merasa cemas dan sikap berlebihan
halo dok, saya punya pacar dia selalu bohongin saya dan sering ninggalin saya begitu saja, alhasil sy jd sering curigaan dan gak pengen ditinggalin, kalo ada hal yg saya gak suka dr dia saya selalu bilang ke dia tapi dia justru silent treatment ke saya, krn sering diperlakukan begitu saya suka pukul diri saya sendiri nangis berlehihan dan saya sampe minum obat obatan banyak sekali krn saya stress saya merasa saya gak dianggep apsangan dan setiap saya ngomonbg dia marah marah mencari pembelaan, saya mmau bunuh diri pun dia justru ingin ninggalin saya, saya harus ke psikiater atau gmn ya dok saya capek nahan batin krn gak pernah merasa di anggap 😭
























Halo, terima kasih atas pertanyaan anda
Saya dapat memahami ketidaknyamanan yang anda rasakan, tetapi saya mengapresiasi upaya anda untuk mempertahankan hubungan. Tentu hal tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam menjalani hubungan.
Untuk membina hubungan sehat dan membangun cinta diperlukan pula membangun pola komunikasi yang sehat dan terbuka. Anda dan pasangan perlu saling mengkomunikasikan kondisi yang dialami, sehingga dapat saling memahami pula. Selain itu, upayakan untuk dapat saling mendengarkan tanpa menghakimi. Anda dan pasangan juga dapat saling menghargai, serta saling mendukung menjadi versi terbaik diri masing-masing. Hal tersebut penting untuk diperhatikan karena membina hubungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya di salah satu pihak saja. Dengan pola komunikasi tersebut dapat meminimalisir kesalahpahaman yang berlarut-larut.
Perlu diketahui bahwa cinta merupakan salah satu emosi positif yang memunculkan perasaan bahagia, menghargai, serta adanya keinginan untuk tumbuh berproses bersama. Sedangkan obsesi adalah emosi negatif yang mementingkan kepuasan akan keinginan dan ego semata. Perbedaan lainnya antara cinta dan obsesi, yaitu perasaan cinta akan membuat seseorang lebih tenang dalam menjalani hubungan karena dilandasi rasa percaya, sedangkan obsesi akan menimbulkan rasa curiga dan disertai dengan tuntutan yang mengekang.
Dengan menyadari perbedaan cinta dan obsesi, maka akan membantu anda dalam bersikap terhadap pasangan. Luangkan waktu lebih banyak untuk berdialog dengan diri sendiri untuk mengevaluasi keputusan anda dan tujuan menjalin hubungan pacaran.
Jangan ragu untuk memeriksakan diri anda ke psikolog jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai silent treatment, dapat dibaca pada link
artikel berikut:
https://hellosehat.com/mental/hubungan-harmonis/silent-treatment/
Semoga membantu ya
hellosehat.com