pertama.

Oleh karena itu, pada kasus pencegahan gigi berlubang yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi frekuensi konsumsi asam, terutama kuah pempek dan air perasan lemon. Setelah mengonsumsi asam, tunggu sekitar 40 menit, lalu lakukan penyikatan gigi dengan pasta gigi berfluor. Meningkatkan konsumsi air mineral hingga 2L per hari juga dapat menjaga pH rongga mulut tetap normal.

Jika Anda sudah terlanjur mengalami gigi berlubang, sebaiknya lakukan konsultasi dan pemeriksaan langsung ke dokter gigi, sehingga Anda akan mendapatkan perawatan non invasif maupun invasif yang tepat.

Makanan asam juga bisa membuat gigi jadi sensitif

Salah satu penyebab gigi sensitif yang paling sering dialami banyak orang adalah karena mengonsumsi makanan asam. Tapi sayangnya, tidak banyak orang yang tahu mengenai hal ini.

Makanan dan minuman dengan kadar asam tinggi seperti minuman soda, buah-buahan yang mengandung citrus, wine, cuka dan yoghurt dapat menyebabkan erosi email gigi. Gigi sensitif terjadi akibat terbukanya lapisan dentin pada gigi. Sementara makanan bercita rasa asam sangat rentan memicu gigi sensitif, selain dari makanan panas dan dingin.

Untuk mencegahnya, hindari menggosok gigi langsung setelah mengonsumsi makanan asam. Jika ingin gosok gigi, tunggu hingga minimal 30-60 menit setelah makan. Jika Anda gosok gigi setelah makan makanan asam gigi bisa semakin mengikis email dentin yang nantinya membuat gigi menjadi abrasi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Dry Socket

DefinisiApa itu dry socket? Dry socket adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang kadang terjadi setelah pencabutan gigi. Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah yang terbentuk pada soket terlepas, sehingga ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Perawatan Pulpotomi untuk Gigi, Kapan Sebaiknya Anda Lakukan?

Pulpotomi merupakan salah satu prosedur operasi gigi yang biasanya dilakukan pada anak-anak. Apa itu pulpotomi dan penyebab prosedur ini dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat gigi ngilu

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
gigi anak hitam

6 Hal Ini Bisa Sebabkan Gigi Anak Berwarna Hitam, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
gigi perokok

Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Perokok, Begini Caranya!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
masalah oral perokok aktif

Masalah Kesehatan Oral yang Mengintai Perokok Aktif dan Trik Perawatannya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit