Hati-hati, Kebanyakan Minum Alkohol Bisa Bikin Gejala PMS Makin Parah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 2 Juni 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sebagian besar wanita mengalami PMS atau premenstrual syndrome. Kondisi ini bikin Anda tidak nyaman untuk melakukan aktivitas. Bahkan, tidur untuk melupakan rasa sakitnya sejenak pun cukup sulit. Selain karena perubahan hormon tubuh dan stres, ternyata makin parah terjadi pada wanita yang minum alkohol terlalu banyak. Bagaimana bisa alkohol memicu terjadinya PMS dan menyebabkan gejala PMS makin parah? Berikut ulasannya.

Apa saja gejala PMS?

PMS cukup sering terjadi pada wanita menjelang datang bulan. Kondisi ini terjadi akibat adanya perubahan hormon yang naik turun, perubahan zat kimia pada otak, dan stres. Saat haid, gejala PMS yang bisa Anda rasakan beragam. Beberapa gejala PMS tersebut meliputi:

  • Suasana hati mudah berubah dan lebih cepat marah atau menangis
  • Susah tidur (insomnia)
  • Susah konsentrasi
  • Nafsu makan berubah; mengidam suatu makanan
  • Nyeri sendi atau otot dan perut
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Perut kembung
  • Tumbuh jerawat
  • Sembelit atau diare
  • Payudara menjadi sensitif

Kebanyakan minum alkohol bisa bikin gejala PMS makin parah

Menstruasi yang wajar memang bisa menimbulkan rasa sakit pada perut dan perubahan suasana, tapi tidak seburuk PMS. Anda pasti sudah membayangkan bagaimana rasanya. Nah, kondisi ini bisa ternyata bisa bertambah buruk pada wanita yang minum alkohol terlalu banyak.

Dilansir dari WebMD, sebuah penelitian di Universitas Santiago de Compostela menunjukkan bahwa sekitar 11 persen kasus PMS yang parah kemungkinan dipicu juga oleh asupan alkohol berlebihan.

“Alkohol dapat mengubah tingkat hormon seks steroid yang menyebabkan PMS. Selain itu, alkohol juga memengaruhi zat kimia pada otak, salah satunya serotonin yang berdampak juga pada PMS”, ungkap dr. Mitchel Kramer, spesialis kandungan di Huntington Hospital, di New York.

PMS sebenarnya bisa dicegah sekaligus dikurangi keparahan gejalanya. Dari penelitian tersebut, ahli kesehatan dan peneliti sepakat bahwa untuk meringankan sekaligus mencegah terjadinya PMS, wanita harus mengurangi kebiasaan minum alkohol.

Bagi wanita, batas aman minum alkohol adalah 2-3 kali minum alkohol dalam seminggu, dengan takaran yang tidak lebih dari satu gelas bir atau 25-50 ml minuman keras seperti tequila, wine, sake, rum, vodka, dan soju.

Gaya hidup sehat bantu Anda mencegah sekaligus mengurangi gejala PMS

kebiasaan hidup sehat

Mencegah dan mengurangi gejala PMS sebenarnya bukan hanya mengurangi kebiasaan minum alkohol saja. Anda dapat menerapkan gaya hidup sehat agar menstruasi Anda menjadi lebih baik. Baik itu siklusnya dan gejala-gejala yang ditimbulkan.

Mulailah untuk memerhatikan asupan makanan dan minuman yang Anda konsumi. Perbanyak buah dan sayur serta makanan kaya zat besi lainnya yang berpotensi meringankan gejala PMS. Anda bisa mendapatkan nutrisi ini dengan mudah dari daging sapi, hati ayam, telur, susu, bayam, dan tahu. Hindari makanan yang mengandung tinggi gula, lemak, dan garam.

Berhenti merokok bukan hanya membuat haid Anda lebih baik saja. Secara keseluruhan, berhenti merokok menurunkan risiko Anda terkena penyakit jantung dan penyakit saluran pernapasan. Kemudian, pastikan juga tubuh Anda selalu aktif, misalnya rutin olahraga. Ini bisa menghindari Anda dari stres yang bisa memicu PMS.

Jangan lupa untuk melakukan konsultasi kepada dokter bila gejala PMS makin parah dan membuat Anda sangat tidak nyaman. Tanyakan juga apakah Anda membutuhkan suplemen tambahan atau tidak.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Masalah gigi berlubang bisa menimbulkan rasa sakit yang tak tertahankan. Coba atasi sakit gigi berlubang dengan obat alami ini!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kapan Bisa Hamil Setelah Berhenti KB?

Kapan bisa hamil setelah berhenti KB tergantung dari jenis KB yang Anda gunakan. Temukan informasi lengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susah ambil darah

Kenapa Beberapa Orang Bisa Sulit Diambil Darahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mempercepat haid

5 Cara Aman Supaya Haid Selesai Lebih Cepat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit