Penyebab dan Faktor Risiko Batu Ginjal Berdasarkan Jenisnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/08/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Kebanyakan kasus batu ginjal tidak memiliki penyebab yang pasti. Namun, batu ginjal memiliki beberapa jenis yang bisa menjadi petunjuk mengapa batu bisa terbentuk. Bahkan, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. 

Yuk, kenali bagaimana batu ginjal dapat terbentuk dan mengapa bisa membuat seseorang merasakan sakit yang begitu parah. 

Penyebab batu ginjal 

Batu ginjal adalah endapan yang terbentuk ketika kandungan mineral pembentuk kristal dalam urine lebih banyak dibandingkan cairan pengencer. Sementara itu, urine juga kekurangan zat yang dapat mencegah menempelnya kristal, sehingga mendukung pembentukan batu ginjal. 

Sayangnya, Anda bisa saja memiliki masalah ginjal ini selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya karena gejala batu ginjal sering tidak terlihat. Oleh sebab itu, mengenali apa saja penyebab penyakit ini berdasarkan jenisnya ternyata juga penting. 

1. Batu kalsium

batu ginjal dan batu empedu

Salah satu jenis batu yang menjadi penyebab seseorang mengalami batu ginjal adalah batu kalsium dan termasuk jenis yang cukup umum. Batu kalsium dapat terbentuk akibat terlalu banyak kalsium oksalat dalam urine. 

Kalsium oksalat adalah senyawa alami yang biasa ditemukan dalam buah dan sayuran tertentu. Oksalat juga biasa ada di kacang-kacangan dan cokelat. Jika urine terlalu banyak mengandung oksalat daripada cairannya, hal ini bisa membentuk batu ginjal. 

Sebagai contoh, ada sebuah isu yang mengatakan bahwa makan terlalu banyak bayam dapat menjadi penyebab sakit ginjal. Hal ini dikarenakan bayam mengandung kalsium oksalat. Namun, makan satu porsi bayam tidak akan langsung membentuk batu ginjal. 

Hal ini dikarenakan dalam 100 gram sayur bayam, ada 0,97 gram kalsium oksalat. Sementara itu, oksalat yang dapat menyebabkan penyakit ini hingga menyebabkan kematian pada manusia adalah 5 gram. 

Oleh sebab itu, selama Anda tidak mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung oksalat, tidak membahayakan tubuh. Namun, tidak ada salahnya untuk membatasi makanan seperti bayam karena bisa menimbulkan jenis penyakit ginjal lainnya. 

2. Batu struvit

Selain kalsium, batu struvit juga bisa menjadi penyebab dari penyakit batu ginjal. Ginjal memang tidak memproduksi struvit, melainkan bakteri yang membuatnya. Namun, tidak semua bakteri dapat membuat struvit, hanya beberapa bakteri yang biasanya berasal dari tanah. 

Jika Anda penggemar makanan mentah, mungkin perlu berhati-hati karena ada beberapa diantaranya yang mengandung bakteri pembentuk struvit. Bagaimana bisa terjadi?

Makanan yang tidak dimasak dengan matang kemungkinan masih mengandung bakteri. Bakteri tersebut bisa masuk ke saluran kemih, terutama pada wanita karena uretranya lebih pendek. 

Urine yang telah terisi dengan urea ternyata bisa dipecah menjadi amonia akibat adanya bakteri tanah yang masuk saluran kemih. Hal ini yang ternyata bisa membentuk batu struvit. 

Infeksi saluran kemih pun tidak dapat dihindari karena merupakan respons tubuh dari keberadaan bakteri. Bahkan, bakteri yang menghasilkan struvit juga dapat menginfeksi batu kalsium dan menciptakan batu campuran. 

3. Batu asam urat

batu ginjal

Jenis yang satu ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita. Batu asam urat terbentuk ketika kadar asam urat dalam urine terlalu tinggi atau pH urine terlalu asam (di bawah 5,5). 

Sebagai salah satu penyebab dari penyakit batu ginjal, ada beberapa hal yang meningkatkan tingkat keasaman urine hingga membentuk batu asam urat. Salah satunya adalah konsumsi makanan yang mengandung purin terlalu banyak. 

Purin dapat ditemukan pada protein hewani, seperti daging sapi, unggas, babi, dan ikan. Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut, asam urat dapat menumpuk di urine. Akibatnya, penumpukan asam urat pun terjadi dan membentuk batu atau tercampur dengan kalsium. 

Selain diet tinggi protein dan purin, ada beberapa faktor lainnya yang membuat seseorang berisiko mengembangkan batu asam urat, yaitu: 

  • riwayat penyakit asam urat (encok) dalam keluarga,
  • penderita diabetes dan obesitas, serta
  • pernah menjalani kemoterapi.

4. Batu sistin

Batu sistin adalah jenis batu yang terbentuk dari bahan kimia yang disebut sistin dan dihasilkan dari kondisi bernama sistinuria. Dilansir dari Cleveland Clinic, sistinuria adalah kondisi bawaan yang menyebabkan sistin kimia, yaitu asam amino dalam tubuh, menumpuk di urine. 

Penumpukan sistin di dalam urine ini akhirnya bisa menjadi penyebab batu ginjal terbentuk. Berbeda dengan ketiga jenis sebelumnya, batu sistin hanya dapat terjadi pada orang yang memiliki anggota keluarga yang menderita sistinuria. 

Faktor risiko sakit batu ginjal

Keempat jenis di atas sebenarnya memperlihatkan bahwa ada kondisi lainnya yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu, yaitu sebagai berikut.

1. Riwayat penyakit dalam keluarga

Penyakit ini akan lebih mudah terjadi saat Anda memiliki riwayat keluarga serupa. Biasanya, Anda juga bisa mengalami kondisi ini jika ada orang tua atau saudara kandung yang memiliki  kondisi batu ginjal.

Selain itu, jika pernah mengalami batu ginjal satu atau dua kali, tentu hal ini yang bisa menjadi penyebab mengapa Anda lebih berisiko.

2. Tubuh kekurangan cairan

dehidrasi saat puasa

Penyebab lainnya mengapa Anda lebih berisiko adalah tubuh kekurangan cairan. Setiap orang perlu memenuhi kebutuhan cairan harian mereka, terutama bagi mereka yang mudah berkeringat. 

Jika hal ini terjadi pada Anda, cairan urine yang dikeluarkan akan lebih sedikit dibandingkan biasanya. Akibatnya, senyawa kimia yang seharusnya dikeluarkan lewat urine justru menumpuk dan membentuk batu ginjal. 

3. Menjalani pola makan atau minum tertentu

Siapa sangka, melakukan pola makan atau minum (diet) yang selama ini Anda pikir akan menyehatkan, malah bisa menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko batu ginjal?

Contohnya konsumsi terlalu banyak makanan tinggi garam dan natrium yang bisa menjadi penyebab batu ginjal. Diet tinggi garam dapat memperbanyak jumlah kalsium yang harus diolah oleh ginjal. Akibatnya, kalsium yang berlebih ini berisiko menciptakan batu ginjal yang dapat menyumbat saluran kemih Anda. 

Selain itu, sering minum minuman bersoda ternyata juga bisa membentuk batu ginjal. Dibandingkan dengan air putih yang mudah diproses oleh ginjal, minuman bersoda mengandung senyawa tambahan yang membuat kerja ginjal lebih berat. 

Fruktosa (pemanis buatan) dan asam fosfat adalah dua senyawa dari sekian banyak zat tambahan yang dapat membentuk gumpalan batuan kalsium. Jika hal ini terjadi, batuan kalsium dapat menimbulkan masalah pada saluran kencing Anda. 

4. Masalah pencernaan tertentu

Bagi Anda yang tengah mengalami masalah pencernaan, seperti diare, mungkin perlu berhati-hati. Pasalnya, diare bisa menjadi penyebab seseorang lebih berisiko terkena penyakit ini. 

Pada saat seseorang mengalami diare, tubuh akan kehilangan sejumlah cairan dari tubuh dan menurunkan volume air kencing. Selain itu, tubuh Anda juga akan menyerap kalsium oksalat terlalu banyak dari usus, sehingga membuang oksalat lebih banyak dalam urine.

5. Penggunaan obat tertentu

Pada dasarnya, sesuatu yang berlebihan tentu tidak bagi kesehatan tubuh, termasuk konsumsi obat dan suplemen. Beberapa obat dan suplemen kalsium dan vitamin C ternyata bisa meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. 

Maka dari itu, usahakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum memakai obat atau suplemen tertentu. Pasalnya, zat yang ada di dalam obat bisa memengaruhi proses pembentukan batu ginjal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Batu Kandung Kemih

Batu kandung kemih terbentuk akibat penumpukan kristal mineral urine di dalam kandung kemih. Pelajari penyebab, gejala, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Batu Saluran Kemih

Batu saluran kemih adalah batu ginjal yang bergerak hingga ke saluran kemih. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri. Cari tahu gejala, sebab, dan obat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
infeksi ginjal atau pielonefritis

Pielonefritis (Infeksi Ginjal)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 8 menit
gejala infeksi ginjal

Perhatikan! Ini Beberapa Gejala Infeksi Ginjal yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit