Kok Bisa Ada Wanita yang Tidak Punya Rahim? Kenali Sindrom MRKH yang Langka!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda pernah dengar tentang sindrom MRKH? Sindrom yang jarang terjadi ini ditemui pada wanita. Wanita dengan sindrom MRKH memiliki kelainan bawaan lahir yang membuatnya tidak punya rahim (uterus) seperti wanita lainnya. Lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

Apa itu sindrom MRKH?

masalah kesehatan wanita 20an

Sindrom MRKH adalah kepanjangan dari sindrom Mayer Rokitansky Kuster Hauser. Sindrom ini terjadi pada sistem reproduksi seorang wanita. Kondisi ini menyebabkan vagina, leher rahim (serviks), dan rahim tidak berkembang sebagaimana mestinya pada seorang wanita,  atau bahkan ada yang tidak ada sama sekali meskipun kondisi alat kelamin dari luarnya terlihat normal.  Maka dari itu, wanita yang mengalami sindrom MRKH ini biasanya tidak mengalami menstruasi karena tidak punya rahim.

Satu dari 5.000 wanita bisa mengalami sindrom MRKH. Karena itulah sindrom ini tergolong langka dan jarang sekali ditemui.

Dari segi kromosom atau kondisi genetik, wanita dengan sindrom MRKH memiliki pola kromosom yang normal untuk perempuan (XX, 46) dan kondisi indung telur di dalam tubuhnya juga berfungsi dengan normal.

Ada dua jenis sindrom MRKH. Pada jenis pertama, hanya organ reproduksi yang dipengaruhi oleh sindrom ini. Pada jenis kedua, wanita tersebut juga memiliki kelainan lain pada bagian tubuhnya. Contohnya bentuk atau posisi ginjal tidak normal atau salah satu ginjalnya tidak berkembang sewajarnya. Wanita dengan sindrom MRKH jenis kedua umumnya juga memiliki kelainan pada tulang belakangnya, beberapa mengalami gangguan pendengaran, dan ada juga yang mengalami kecacatan pada organ jantungnya.

Bagaimana bisa seorang wanita tidak punya rahim?

fakta rahim wanita

Sebenarnya penyebab sindrom ini belum diketahui secara pasti. Perubahan gen tertentu ketika bayi masih dalam kandungan diduga kuat sebagai titik terjadinya sindrom ini. Para peneliti juga masih mencari bagaimana perubahan genetik akibat MRKH bisa memengaruhi sistem reproduksi wanita sampai sedemikian rupa.

Yang jelas, kelainan reproduksi sindrom MRKH ini terjadi karena sejak dalam kehamilan awal, saluran Mullerianus yang harusnya terbentuk tidak terbentuk dengan normal. Padahal saluran ini adalah cikal bakal rahim, saluran tuba falopi, leher rahim, dan bagian atas vagina.

Tidak terbentuknya saluran Mullerianus tersebut masih didalami oleh para peneliti. Sekarang ini para peneliti menduga ada kombinasi faktor genetik dan lingkungan dalam kasus ini.

Adakah gejala yang menandai sindrom MRKH?

haid pertama

Bisanya sindrom ini semakin jelas terlihat di usia 15 atau 16 tahun. Pada usia ini anak perempuan pasti bertanya-tanya kenapa belum juga mengalami menstruasi pertamanya. Karena  itu, kondisi sindrom MRKH biasanya baru bisa terdiagnosis oleh dokter ketika usia remaja ini skitar 16-18 tahun.

Sebelum itu, biasanya tidak ada ciri-ciri yang mencurigakan atau mengkhawatirkan. Seorang anak perempuan tidak akan merasakan gejala seperti rasa sakit atau perdarahan.

Dari kondisi fisik lainnya seperti payudara dan rambut kemaluan tetap tumbuh seperti remaja lainnya. Memang selain itu tidak ada ciri khusus.

Apa saja tes yang akan dilakukan saat diperiksa dokter?

dideteksi lewat pap smear

Untuk membuat diagnosis bahwa seorang wanita mengalami sindrom MRKH atau tidak, dokter perlu melakukan serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu. Selain bertanya-tanya apda pasien, ada tes-tes lebih serius lagi yang harus dilakukan

Tes darah berfungsi untuk memeriksa kondisi kromosom tubuh, apakah normal atau ada kelainan. Kemudian dilakukan pemindaian ultrasound (USG) atau pemindaian MRI. Pemindaian tersebut digunakan untuk memastikan bahwa memang tidak ditemukan vagina, rahim, dan leher rahim di dalam tubuh seorang wanita.

Apakah wanita yang tidak punya rahim karena sindrom MRKH bisa punya anak?

tes pap smear

Meskipun wanita dengan sindrom MRKH ini tidak bisa hamil karena tidak adanya rahim dan saluran vagina, masih ada peluang memiliki anak dengan reproduksi berbantu di luar rahim. Misalnya dengan surrogate pregnancy bersama seorang ibu pengganti. Pasalnya, kondisi indung telur, yakni organ yang menghasilkan telur atau ovum pada wanita yang tidak punya rahim masih berfungsi dengan baik.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengulik Lebih Dalam Seputar Kelainan Kongenital pada Bayi

Meski baru lahir, cacat bawaan atau kelainan kongenital berisiko terjadi pada bayi. Agar lebih jelas, simak informasi selengkapnya, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 1 Mei 2020 . Waktu baca 11 menit

Mengenal Hypodontia, Kelainan Genetik Saat Sejumlah Gigi Tak Tumbuh

Hypodontia adalah kelainan genetik pada gigi yang berpengaruh besar terhadap kemampuan makan dan berbicara. Inilah ciri, penyebab, dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 30 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Semua Hal Seputar Ruptur Uteri, Komplikasi Saat Melahirkan Karena Rahim Robek

Kelancaran persalinan dan bayi yang sehat merupakan dambaan semua ibu. Sayangnya, kadang ada komplikasi akibat ruptur uteri atau rahim robek. Kok, bisa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 12 Agustus 2019 . Waktu baca 13 menit

DiGeorge Syndrome, Kelainan Genetik yang Menyerang Berbagai Sistem Tubuh

DiGeorge syndrome terjadi akibat hilangnya potongan pada kromosom 22. Kondisi ini dapat menyebabkan cacat jantung, hambatan perkembangan, hingga kematian.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Mei 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

endometriosis adalah, penyakit endometriosis, operasi endometriosis, gejala endometriosis, penyebab endromentriosis, kista endometriosis

Endometriosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
perkembangan janin minggu 10 kehamilan

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 10 Minggu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Porfiria atau porphyria adalah membuat seseorang terlihat pucat pasi dan bertingkah laku bak vampir yang harus menghindari sinar matahari.

Porfiria

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit