Kenapa Makanan Manis Bikin Gigi Berlubang?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan manis menyebabkan gigi berlubang. Sering sekali bukan kita mendengar pernyataan seperti itu? Tapi benarkah begitu? Sampai-sampai, waktu kita kecil, kita dilarang memakan terlalu banyak permen atau coklat. Apa hanya makanan manis menyebabkan yang menyebabkan masalah gigi?

BACA JUGA: 6 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Gigi Berlubang

Benarkah makanan manis menyebabkan gigi berlubang?

Sebenarnya penyebab utama gigi berlubang bukanlah gula. Gigi berlubang disebabkan oleh bakteri yang hidup di dalam mulut. Bakteri tersebut menggerogoti sisa-sisa karbohidrat pada gigi kita. Sisa-sisa tersebut termasuk juga makanan manis yang Anda makan, seperti gula yang ditemukan di kue kering (cookies), permen, biji-bijian, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Kenapa makanan manis menjadi salah satu penyebab gigi berlubang?

Gula termasuk karbohidrat. Ketika karbohidrat ini dicerna, bakteri di mulut memakannya dan memproduksi asam. Ludah yang bercampur dengan asam dapat membentuk plak gigi. Nah, plak inilah yang sebenarnya menyebabkan gigi berlubang. Plak ini terdiri dari bakteri dan asam. Jika gigi tidak dibersihkan dengan benar dan rutin, plak akan menggerogoti bagian luar gigi yang disebut enamel, sehingga menghasilkan lubang kecil pada permukaan gigi.

BACA JUGA: 3 Cara Mencegah Gigi Berlubang Pada Anak

Jika lubang tersebut tidak ditangani, perlahan lubang tersebut akan melebar. Tidak hanya lapisan luar saja, lama-lama bakteri akan menggerogoti bagian tengah (dentin), hingga lapisan ketiga yang disebut pulp. Bagian pulp merupakan bagian gigi yang terdiri dari pembuluh darah dan saraf. Saat gigi berlubang sudah sampai pada bagian pulp, Anda akan merasakan nyeri yang luar biasa. Gigi pun akan terasa sensitif jika dipakai makan, tak jarang abses di mulut pun bisa terjadi.

Apakah sebaiknya menghindari makanan manis?

Rasanya sangat tidak mungkin untuk menghindari gula dalam kehidupan sehari-hari. Buah mengandung pemanis alami, sehingga Anda juga tidak mungkin bukan tidak memakan buah? Selain mengandung banyak manfaat, buah juga bisa dijadikan menu andalan untuk diet. Tapi jangan lupa untuk membersihkan gigi secara teratur. Makanan seperti permen, makanan pengharum mulut, dan sereal kering dapat menyempil di celah-celah gigi Anda. Jika tidak dibersihkan, tentu saja sisa makanan tersebut juga bisa menyebabkan gigi berlubang. Meskipun ada makanan yang dapat ‘dibilas’ langsung oleh ludah kita, tetap saja gigi Anda belum sepenuhnya bersih.

Anda juga harus berhati-hati dengan makanan dan minuman tertentu, seperti minuman berkarbonasi. Soda mengandung fosfat dan asam sitrat yang dapat mengikis enamel gigi. Memakan makanan yang tinggi asam juga dapat menyebabkan kerusakan gigi. Asam tinggi tidak hanya soda saja, tetapi juga buah sitrus.

BACA JUGA: 5 Cara Merawat Gigi Berlubang

Bagaimana cara meminimalisir gigi berlubang?

Kasus gigi berlubang di Indonesia memang terbilang cukup tinggi. Tapi bukan berarti gigi berlubang tidak bisa dicegah, tentu saja gigi berlubang bisa diatasi.

Apakah itu artinya Anda tidak boleh memakan makanan manis? Hmm, tidak juga. Daripada membatasi asupan gula, lebih baik Anda merangsang air ludah untuk memberikan mineral pada gigi Anda. Bagaimana caranya? Anda bisa mencoba mengunyah permen karet.

Wah, tapi kan tetap saja itu permen? Ya, Anda bisa memilih permen karet tanpa gula, dikombinasikan dengan sayuran dan buah-buahan untuk diet Anda untuk merangsang produksi air liur.

Agar mineral gigi terpenuhi, Anda bisa mencoba makanan seperti keju, yogurt, dan produk susu lainnya. Makanan tersebut mengandung kalsium dan fosfat yang tinggi untuk menguatkan gigi. Tentunya yogurt pilihan yang tepat untuk menyamil dibandingkan dengan makanan manis lainnya. Untuk minuman, Anda bisa beralih ke teh hijau atau hitam untuk mengurangi bakteri di mulut. Tapi ingat, teh tersebut tidak dicampur dengan gula.

Selain itu, pada produk pasta gigi, bahan fluoride merupakan mineral yang tidak hanya mencegah gigi berlubang dan mengembalikan kondisi gigi ke tahap awal. Jika menurut Anda pasta gigi tidak cukup membantu untuk mencegah gigi berlubang. Anda bisa pergi ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan fluoride.

Jika Anda memiliki anak, coba ajak anak Anda untuk membatasi  asupan gulanya. Jajanan sehat baik untuk kesehatan gigi anak Anda, seperti yang kita tahu anak-anak suka sekali makan-makanan kemasan dan manis. Membiasakan dengan jajanan sehat dapat mencegah penyakit gigi dan mulut di masa depan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

    Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

    Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

    Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Ivena
    Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

    Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    5 Manfaat Propolis, Getah Lebah yang Penuh Khasiat (Tidak Kalah dari Madu!)

    Propolis disebut-sebut berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi gejala herpes, mengobati luka kulit, dan meredakan maag. Benarkah?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mengobati tipes

    Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
    menghangatkan tubuh

    6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

    Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    kayu manis

    Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit