Idealnya, Harus Berapa Kali Menyikat Gigi dalam Sehari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 September 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gigi Anda memiliki peran penting untuk makan, berbicara, dan membentuk wajah. Itulah sebabnya, Anda perlu menjaga kebersihan gigi. Caranya, tentu saja dengan menyikat gigi. Namun, idealnya, berapa kali Anda harus sikat gigi dalam sehari? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Berapa kali perlu sikat gigi dalam sehari?

Menyikat gigi membantu mengangkat sisa makanan, bakteri, plak, dan sisa noda yang bisa merusak gigi. Jika tidak dibersihkan, gigi bisa menguning, penuh plak, mudah rapuh, berlubang, bahkan tanggal.

Meski penting, masih banyak orang yang keliru dengan aturan menyikat gigi. Salah satunya, frekuensi menyikat gigi dalam sehari yang harus dilakukan.

Menurut American Dental Association (ADA), sikat gigi idealnya dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari dengan pasta gigi selama 2 menit. Aturan sikat gigi ini terbukti mampu mengurangi plak sehingga risiko gigi berlubang jadi menurun.

Apakah sering sikat gigi pasti lebih baik?

pasta gigi sensitif

Bila dipikirkan lagi, menyikat gigi lebih sering bukankah seharusnya membuat kebersihan gigi lebih terjamin? Kenyataannya, bukan hanya efek itu yang didapar.

Alih-alih menjaga kesehatan mulut dan gigi, menyikat gigi dengan pasta gigi mengandung fluoride secara berlebihan malah bisa merusak gigi.

Kandungan fluoride pada pasta gigi memang berfungsi memperkuat gigi. Selain itu, zat ini juga mencegah kotoran dan plak terus menempel pada gigi.

Sayangnya, sikat gigi dengan pasta gigi ber-fluoride lebih dari 2 kali dalam sehari bisa meningkatkan risiko fluorosis gigi.

Fluorosis gigi merupakan kerusakan gigi yang ditandai dengan munculnya bintik putih di gigi. Semakin banyak bintiknya, gigi akan berubah jadi cokelat dan mudah keropos.

Jika Anda terbiasa menyikat gigi lebih sering, hindari penggunaan pasta gigi saat menyikat gigi untuk yang ketiga kalinya.

Intinya, menurut ADA, Anda dibolehkan sikat gigi dengan pasta gigi sebanyak 2 kali dalam sehari. Perhatikanlah cara menggosok gigi agar tidak kasar dan tidak terburu-buru.

Perhatikan pula waktu menyikat gigi

sering sikat gigi

Selain tidak sikat gigi berlebihan, aturan lain yang perlu Anda perhatikan adalah kapan Anda menyikat gigi. Sikat gigi sebanyak 2 kali dalam sehari, umumnya dilakukan sekali setelah makan dan sekali sebelum tidur.

Sikat gigi yang dilakukan setelah makan di pagi hari memungkinkan gigi bersih dari sisa makanan. Sikat gigi juga mampu menghilangkan bau mulut karena mulut yang kering setelah tidur berjam-jam.

Sementara itu, menyikat gigi sebelum tidur mencegah terjadinya penumpukan sisa makanan dalam waktu yang lama hingga esok harinya.

Jika Anda terbiasa menyikat gigi setelah sarapan, pastikan Anda menunggu setidaknya satu jam setelah makan. Kenapa? Memberi jeda waktu setelah makan untuk menyikat gigi, menghindari terjadinya pengeroposan gigi.

Pasalnya, makanan membuat kondisi mulut jadi asam dan melemahkan enamel—lapisan terluar gigi. Bila Anda menyikat gigi dengan kuat langsung setelah makan, enamel yang sudah lemah oleh asam akan semakin mudah terkikis.

Bila pilihan makanan yang Anda konsumsi mengandung asam tinggi, seperti jeruk, risiko pengeroposan semakin besar. Ketimbang langsung menyikat gigi, lebih baik Anda membilas mulut dengan berkumur air putih. Dengan begitu kadar asam di mulut akan berkurang dan enamel Anda akan tetap kuat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rekomendasi Obat Radang Gusi yang Ampuh, di Rumah dan di Apotek

Selain bengkak, gingivitis juga bisa menimbulkan rasa nyeri nyut-nyutan yang menjalar ke kepala. Apa saja pilihan obat untuk gingivitis atau radang gusi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 26 November 2020 . Waktu baca 9 menit

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa Anda sadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mulut dan gigi. Begini cara mengakalinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

6 Cara Efektif Mengajarkan Anak Gosok Gigi

Mengajarkan anak gosok gigi memang gampang-gampang susah. Lantas, bagaimana caranya agar mereka mau menggosok gigi secara teratur? Simak tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi Anak, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 September 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anak mulai menyikat gigi

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mulai Menyikat Gigi? Ternyata Begini Anjurannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
scaling gigi

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
membersihkan karang gigi, menghilangkan karang gigi, obat karang gigi, cara memutihkan gigi

Karang Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 29 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit
cara memutihkan gigi

Berbagai Cara Memutihkan Gigi Melalui Perawatan Dokter

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit