home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Usai Bercinta, Jangan Lewatkan 7 Tips Afterplay Ini Bersama Pasangan

Usai Bercinta, Jangan Lewatkan 7 Tips Afterplay Ini Bersama Pasangan

Kegiatan romantis yang umumnya dilakukan bersama pasangan sehabis bercinta dikenal dengan sebutan afterplay. Fungsi utama dari afterplay adalah memberikan apresiasi atas gairah dan keterbukaan setelah berhubungan intim.

Jadi, sebenarnya afterplay adalah kebalikan dari foreplay, yang biasanya dilakukan supaya masing-masing pasangan jadi lebih “panas” dan terbuka untuk melakukan kegiatan seksual. Kira-kira, apa saja manfaat serta cara-cara melakukan afterplay? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa penting melakukan afterplay setelah seks?

proses kehamilan

Sebelum memulai sesi bercinta, foreplay menjadi “bumbu” penyedap yang sebaiknya tidak dilewatkan.

Namun, bila ada pembuka, tentu akan lebih baik ditambah penutup untuk melengkapi sesi hubungan intim Anda dan pasangan.

Ya, selain foreplay, menyempatkan melakukan afterplay berdua pasangan usai berhubungan intim juga penting untuk dilakukan.

Mungkin Anda bertanya-tanya, apa itu afterplay? Afterplay adalah kegiatan berupa kontak fisik atau seksual yang dilakukan setelah berhubungan intim.

Pada dasarnya, afterplay adalah momen yang perlu dilakukan usai bercinta. Namun sayangnya, hal ini sering kali diabaikan oleh kaum pria maupun wanita.

Bahkan, kebanyakan pria bisa langsung tertidur begitu saja dan melupakan keinginan wanita untuk terus bermesraan setelahnya.

Ingatlah, bahwa seks melibatkan foreplay, intercourse, dan afterplay. Agar tak lagi lupa, berikut beberapa alasan mengapa Anda harus melakukan afterplay setelah seks:

1. Menciptakan ikatan yang kuat

Afterplay dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan ikatan antara Anda dan pasangan. Pasalnya, ikatan emosional secara fisik penting di antara pasangan.

Memeluk, memijat, atau membelai setelah seks membawa Anda lebih dekat secara mental dan membantu memperkuat hubungan Anda.

Sekedar berpelukan mesra, bertukar kata-kata manis, atau berciuman setelah berhubungan seks akan membuat Anda dan pasangan merasa lebih dekat.

2. Afterplay membiarkan wanita untuk rileks

Wanita perlu mengambil waktu untuk rileks sepenuhnya setelah berhubungan seksual, sedangkan pria biasanya hanya memerlukan waktu beberapa menit.

Besar kemungkinannya wanita masih ingin berada dalam keintiman.

Oleh karena itu, afterplay bertindak sebagai ‘sarana’ melepaskan kebutuhan wanita yang masih ingin tetap intim setelah hubungan seksual sampai bisa benar-benar rileks.

3. Mengembangkan hubungan yang sehat

Komunikasi serta keintiman yang terjalin ketika melakukan afterplay seusai bercinta akan memberikan dampak positif dalam kehidupan Anda.

Bahkan, ketika melakukan afterplay, Anda dan pasangan bisa saling bercerita serta mengutarakan pikiran terdalam kemudian dilanjutkan dengan memberikan bisikan-bisikan romantis yang berujung pada sesi manis.

Inilah hal romantis yang akan terus tertinggal hingga berhari-hari yang membuat hubungan menjadi semakin sehat dan harmonis.

4. Seks menjadi lebih menggairahkan

Berbeda dengan pria, wanita biasanya lebih menikmati sesi foreplay dan afterplay dibandingkan dengan sesi bercintanya sendiri.

Nah, jika pasangan Anda merasakan bahwa foreplay dan afterplay yang Anda lakukan setiap kali bercinta sangatlah hebat, wanita akan menjadi lebih bergairah untuk melakukan hubungan seksual selanjutnya.

Bahkan, bisa saja wanita akan memintanya lagi dan lagi.

5. Afterplay mempersiapkan sesi bercinta selanjutnya

Dengan memijat punggung, mengecup bagian belakang leher, serta memainkan jemari Anda ke seluruh tubuh pasangan membuat afterplay berubah menjadi foreplay untuk sesi bercinta selanjutnya.

Melakukan sesi bercinta pada babak kedua yang lebih sensual memungkinkan Anda dan pasangan mencapai orgasme kembali, bahkan bisa berulang hingga berkali-kali.

Jadi, banyak bukan keuntungan melakukan afterplay setelah seks? Supaya semakin intim, cari tahu tipsnya dulu, yuk!

Tips afterplay yang bisa dicoba bersama pasangan

masa subur pada pria

Anda kini sudah mengetahui banyaknya manfaat yang diperoleh dengan melakukan afterplay bersama pasangan.

Tak hanya menjaga kobaran api gairah tetap menyala setiap kali berhubungan seks, aktivitas tersebut juga membantu mempererat keharmonisan serta keintiman hubungan asmara.

Lalu, apa saja yang biasanya perlu dilakukan setelah berhubungan seks?

Berikut adalah beberapa tips afterplay yang bisa langsung Anda coba malam ini dengan pasangan:

1. Mandi bersama

Tips afterplay yang pertama dan bisa Anda coba adalah mandi. Mandi dengan pasangan bisa menyelesaikan sisa-sisa kepuasan bercinta yang belum tersalurkan di ranjang.

Gunakan air hangat serta jangan lupa juga untuk saling membasuh, menggosokan sabun, dan membilas tubuh pasangan.

Kegiatan mandi bersama ini bisa merangsang aliran sirkulasi darah lebih baik dan membuat tubuh Anda berdua tetap terangsang.

Efeknya akan semakin jelas terasa jika Anda berdua saling bermain dengan siraman air hangat pada tubuh pasangan.

Ditambah lagi, mandi setelah berhubungan intim juga membantu menjaga kebersihan serta kesehatan organ reproduksi Anda.

2. Berciuman

Aktivitas lain yang juga Anda harus lakukan dalam afterplay adalah berciuman. Luangkan waktu sejenak untuk kembali bercumbu mesra dengan pasangan.

Berciuman tak hanya meningkatkan keintiman, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan tubuh Anda.

Sebuah studi dari The American Journal of Medicine menyatakan bahwa berciuman membantu melepaskan endorfin dan dopamin pada otak yang bisa memperbaiki suasana hati Anda.

Berciuman juga baik untuk tekanan darah serta denyut jantung Anda. Atas dasar itulah, sebaiknya jangan lewatkan sesi berciuman dengan pasangan sehabis berhubungan seks, ya.

3. Saling memijat mesra

Meskipun aktivitas penetrasi sudah berakhir, bukan berarti keintiman Anda dan pasangan juga selesai.

Anda masih bisa memberikan pijatan-pijatan halus nan menenangkan pada tubuh pasangan. Pijat adalah cara terbaik untuk menjaga hubungan fisik Anda dan pasangan tetap bergairah dan hangat.

Penelitian dari Journal of Health Psychology menunjukkan bahwa pasangan yang saling memberi dan menerima pijatan merasakan peningkatan kesehatan fisik dan mental.

4. Makan

Tahukah Anda, berhubungan seks membutuhkan banyak energi? Ya, energi diperlukan untuk meningkatkan performa bercinta Anda.

Aliran darah yang lancar diperlukan untuk mempertahankan ereksi pria agar tahan lama.

Sementara itu, aliran darah wanita banyak mengalir ke bagian klitoris untuk mewujudkan orgasme ketika bercinta.

Itu sebabnya, tak mengherankan kalau bercinta ini bisa disamakan sebagai aktivitas olahraga atau latihan membakar lemak dan kalori.

Sembari mengisi kembali energi Anda berdua, makan bersama bisa menjadi tips afterplay yang mudah dilakukan.

Ada berbagai makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi untuk mengembalikan stamina setelah seks.

Minum susu rendah lemak bisa jadi salah satu pilihan untuk menunda lapar setelah berhubungan intim.

Pasalnya, susu rendah lemak juga diperkaya protein untuk membantu Anda tetap kuat untuk ativitas berikutnya.

Studi dari European Journal of Clinical Nutrition juga menunjukkan kalau mengonsumsi susu rendah lemak, khususnya rasa cokelat, justru membantu meningkatkan kinerja tubuh lebih baik daripada minuman energi.

5. Cuddling

Berbaring berdua sambil berpelukan atau cuddling adalah salah satu tips afterplay yang banyak dilakukan pasangan sehabis bercinta.

Sembari berbaring santai, Anda bisa sambil membuka obrolan ringan, bercerita, ataupun mengucapkan terima kasih pada pasangan untuk kepuasan di ranjang yang baru saja Anda terima.

Saling memeluk dan merasakan kehangatan suhu tubuh pasangan lewat cuddling juga bisa meningkatkan keintiman satu sama lain.

6. Menonton film bersama

Jika ingin tips afterplay mudah lainnya, Anda dan pasangan bisa menonton film atau televisi bersama.

Bukan hanya mudah, ini bisa menjadi cara nyaman yang bisa dilakukan sehabis hubungan seks.

Mungkin bila Anda memilih menonton film dulu sebelum berhubungan intim, Anda berdua jadi tidak fokus dengan filmnya karena sudah terlanjur membayangkan sesi panas dengan pasangan setelah film berakhir.

Nah, itulah tadi manfaat serta tips melakukan afterplay yang tidak boleh Anda dan pasangan lewatkan. Selamat mempraktikkan bersama istri atau suami Anda!

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Afterplay – Psychology Dictionary. (2013). Retrieved February 16, 2021, from https://psychologydictionary.org/afterplay/ 

Shpancer, N. (2014). The Surprising Science of Pillow Talk – Psychology Today. Retrieved February 16, 2021, from https://www.psychologytoday.com/gb/blog/insight-therapy/201408/the-surprising-science-pillow-talk 

Sherman, M. (2016). Afterplay and the Importance of the Research “Outsider” – Psychology Today. Retrieved February 16, 2021, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/real-men-dont-write-blogs/201612/afterplay-and-the-importance-the-research-outsider 

Alpert, J. (2013). Philematology: The Science of Kissing. A Message for the Marital Month of June. The American Journal Of Medicine, 126(6), 466. https://doi.org/10.1016/j.amjmed.2012.12.022

Denes, A., Crowley, J., Winkler, K., Dhillon, A., Ponivas, A., & Bennett, M. (2020). Exploring the effects of pillow talk on relationship satisfaction and physiological stress responses to couples’ difficult conversations. Communication Monographs, 87(3), 267-290. https://doi.org/10.1080/03637751.2020.1726424

Denes, A. (2012). Pillow Talk: Exploring Disclosures After Sexual Activity. Western Journal Of Communication, 76(2), 91-108. https://doi.org/10.1080/10570314.2011.651253 

Amiri, M., Ghiasvand, R., Kaviani, M., Forbes, S., & Salehi-Abargouei, A. (2018). Chocolate milk for recovery from exercise: a systematic review and meta-analysis of controlled clinical trials. European Journal Of Clinical Nutrition, 73(6), 835-849. https://doi.org/10.1038/s41430-018-0187-x

Muise, A., Giang, E., & Impett, E. A. (2014). Post sex affectionate exchanges promote sexual and relationship satisfaction. Archives of sexual behavior, 43(7), 1391–1402. https://doi.org/10.1007/s10508-014-0305-3

Naruse, S. M., Cornelissen, P. L., & Moss, M. (2020). ‘To give is better than to receive?’ Couples massage significantly benefits both partners’ wellbeing. Journal of health psychology, 25(10-11), 1576–1586. https://doi.org/10.1177/1359105318763502

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 26/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x