home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hati-hati, Gangguan Pendengaran yang Tak Ditangani Segera Bisa Berujung Pada Demensia

Hati-hati, Gangguan Pendengaran yang Tak Ditangani Segera Bisa Berujung Pada Demensia

Banyak orang yang menunggu sampai kehilangan pendengaran, baru akhirnya mau menggunakan alat bantu dengar. Padahal menurut penelitian, pendengaran Anda sangat mencerminkan kondisi kesehatan tubuh. Jadi, Anda tidak bisa mengabaikan begitu aja kalau ada masalah seperti hilang pendengaran. Kira-kira bagaimana pendengaran manusia memengaruhi kesehatannya? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Bagaimana pendengaran memengaruhi kesehatan tubuh?

Dalam sebuah penelitian yang dimuat pada American Journal of Epidemiology, peserta penelitian berusia lanjut yang mengalami gangguan pendengaran tingkat sedang hingga serius ternyata mengalami penurunan daya ingat serta kemampuan mental lainnya seperti berpikir dan mengambil keputusan.

Melalui mesin pemindaian, para ahli melaporkan bahwa orang dengan gangguan pendengaran juga akan mengalami atrofi atau penyusutan otak. Penyusutan inilah yang menyebabkan fungsi otak semakin menurun.

Menurut penelitian pada tahun 2015 ini, mereka yang mengalami atrofi otak jadi lebih rentan mengalami demensia. Jadi, hilang pendengaran memang bisa merembet sampai masalah otak.

Untungnya, penelitian lain dalam Journal of the American Medical Association (JAMA) di tahun yang sama menguak bahwa penggunaan alat bantu dengar yaitu implan koklea bisa mencegah penurunan fungsi otak. Bahkan lansia yang menggunakan implan koklea melaporkan peningkatan khususnya dalam daya ingat dan konsentrasi.

Nah, hal ini terjadi karena saat Anda hilang pendengaran, otak dipaksa untuk bekerja lebih keras dalam memahami suara-suara yang terdengar sayup di sekitar Anda. Selain itu, suara yang Anda dengar bisa menjadi impuls dan merangsang aktivitas otak. Kalau Anda sulit mendengar, otak pun jadi lebih pasif sehingga pelan-pelan fungsinya menurun.

Hilang pendengaran bukan cuma karena usia

Meskipun gangguan pendengaran biasanya dialami oleh orang-orang lanjut usia, bukan berarti orang muda sama sekali bebas dari risiko. Justru berbagai penelitian terbaru menunjukkan kalau remaja dan orang dewasa generasi sekarang lebih rentan hilang pendengaran.

Penyebabnya antara lain mendengarkan musik dengan suara terlalu keras. Selain itu, bekerja di tempat yang bising, cedera di kepala, dan infeksi di telinga juga bisa membuat Anda berisiko mengalami hilang pendengaran.

Karena itu, sebisa mungkin jaga kesehatan telinga Anda dan segera periksa ke dokter kalau Anda merasa ada yang salah dengan pendengaran Anda. Semakin cepat dideteksi, Anda punya peluang makin besar untuk mengendalikan penyakit tersebut.

Yuk, tes sebaik apa pendengaran Anda!

Untuk memantau seberapa baik pendengaran Anda, Anda bisa melakukan tes sendiri di rumah. Hearing Health Foundation, yaitu organisasi yang bergerak di bidang pendengaran dan penelitian asal Amerika Serikat telah menyusun tes mandiri berikut ini untuk menguji pendengaran Anda. Silakan dijawab.

  1. Apakah Anda sulit mendengar orang di telepon?
  2. Apakah Anda sulit mengikuti pembicaraan kalau ada dua orang atau lebih yang bicara bersamaan?
  3. Apakah orang rumah sering mengeluh karena Anda menyetel suara televisi terlalu keras?
  4. Apakah Anda kesulitan memahami percakapan orang-orang?
  5. Apakah Anda sulit mendengar kalau sedang ada suara bising di sekitar?
  6. Apakah Anda sering minta orang lain untuk mengulangi perkataannya?
  7. Apakah Anda merasa kalau orang-orang bicaranya tidak jelas, seolah cuma menggumam?
  8. Apakah Anda sering salah paham atau menjawab yang tidak nyambung?
  9. Apakah Anda kesulitan mendengar suara perempuan dan anak-anak ketika mereka bicara?
  10. Apakah orang-orang sering merasa kesal karena Anda sering salah tangkap ketika diajak bicara?

Kalau Anda menjawab “Ya” untuk sekurang-kurangnya tiga pertanyaan di atas, sebaiknya Anda segera periksa ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Surprising Ways Your Hearing Affects Your Health. https://www.everydayhealth.com/news/surprising-ways-your-hearing-affects-your-health/. Diakses 9 Agustus 2017.

The Hidden Risks of Hearing Loss. http://www.hopkinsmedicine.org/health/healthy_aging/healthy_body/the-hidden-risks-of-hearing-loss. Diakses 9 Agustus 2017.

Deal, Jennifer A. et al. “Hearing Impairment And Cognitive Decline: A Pilot Study Conducted Within The Atherosclerosis Risk In Communities Neurocognitive Study.American Journal of Epidemiology 181.9 (2015): 680-690.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 19/08/2017
x