Berbagai Pertimbangan Sebelum Memakai Menstrual Cup

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kampanye untuk memakai menstrual cup semakin meningkat saat ini. Pengganti pembalut ini dinilai lebih ramah lingkungan karena bisa dicuci dan digunakan ulang sehingga dapat mengurangi sampah pembalut. Tetapi tidak sedikit wanita yang menyangsikan keamanan menstrual cup bagi kesehatan vagina mereka. 

Menstrual cup aman dipakai, asalkan…

Keamanan menstrual cup

Menstrual cup adalah alat berbentuk cup atau cangkir yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah haid. Cup ini umumnya berbentuk seperti lonceng yang terbuat dari silikon standar medis, karet lateks, atau elastomer. 

Akhir-akhir ini banyak kampanye yang mendorong perempuan untuk beralih dari pembalut lalu menggunakan menstrual cup. Sebab penggunaan menstrual cup dipercaya dapat membantu mengurangi sampah jika dibandingkan dengan pembalut sekali pakai.

Dalam pertimbangan medis, menstrual cup aman digunakan dan minim efek samping. Cup dari bahan yang fleksibel ini bisa menampung darah menstruasi kurang lebih sama efektifnya dengan pembalut sekali pakai.

Sama seperti menggunakan pembalut sekali pakai, ada yang lebih nyaman menggunakan pembalut tipis, lebih panjang, bersayap, atau banyak macam lainnya. Maka pilihlah menstrual cup dengan bahan dan ukuran yang sesuai kebutuhan serta terasa nyaman.

Penggunaan menstrual cup yang aman harus mengikuti aturan pakai sesuai dengan jenis yang digunakan, misalnya berapa lama harus dikosongkan dan cara membersihkannya

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah risiko kesehatan dari penggunaan cangkir menstruasi ini. Namun kondisi ini sebenarnya jarang terjadi. Beberapa risiko kesehatan yang dimaksud adalah:

1. Alergi (1% kasus). Kondisi alergi sebenarnya bisa juga terjadi pada penggunaan pembalut sekali pakai ataupun pembalut kain. Maka pilihlah menstrual cup dari bahan yang tidak membuat alergi.

2. Toxic shock syndrome (2-3 kasus per 100.000). Risiko ini sangat kecil dan semakin berkurang jika kita memperhatikan kebersihan saat memakai dan melepas menstrual cup.

3. Kesulitan melepas hingga perlu ke dokter (5%).

4. Posisi IUD (spiral) berubah setelah pemakaian menstrual cup (4%).

5. Gangguan berkemih/buang air kecil dan hidronefrosis (sangat jarang).

6. Memiliki kelainan pada organ reproduksi 1-3%.

Selain itu, penting untuk dicatat bahwa penggunaan menstrual cup tidak meningkatkan risiko terjadinya infeksi menular seksual ataupun infeksi genital.

Apakah saya cocok menggunakan alat menstruasi ini?

Keamanan menstrual cup

Sebuah studi di jurnal medis The Lancet tahun 2019 menunjukkan bahwa 72% perempuan yang mencoba menggunakan menstrual cup memutuskan untuk melanjutkan penggunaannya. 

Di Indonesia, cara penggunaan menstrual cup yang belum lazim menjadi salah satu yang sering diperbincangkan. Menstrual cup dipakai dengan cara memasukkan cup tersebut ke dalam vagina. Oleh karena itu, saya menilai pengganti pembalut ini tidak bisa digunakan bagi perempuan yang belum pernah berhubungan seksual.

Selain itu pengalaman pertama menggunakan alat ini juga mungkin menyebabkan rasa tidak nyaman. Tapi, kondisi itu akan hilang seiring dengan semakin seringnya penggunaan alias akan terbiasa dengan sendirinya.

Jika belum yakin, sebaiknya konsultasikan pada dokter agar diperiksa apakah ada penyakit yang mendasari atau harus diobati terlebih dahulu. Sebab ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda  untuk konsultasi ke dokter sebelum menggunakan menstrual cup.

  1. Perempuan yang sering mengalami pendarahan, flek terus menerus, atau keluar flek saat berhubungan seksual.
  2. Perempuan yang memiliki masalah infeksi, misalnya keputihan berulang.

Sesuaikan penggunaan alat ini dengan kebutuhan, gaya hidup, kenyamanan, dan budaya. Jangan menjadikan penggunaan menstrual cup  sebagai kewajiban hanya karena ingin mengikuti tren. Jika tidak nyaman, jangan dipaksakan.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Darrell Fernando, SpOG

Berbagai Pertimbangan Sebelum Memakai Menstrual Cup

Menstrual cup adalah cup eleastis yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah haid. Perhatikan hal ini sebelum memakainya.

Ditulis oleh: dr. Darrell Fernando, SpOG
menstrual cup atau pembalut
Kesehatan Wanita, Menstruasi 9 Februari 2021

Mengapa Wanita Perlu Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi?

Pemeriksaan kesehatan reproduksi penting dilakukan secara rutin apalagi mengingat sejumlah penyakit yang lebih rentan menyerang perempuan.

Ditulis oleh: dr. Darrell Fernando, SpOG
pemeriksaan kesehatan wanita

Yang juga perlu Anda baca

Tak Kunjung Menstruasi Setelah Melahirkan, Apakah Normal?

Waktu ibu mendapatkan menstruasi pertama setelah melahirkan mungkin akan berbeda-beda. Kapan normalnya menstruasi setelah melahirkan terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Perawatan Ibu, Perawatan Setelah Persalinan, Kehamilan 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Jenis Olahraga yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Menstruasi

Rutin olahraga saat menstruasi dapat meredakan berbagai gejala PMS yang menyengsarakan. Tapi tak semua olahraga baik dilakukan saat sedang haid.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kesehatan Wanita, Menstruasi 1 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Haid Setelah Melahirkan: Berbagai Hal Penting yang Perlu Ibu Tahu

Haid setelah ibu melahirkan bisa berbeda dengan sebelum kehamilan. Lantas, kapan haid setelah melahirkan dan bagaimana siklus menstruasi seharusnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Telat Haid

Telat haid atau datang bulan adalah kondisi yang terjadi ketika Anda melewatkan satu atau lebih siklus menstruasi. Cari tahu penyebabnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Wanita, Menstruasi 27 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
warna darah haid

Apakah Warna Darah Haid Anda Normal? Cek di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
membersihkan menstrual cup

Menstrual Cup: Seperti Ini Cara Membersihkan dan Menyimpannya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
berhubungan saat haid

Sebelum Melakukannya, Perhatikan 3 Risiko Berhubungan Seks Saat Haid

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit