home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tips Seks Oral Aman Meski Pakai Kawat Gigi

Tips Seks Oral Aman Meski Pakai Kawat Gigi

Agar gelora asmara Anda dan pasangan tidak monoton, tidak ada salahnya untuk berpetualang mencoba cara lain untuk bercinta. Misalnya dengan seks oral. Menjilat, mengemut, dan mengulum penis bisa jadi alternatif seks yang menyenangkan buat satu sama lain. Namun, bagaimana cara yang aman jika wanitanya pakai behel saat oral seks agar tidak malah melukai penis?

Pakai behel saat seks oral bisa berisiko infeksi

pakai kondom saat seks oral

Dikutip dari Asian Parent Singapore, pakai behel saat oral seks dapat mengundang sejumlah risiko bahaya. Seorang dokter gigi asal Thailand, Dr. Pitipong Srichaiyoruk, bercerita bahwa ada seorang pasiennya yang melukai penis pasangannya saat melakukan blowjob karena ia memakai behel. Kulit penis pasangannya mengalami luka lecet kemudian terkelupas dan berdarah akibat teriris besi kawat gigi.

Namun, cedera iritasi bukan satu-satunya risiko yang mungkin terjadi dari seks oral sementara pakai kawat gigi. Dr. Nigel Carter dari British Dental Health Foundation mengatakan jika Anda pakai kondom saat seks oral, ada risiko kondom bisa sobek karena terkoyak besi kawat sehingga akhirnya bocor.

Apabila prianya positif memiliki penyakit kelamin, air mani yang bocor dari kondom sobek bisa menyebarkan penyakit pada pasangan wanita. Terlebih pemakai behel biasanya memiliki luka sariawan di gusi atau bibirnya yang bisa menjadi tempat masuk kuman penyebab penyakit kelamin.

Lalu, bagaimana tips amannya?

Jika Anda pakai behel saat seks oral, pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati. Lakukan dengan lembut dan perlahan. Begini mulainya:

  • Katupkan bibir ke dalam hingga menutupi barisan gigi untuk menghindari insiden penis tergigit secara tidak sengaja.
  • Jangan terlalu cepat memasukkan penis ke dalam mulut untuk memastikan tidak melukai kulit penis dan tidak ada rambut kemaluan yang tersangkut di behel.
  • Jangan pula terlalu dalam memasukkan penis terlalu dalam sampai tersedak (deepthroating). Ini juga dapat merisikokan penis tergores oleh kawat besi behel.

Dr. Nigel Carter juga menyarankan untuk tidak memasukkan penis sampai ke dalam tenggorokan. Ia menganjurkan untuk mengulum dan memainkan penis sampai di rongga tengah mulut saja untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Selain itu, kulit dan rambut kemaluan penis yang secara tidak sadar tersangkut di behel bisa bikin gigi kotor karena kuman yang terbawa di dalam rambut atau kulit penis.

Perhatikan ini juga!

  • Pakai pelumas. Untuk menghindari gesekan berlebih pada gigi, cobalah gunakan pelumas berbahan dasar air. Anda juga dapat menggunakan pelumas untuk membuat dental dam lebih lentur dan tidak cepat rusak.
  • Lihat dan perhatikan luka atau kotoran sekecil apapun. Tubuh pasangan seks yang terlihat sehat dan bugar bukan jaminan alat vitalnya juga sehat dan bersih. Untuk pria dan wanita, sebelum melakukan seks oral baiknya lihat dulu secara jelas, apakah ada luka atau cairan anbormal selain sperma yang terdapat pada penis atau bibir masing-masing.
  • Sikat gigi dan kumur cairan antiseptik. Setelah selesai oral seks, baiknya Anda dan pasangan segera membersihkan mulut dengan menggosok gigi dan berkumur dengan obat kumur antiseptik untuk membunuh bakteri.
  • Penting juga untuk perhatikan kondisi kesehatan Anda apakah bermasalah atau tidak setelah melakukan seks oral, dan jangan lupa untuk selalu berkonsultasi ke dokter perihal kesehatan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 

Teeth braces injury https://sg.theasianparent.com/teeth-braces-injuries/ Diakses pada 03 Desember 2018.

Safer oral sex practices http://www.pamf.org/teen/sex/std/oral/ Diakses pada 03 Desember 2018.

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 06/11/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x