home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kok Bisa Ada Wanita yang Tidak Punya Rahim? Kenali Sindrom MRKH yang Langka!

Kok Bisa Ada Wanita yang Tidak Punya Rahim? Kenali Sindrom MRKH yang Langka!

Anda pernah dengar tentang sindrom MRKH? Sindrom yang jarang terjadi ini ditemui pada wanita. Wanita dengan sindrom MRKH memiliki kelainan bawaan lahir yang membuatnya tidak punya rahim (uterus) seperti wanita lainnya. Lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

Apa itu sindrom MRKH?

masalah kesehatan wanita 20an

Sindrom MRKH adalah kepanjangan dari sindrom Mayer Rokitansky Kuster Hauser. Sindrom ini terjadi pada sistem reproduksi seorang wanita. Kondisi ini menyebabkan vagina, leher rahim (serviks), dan rahim tidak berkembang sebagaimana mestinya pada seorang wanita, atau bahkan ada yang tidak ada sama sekali meskipun kondisi alat kelamin dari luarnya terlihat normal. Maka dari itu, wanita yang mengalami sindrom MRKH ini biasanya tidak mengalami menstruasi karena tidak punya rahim.

Satu dari 5.000 wanita bisa mengalami sindrom MRKH. Karena itulah sindrom ini tergolong langka dan jarang sekali ditemui.

Dari segi kromosom atau kondisi genetik, wanita dengan sindrom MRKH memiliki pola kromosom yang normal untuk perempuan (XX, 46) dan kondisi indung telur di dalam tubuhnya juga berfungsi dengan normal.

Ada dua jenis sindrom MRKH. Pada jenis pertama, hanya organ reproduksi yang dipengaruhi oleh sindrom ini. Pada jenis kedua, wanita tersebut juga memiliki kelainan lain pada bagian tubuhnya. Contohnya bentuk atau posisi ginjal tidak normal atau salah satu ginjalnya tidak berkembang sewajarnya. Wanita dengan sindrom MRKH jenis kedua umumnya juga memiliki kelainan pada tulang belakangnya, beberapa mengalami gangguan pendengaran, dan ada juga yang mengalami kecacatan pada organ jantungnya.

Bagaimana bisa seorang wanita tidak punya rahim?

fakta rahim wanita

Sebenarnya penyebab sindrom ini belum diketahui secara pasti. Perubahan gen tertentu ketika bayi masih dalam kandungan diduga kuat sebagai titik terjadinya sindrom ini. Para peneliti juga masih mencari bagaimana perubahan genetik akibat MRKH bisa memengaruhi sistem reproduksi wanita sampai sedemikian rupa.

Yang jelas, kelainan reproduksi sindrom MRKH ini terjadi karena sejak dalam kehamilan awal, saluran Mullerianus yang harusnya terbentuk tidak terbentuk dengan normal. Padahal saluran ini adalah cikal bakal rahim, saluran tuba falopi, leher rahim, dan bagian atas vagina.

Tidak terbentuknya saluran Mullerianus tersebut masih didalami oleh para peneliti. Sekarang ini para peneliti menduga ada kombinasi faktor genetik dan lingkungan dalam kasus ini.

Adakah gejala yang menandai sindrom MRKH?

haid pertama

Bisanya sindrom ini semakin jelas terlihat di usia 15 atau 16 tahun. Pada usia ini anak perempuan pasti bertanya-tanya kenapa belum juga mengalami menstruasi pertamanya. Karena itu, kondisi sindrom MRKH biasanya baru bisa terdiagnosis oleh dokter ketika usia remaja ini skitar 16-18 tahun.

Sebelum itu, biasanya tidak ada ciri-ciri yang mencurigakan atau mengkhawatirkan. Seorang anak perempuan tidak akan merasakan gejala seperti rasa sakit atau perdarahan.

Dari kondisi fisik lainnya seperti payudara dan rambut kemaluan tetap tumbuh seperti remaja lainnya. Memang selain itu tidak ada ciri khusus.

Apa saja tes yang akan dilakukan saat diperiksa dokter?

dideteksi lewat pap smear

Untuk membuat diagnosis bahwa seorang wanita mengalami sindrom MRKH atau tidak, dokter perlu melakukan serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu. Selain bertanya-tanya apda pasien, ada tes-tes lebih serius lagi yang harus dilakukan

Tes darah berfungsi untuk memeriksa kondisi kromosom tubuh, apakah normal atau ada kelainan. Kemudian dilakukan pemindaian ultrasound (USG) atau pemindaian MRI. Pemindaian tersebut digunakan untuk memastikan bahwa memang tidak ditemukan vagina, rahim, dan leher rahim di dalam tubuh seorang wanita.

Apakah wanita yang tidak punya rahim karena sindrom MRKH bisa punya anak?

tes pap smear

Meskipun wanita dengan sindrom MRKH ini tidak bisa hamil karena tidak adanya rahim dan saluran vagina, masih ada peluang memiliki anak dengan reproduksi berbantu di luar rahim. Misalnya dengan surrogate pregnancy bersama seorang ibu pengganti. Pasalnya, kondisi indung telur, yakni organ yang menghasilkan telur atau ovum pada wanita yang tidak punya rahim masih berfungsi dengan baik.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Genetics Home Reference. 2017. Mayer- Rokitansky-Kuster-Hauser Syndrome. [Online] Tersedia pada: https://ghr.nlm.nih.gov/condition/mayer-rokitansky-kuster-hauser-syndrome#genes (Diakses 21 Mei 2018)

MRKH. Tnpa tahun. About MRKH. [Online] Tersedia pada: https://www.mrkh.org.uk/mrkh.html (Diakses 21 Mei 2018)

 


Artikel terkait


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 03/06/2018
x