Setiap detik, ginjal dan paru-paru terus bekerja untuk menjaga keseimbangan pH tubuh sehingga semua organ dapat bekerja dengan baik. Ketika keseimbangan pH tubuh terganggu, Anda akan lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan.
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None
Setiap detik, ginjal dan paru-paru terus bekerja untuk menjaga keseimbangan pH tubuh sehingga semua organ dapat bekerja dengan baik. Ketika keseimbangan pH tubuh terganggu, Anda akan lebih rentan mengalami berbagai masalah kesehatan.
pH (potential hydrogen) adalah derajat untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan.
Dalam kaitannya dengan fungsi tubuh, pH tubuh menjadi tolok ukur keseimbangan kadar asam dan basa darah serta cairan tubuh lainnya.
Nilai pH berkisar antara 0 sampai 14. Nilai pH kurang dari 7 tergolong asam, lebih dari 7 merupakan basa, dan pH 7 bersifat netral.
Makin rendah pH suatu larutan, makin kuat sifat asamnya. Makin tinggi nilai pH, makin kuat sifat basanya.
Setiap naik satu tingkat, nilai pH menjadi 10 kali lipat dari yang selanjutnya. Sebagai gambaran, pH 5 kekuatannya 10 kali lebih asam dari pH 6. Begitu pun dengan pH 12 yang 10 kali lebih basa dari pH 11.
Pada kondisi normal (tanpa adanya penyakit), pH tubuh yang ideal berkisar antara 7,35 sampai 7,45.
Paru-paru dan ginjal menjaga keseimbangan pH dengan mengatur kadar bikarbonat. Senyawa ini menjadi penyeimbang ketika nilai pH mulai berubah.
Anda bisa menguji kadar pH secara mandiri dengan menggunakan selembar kertas lakmus.
Teteskan air liur atau urine Anda di kertas lakmus pada pagi hari sebelum makan atau minum apapun. Warna kertas akan berubah tergantung kadar pH-nya.
Secara umum, warna merah menunjukkan pH 2, ungu menunjukkan pH 4, ungu menunjukkan pH 6, biru menunjukkan pH 8, biru kehijauan menunjukkan pH 10, dan hijau kekuningan menunjukkan pH 12.
NIlai pH tubuh harus selalu berada pada rentang yang ideal.
Jika pH tubuh terlalu asam atau terlalu basa, hal ini memengaruhi metabolisme dan fungsi organ tubuh. Ini karena organ-organ tubuh hanya bisa berfungsi pada kondisi pH tertentu.
pH tubuh terlalu asam bila penyimpanan dan produksi asam terlalu banyak atau tidak ada cukup cairan untuk menyeimbangkannya. Kondisi ini bisa menyebabkan asidosis yang ditandai dengan:
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan turunnya pH tubuh antara lain:
Sebagian besar kasus asidosis tidak berbahaya. Akan tetapi, dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat membahayakan nyawa. Terlebih lagi jika tubuh sudah memasuki fase ketoasidosis.
Sedikit saja nilai pH tubuh mengalami kenaikan, sifat darah akan cenderung lebih basa. Ini lantas mengganggu keseimbangan kalium dalam tubuh dan darah.
Kondisi tubuh yang basa dikenal sebagai alkalosis. Gejala yang timbul akibat alkalosis dapat bervariasi. Dalam jangka pendek, pH cairan tubuh yang terlalu basa dapat menyebabkan:
Tanpa penanganan yang tepat, alkalosis dapat menyebabkan pusing, gangguan irama jantung (aritmia), kesulitan bernapas, dan kebingungan.
Kondisi tubuh yang terlalu basa juga bisa membuat seseorang mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma.
Sementara itu, melansir laman Mount Sinai, nilai pH tubuh yang basa berkaitan dengan sejumlah kondisi kesehatan berupa:
Apabila Anda mengalami gejala gangguan keseimbangan pH, segeralah berkonsultasi kepada dokter. Dokter dapat memeriksa pH Anda secara akurat melalui serangkaian tes.
Asidosis yang berkaitan dengan sistem pernapasan (respiratorik) dapat terdiagnosis lewat rontgen dada atau tes fungsi paru.
Jika Anda mengalami tanda-tanda asidosis metabolik, dokter akan melakukan tes urine.
Sementara untuk mendiagnosis alkalosis, dokter biasanya melakukan tes urine, panel metabolik dasar, dan analisis gas darah pada pembuluh arteri.
Hasil pemeriksaan akan membantu menentukan perawatan yang Anda perlukan.
Pertama-tama, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan apakah Anda mengalami asidosis atau alkalosis.
Dokter juga akan mencari tahu kondisi medis yang menjadi penyebab perubahan pH tubuh.
Setelah itu, barulah dokter dapat memberikan penanganan lebih lanjut. Berikut adalah penanganan untuk asidosis.
Sementara itu, di bawah ini adalah langkah penanganan untuk alkalosis.
Langkah paling sederhana untuk memelihara keseimbangan pH yakni dengan menjaga kesehatan paru-paru dengan ginjal, caranya seperti berikut.
Nilai pH tubuh berpengaruh besar bagi kesehatan tubuh. Tubuh sebenarnya punya mekanisme tersendiri untuk menjaga keseimbangan pH-nya, tapi ada sejumlah kondisi yang bisa mengganggu keseimbangan ini.
Jika Anda mengalami gejala asidosis dan alkalosis, segeralah berkonsultasi kepada dokter. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu menentukan penyebab dan cara mengatasinya.
Disclaimer
Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.
Tanya Dokter
Punya pertanyaan kesehatan?
Silakan login atau daftar untuk bertanya pada para dokter/pakar kami mengenai masalah Anda.
Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar