home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Ragam Obat yang Efektif Atasi Radang Amandel, dari Alami Hingga Medis

Ragam Obat yang Efektif Atasi Radang Amandel, dari Alami Hingga Medis

Radang amandel (tonsilitis) adalah penyakit yang ditandai dengan pembengkakan pada amandel. Tonsilitis biasanya disebabkan oleh infeksi dari bakteri atau virus. Mengatasi penyakit ini tidak selalu harus melalui operasi pengangkatan amandel. Masih ada sejumlah cara baik melalui obat medis maupun secara alami yang bisa dicoba untuk mengobati peradangan pada amandel.

Obat medis untuk mengatasi amandel

paracetamol mengandung virus

Amandel atau tonsil merupakan bagian dari garis depan sistem pertahanan tubuh. Amandel menghalau serangan penyakit yang masuk melalui rongga mulut.

Meski begitu, hal ini jugalah yang menyebabkan amandel lebih rentan mengalami infeksi dari virus dan bakteri.

Amandel yang bengkak bisa menyebabkan berbagai gejala yang mengganggu mulai dari tenggorokan yang sakit saat menelan, gangguan tidur, dan kesulitan bernapas.

Oleh karena itu, pengobatan untuk radang amandel perlu segera dilakukan.

Berikut adalah jenis obat amandel bengkak yang umum digunakan.

1. Antibiotik

Untuk meresepkan obat amandel yang tepat, dokter perlu memastikan terlebih dahulu penyebab dari radang amandel yang Anda alami.

Bila radang amandel disebabkan oleh infeksi bakteri, maka jenis obat yang diperlukan adalah antibiotik.

Jenis antibiotik yang paling sering digunakan sebagai obat radang amandel adalah penisilin.

Antibiotik perlu dikonsumsi selama 10 hari, tapi jika Anda menunjukkan tanda-tanda alergi, dokter dapat memberikan jenis antibiotik untuk radang tenggorokan lainnya sebagai alternatif.

Antibiotik harus dikonsumsi hingga habis untuk mencegah resistensi bakteri dan komplikasi.

Salah satu jenis komplikasi yang dapat terjadi akibat konsumsi antibiotik yang keliru adalah penyakit demam rematik.

Penyakit ini menyebabkan peradangan pada hati, sistem saraf, sendi, dan kulit akibat infeksi bakteri.

2. Ibuprofen dan paracetamol

Anda tidak perlu mengonsumsi antibiotik bila radang amandel disebabkan oleh virus.

Untuk meringankan rasa sakit yang muncul akibat amandel bengkak, Anda bisa minum obat pereda nyeri, seperti paracetamol dan ibuprofen.

Tak hanya meredakan nyeri, ibuprofen merupakan obat golongan NSAID yang juga berfungsi sebagai antiradang. Kedua jenis obat ini bisa didapatkan langsung dengan atau tanpa resep dokter.

Namun, jika Anda ingin membeli obat amandel di apotek tanpa resep dokter pastikan bahwa Anda mengetahui betul manfaat dan efek samping obat.

Paracetamol ditujukan untuk menghilangkan rasa sakit ringan atau sedang dan meredakan demam. Obat ini cenderung aman diminum oleh anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Paracetamol biasanya tidak akan menimbulkan efek samping apa pun jika diminum sesuai aturan.

Efek pereda nyeri dari ibuprofen lebih kuat dibandingkan paracetamol. Ibuprofen bekerja mengurangi hormon penyebab rasa sakit dan pembengkakan di tubuh.

Oleh karena itu, obat ini tidak disarankan diminum oleh ibu hamil dan menyusui yang mengalami radang amandel. Terkecuali jika dokter yang meresepkannya.

Selain paracetamol dan ibuprofen, aspirin juga umum digunakan untuk mengatasi nyeri.

Akan tetapi, aspirin tidak boleh diberikan pada anak-anak karena dapat mengakibatkan sindrom Reye (pembengkakan pada otak).

Obat alami untuk radang amandel

cara mengatasi nyeri haid

Sebelum menggunakan bahan-bahan tertentu untuk mengobati peradangan pada amandel, Anda dapat mencoba beberapa langkah untuk meredakan radang dan nyeri pada tenggorokan.

American Academy of Otolaryngology, merekomendasikan beberapa cara alami ini untuk mengobati radang amandel:

  • Menjaga kecukupan asupan cairan.
  • Beristirahat dengan cukup.
  • Mengonsumsi makanan bertekstur lembut yang mudah dikunyah dan ditelan.
  • Menghindari kebiasaan merokok, paparan asap rokok, atau zat lain yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, serta.
  • Menghindari konsumsi makanan dan minuman asam.

Anjuran Makanan dan Pantangan Saat Amandel Membengkak

Apabila langkah-langkah tersebut tidak cukup efektif, berikut adalah beberapa obat alami yang dapat Anda gunakan untuk meredakan peradangan akibat amandel yang membengkak.

1. Air garam

Cara alami yang paling sederhana untuk mengobati peradangan amandel adalah dengan cara berkumur menggunakan air garam hangat.

Air hangat memiliki efek melegakan sakit tenggorokan sedangkan garam bertindak sebagai antiseptik alami yang membantu mengurangi peradangan dengan membunuh virus dan bakteri.

Caranya cukup dengan mencampurkan setengah sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat.

Selanjutnya, berkumurlah dengan larutan tersebut selama beberapa detik dan pastikan bahwa air garam mencapai amandel yang meradang.

Pastikan pula tidak ada air garam yang tertelan saat Anda berkumur. Setelah itu, Anda dapat berkumur dengan air biasa hingga rasa asin hilang.

2. Teh hangat dan madu

Madu memiliki senyawa antibakteri kuat yang bermanfaat untuk melawan infeksi pada radang amandel.

Sementara minuman hangat seperti teh bisa mengurangi rasa nyeri akibat amandel yang membengkak.

Teh jahe dan teh adas adalah dua contoh teh dengan kandungan senyawa antiradang tertinggi yang dapat memberikan manfaat ini.

Kombinasi teh hangat dan madu dapat menjadi obat alami yang membuat tenggorokan Anda terasa lebih nyaman sekaligus menghalau infeksi.

Campurkan satu sendok teh madu ke dalam secangkir teh jahe. Setelah itu, aduk hingga madu larut seluruhnya.

Anda dapat meminumnya secara rutin setiap hari saat amandel terasa nyeri, tapi ingatlah untuk tidak mengonsumsinya dalam kondisi panas.

Selain itu, Anda bisa langsung mengonsumsi madu tanpa tambahan apa pun atau menambahkannya ke dalam secangkir teh.

Meski bukan obat yang langsung menyembuhkan, madu membantu meringankan gejala yang muncul akibat amandel yang membengkak.

3. Air perasan lemon dan madu

Khasiat lemon untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Lemon memiliki sifat anti-virus, anti-bakteri, dan anti-inflamasi sehingga ampuh melawan infeksi dan peradangan.

Selain itu, kandungan vitamin C di dalamnya mampu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi.

Sebagai obat alami untuk radang amandel, Anda bisa menggunakan perasan air lemon (1 buah), sedikit garam, dan satu sendok teh madu ke dalam segelas air hangat.

Aduk sampai tercampur semua, lalu minum secara perlahan. Lakukan rutinitas ini dua kali dalam sehari untuk mempercepat penyembuhan.

4. Pelega tenggorokan

Beberapa jenis permen pelega tenggorokan memiliki kandungan khusus yang dapat melegakan nyeri pada tenggorokan akibat peradangan amandel.

Ada pula pelega tenggorokan yang dibuat dari bahan-bahan mengandung senyawa antiradang, misalnya akar manis yang lebih dikenal dengan sebutan licorice.

Pelega tenggorokan mengandung akar licorice memiliki senyawa antiradang kuat yang dapat meredakan peradangan serta pembengkakan pada amandel dan tenggorokan.

Namun, pelega tenggorokan sebaiknya tidak diberikan pada anak-anak sebagai obat radang amandel karena berisiko membuat anak tersedak.

Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan obat radang amandel berbentuk semprotan dengan anjuran dokter.

mengobati kanker dengan bawang putih dan jahe

5. Bawang putih

Sebagai salah satu obat alami yang sudah digunakan selama ribuan tahun, bawang putih dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bahan alami ini kaya akan kandungan senyawa antioksidan, antibakteri dan antiviral sehingga efektif untuk melawan virus akibat pilek, flu, dan peradangan amandel.

Salah satu cara menggunakan bawang putih sebagai obat alami radang amandel adalah dengan memakannya secara utuh.

Namun, jika Anda tidak tahan dengan aroma dan rasa yang menyengat dari bawang putih, Anda bisa mencampurkannya dengan teh herbal.

Cara membuat obat amandel bengkak dari bawang putih adalah dengan merebus dua siung bawang putih yang sudah dipotong kecil-kecil selama 5 menit.

Selanjutnya, angkat dan saring air bawang putih dari air rebusan. Untuk memberikan rasa manis, Anda bisa menambahkan satu sendok teh madu.

6. Kayu manis

Tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan atau kue, kayu manis ternyata juga bisa membantu meredakan radang amandel.

Hal ini disebabkan karena kayu manis kaya akan senyawa antimikroba sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya yang melekat pada amandel.

Oleh sebab itu, kayu manis dikenal sebagai obat radang amandel alami yang mampu mengurangi pembengkakan, rasa sakit. dan peradangan.

Untuk mendapatkan manfaatnya, campurkan satu sendok teh bubuk kayu manis ke dalam segelas air panas. Setelah itu, campurkan dua sendok teh madu hingga larut dan merata.

Hirup uap air yang menguar saat air masih panas. Kemudian, Anda bisa meminumnya begitu suhunya menjadi hangat. Campuran alami kayu manis ini bisa dikonsumsi sebanyak 2-3 kali sehari selama seminggu.

7. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan antiseptik alami yang cukup kuat.

Jadi, tidak heran jika kunyit mampu membantu melawan infeksi amandel dan bisa melegakan gejala amandel yang sangat mengganggu saat Anda menelan.

Jika Anda salah satu orang yang suka mengonsumsi susu, Anda bisa mencampurkan segelas susu hangat dengan satu sendok teh bubuk kunyit dan sejumput lada hitam.

Minumlah ramuan obat radang amandel alami dari kunyit ini pada malam hari selama 2-3 hari berturut-turut. Cara ini dipercaya ampuh untuk mempercepat penyembuhan radang amandel.

8. Menggunakan alat pengatur kelembapan udara

Udara yang kering dapat memperburuk kondisi amandel yang meradang, mengiritasi kerongkongan, dan menyebabkan bibir pecah-pecah.

Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan alat pengatur kelembapan udara atau humidifier.

Alat ini dapat menjaga udara tetap bersahabat dengan tenggorokan sehingga Anda kembali terasa nyaman.

Humidifier dapat digunakan sesuai kebutuhan, terutama pada malam hari atau ketika nyeri pada amandel sedang terasa intens.

Bila Anda tidak memiliki alat ini, Anda dapat melakukan cara mengobati radang amandel secara alami lainnya dengan mandi air hangat.

Kapan harus mengunjungi dokter?

Obat amandel alami maupun yang dijual bebas seringkali hanya dapat mengatasi rasa nyeri dan pembengkakan akibat peradangan pada amandel.

Kendati dapat melawan infeksi, obat-obatan ini mungkin tidak cukup efektif untuk melawan radang amandel yang diakibatkan oleh bakteri Streptococcus, penyebab strep throat.

Radang amandel yang lebih parah biasanya membutuhkan penanganan lebih lanjut. Waspadai gejala yang Anda alami dan segera periksakan diri Anda ke dokter bila peradangan pada amandel turut disertai gejala berikut:

  • Demam
  • Kesulitan menelan atau nyeri saat menelan
  • Rasa nyeri atau gatal pada tenggorokan yang tidak kunjung hilang setelah 2 hari
  • Tubuh lesu
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Radang amandel yang disebabkan oleh virus biasanya pulih setelah 7-10 hari.

Sementara peradangan yang disebabkan oleh bakteri akan sembuh setelah seminggu, atau beberapa hari setelah mengonsumsi antibiotik.

Dengan kata lain, obat amandel sudah cukup untuk mengatasi penyakit ini.

Pada beberapa kasus yang parah, infeksi radang amandel terjadi berulang dalam setahun (tonsilitis kronis), tidak dapat sembuh dengan antibiotik.

Dokter dapat menyarankan operasi pengangkatan amandel atau tonsilektomi sebagai cara mengobati radang mandel yang tak kunjung sembuh.

Infeksi pada amandel juga dapat menyebabkan pembentukan nanah atau disebut sebagai abses peritonsil.

Jika dicurigai terdapat abses, maka dokter perlu melakukan pemeriksaan pada telinga, hidung, dan tenggorokan.

Dokter kemudian dapat melakukan pengeluaran abses dan konsumsi obat-obatan untuk menunjang pemulihan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

bin Abu Bakar, M., McKimm, J., Haque, S., Majumder, A., & Haque, M. (2018). Chronic tonsillitis and biofilms: a brief overview of treatment modalities. Journal Of Inflammation Research, Volume 11, 329-337. https://doi.org/10.2147/jir.s162486

Regoli, M., Chiappini, E., Bonsignori, F., Galli, L., & de Martino, M. (2011). Update on the management of acute pharyngitis in children. Italian Journal Of Pediatrics, 37(1), 10. https://doi.org/10.1186/1824-7288-37-10

Randel, A. (2011). AAO-HNS Guidelines for Tonsillectomy in Children and Adolescents. American Family Physician, 84(5), 566-573. Retrieved from https://www.aafp.org/afp/2011/0901/p566.html

Stelter, K. (2014). Tonsillitis and sore throat in children. GMS current topics in otorhinolaryngology, head and neck surgery, 13. https://doi.org/10.3205/cto000110

ENT Health. (2020). Tonsillitis. Retrieved 19 October 2020, from https://www.enthealth.org/conditions/tonsillitis/#:~:text=Patients%20with%20symptoms%20of%20tonsillitis,pharynx%20(rapid%20strep%20testing).

Mayo Clinic. (2020). Tonsillitis – Diagnosis and treatment. Retrieved 19 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tonsillitis/diagnosis-treatment/drc-20378483

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 22/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita