backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan
Konten

Susah Tidur Saat Haid? Ini Posisi Terbaik untuk Mengurangi Nyeri Haid

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 10/08/2023

Susah Tidur Saat Haid? Ini Posisi Terbaik untuk Mengurangi Nyeri Haid

Nyeri saat periode menstruasi atau haid sering kali membuat Anda kesulitan tidur. Salah satu cara untuk mengatasi susah tidur saat haid adalah mengubah posisi tidur. Seperti apa posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid yang paling direkomendasikan? Simak ulasannya berikut ini.

Bagaimana posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid?

posisi tidur untuk meredakan nyeri saat haid

Sebenarnya, Anda dapat mengatur sendiri bagaimana posisi tidur yang nyaman untuk mengurangi rasa kram atau nyeri haid.

Akan tetapi, posisi tidur yang berbeda memiliki manfaat yang berbeda pula. Begitu juga saat Anda sedang mengalami kondisi kesehatan tertentu.

Mengubah posisi tidur diyakini dapat membantu meredakan gejala atau gangguan menstruasi yang Anda rasakan.

Berikut adalah posisi tidur yang dapat Anda coba untuk membantu mengurangi atau meredakan nyeri haid.

1. Posisi fetal

Posisi tidur saat nyeri haid yang banyak direkomendasikan adalah posisi fetal atau janin karena mempunyai banyak manfaat untuk tubuh.

Caranya adalah seperti meringkuk. Posisikan tubuh Anda secara menyamping, kemudian tekuk kaki. Pastikan lutut Anda sejajar dengan dada.

Ini merupakan posisi yang bagus untuk punggung bagian bawah yang terasa nyeri akibat menstruasi. Pasalnya, tidur pada posisi ini dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang.

Selain itu, posisi tidur fetal mampu melemaskan otot-otot sekitar perut dan bokong serta mengurangi ketegangan dan nyeri sehingga membantu Anda untuk tidur.

2. Telentang dengan bantal di bawah lutut

Anda juga bisa mencoba posisi tidur telentang untuk membantu mengurangi nyeri haid. Posisi tidur ini dapat melindungi tulang belakang sekaligus meredakan nyeri pinggang atau punggung.

Apalagi, posisi tidur telentang menggunakan gravitasi untuk menjaga tubuh tetap sejajar di atas tulang belakang Anda.

Namun, ada pula sebagian orang yang tidur telentang malah merasakan ketegangan pada area punggung dan bokong, sehingga rasa nyeri pun bertambah.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menambahkan bantal di bawah lutut untuk membantu menopang lekuk alami tubuh.

3. Posisi menyamping dengan bantal di paha

Ada banyak pilihan posisi tidur untuk meredakan nyeri haid. Selain dua cara di atas, Anda bisa memilih posisi tidur menyamping, baik ke kiri maupun kanan.

Seperti posisi fetal, tidur menyamping dapat mengurangi nyeri atau kram punggung yang sering terjadi saat periode haid.

Pasalnya, posisi ini dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang. Agar terasa lebih nyaman, Anda juga bisa menaruh bantal di antara kedua paha Anda.

4. Child’s pose

Bukan cuma menjadi gerakan yoga untuk mengurangi nyeri haid, child’s pose juga bisa Anda terapkan sebagai posisi tidur nyaman saat periode menstruasi datang.

Child’s pose digambarkan sebagai tidur dengan posisi seperti sujud, tetapi dengan posisi dada hingga menyentuh paha Anda. Bayi sering mempraktikkan posisi ini saat ia tertidur.

Child’s pose diyakini dapat merilekskan punggung yang kerap terasa nyeri dan meredakan sakit kepala yang sering muncul saat haid. Posisi ini juga diyakini dapat menenangkan pikiran.

Hindari posisi tidur tengkurap saat haid

Apabila Anda tidur dalam posisi tengkurap saat menstruasi, tekanan pada otot perut dan rahim akan semakin besar. Hal ini menambah ketegangan serta rasa nyeri. Posisi tidur tengkurap juga dapat menyebabkan sakit pada area leher dan punggung.

Mengapa jadi susah tidur saat haid?

posisi tidur untuk meredakan nyeri saat haid

Masalah tidur sering terjadi sebelum dan saat haid karena faktor perubahan hormon serta ketidaknyamanan fisik yang Anda alami.

Melansir Sleep Foundation, peningkatan kadar progesteron sekitar seminggu sebelum menstruasi menyebabkan peningkatkan suhu tubuh yang sering kali menimbulkan gangguan tidur.

Pada waktu yang sama, berbagai gejala premenstrual syndrome (PMS) yang Anda alami juga membuat Anda kurang nyaman, sehingga sering kali mengalami susah tidur.

Ketidaknyamanan dan susah tidur ini sering kali terus berlanjut hingga periode menstruasi datang karena kram atau nyeri haid yang Anda rasakan.

Ironisnya, kurang tidur akibat perubahan tubuh saat haid ini justru dapat memengaruhi siklus menstruasi serta meningkatkan kepekaan Anda terhadap rasa nyeri.

Bukan cuma rasa nyeri, berbagai gejala, masalah, atau ketidaknyamanan saat haid lainnya juga terkadang membuat Anda lebih sulit untuk mendapatkan tidur yang nyenyak, misalnya:

  • perasaan cemas dan stres,
  • kram perut,
  • sakit kepala,
  • nyeri pinggang atau punggung,
  • nyeri pada payudara,
  • darah menstruasi berlebihan, serta
  • haid tidak teratur.

Maka dari itu, Anda juga bisa melakukan hal seperti menyesuaikan posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid yang menjadi penyebab susah tidur.

Selain posisi tidur, beberapa hal ini juga membantu mengurangi nyeri haid

mandi air hangat

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu agar tidur terasa lebih nyenyak saat haid, seperti berikut ini.

  • Atur suhu kamar tidur menjadi lebih sejuk. Suhu kamar yang sejuk membantu menurunkan suhu tubuh yang panas saat haid.
  • Mandi dengan air hangat saat haid sebelum tidur. Air hangat bisa membuat otot-otot yang tegang termasuk otot perut, jadi lebih rileks.
  • Gunakan bantal tambahan untuk menambah kenyamanan serta luangkan beberapa menit untuk mengompres perut dengan air hangat.
  • Minum obat pereda nyeri yang seperti paracetamol dan ibuprofen.

Konsultasikan kepada dokter jika nyeri haid dan gangguan tidur yang Anda alami sudah sangat parah. Dokter akan membantu mencari perawatan yang tepat untuk Anda.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Ihda Fadila · Tanggal diperbarui 10/08/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan