home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Perlu Fingering Sebelum Seks Anal?

Kenapa Perlu Fingering Sebelum Seks Anal?

Tergoda mencoba seks anal dengan pasangan? Tunggu dulu. Seks anal tidak boleh dilakukan sembarangan. Agar nikmat sekaligus aman terbebas dari risiko, jangan lewatkan fingering alias memasukkan jari ke dubur (anus) sebagai pemanasan sebelum mulai seks anal. Kenapa? Adakah risikonya jika tidak melakukan hal ini?

Pentingnya fingering (memasukkan jari ke dubur) sebelum seks anal

buang air besar saat seks anal

Fingering adalah memasukkan jari ke lubang organ intim pasangan, baik itu ke vagina atau dubur (anus). Tujuannya selain untuk merangsang, juga untuk menambah kenikmatan saat bercinta.

Begini, anus memiliki dua cincin otot (sfingter) di bagian luar dan dalamnya untuk mengendalikan buka tutup lubang. Ternyata ketika dua cincin ini dirangsang bisa juga semakin meningkatkan gairah dan sensasi sebelum mulai seks anal.

Namun selain untuk kenikmatan, fingering saat seks anal juga sekaligus untuk menjamin seks Anda berdua lancar jaya tanpa risiko masalah. Kenapa?

Banyak orang langsung memasukkan penis ke dalam anus pasangan tanpa tedeng aling-aling. Padahal, cincin otot sfingter memiliki daya cengkeram yang kuat. Lubang anus sejatinya juga dirancang hanya untuk mengeluarkan sesuatu, bukan untuk dimasukkan sesuatu.

Ketika nantinya lubang tersebut “dipaksa” dimasukkan penis tanpa dilonggarkan dan dipermulus dulu lewat fingering, hal ini akan berisiko merusak atau mengiritasi lapisan anus yang sangat tipis.

Apabila lapisan dalam anus rusak, lukanya dapat menjadi pintu masuk bagi kuman penyebab infeksi menyerang tubuh. Termasuk bakteri dan virus penyebab penyakit menular seksual.

Bagaimana cara melakukan fingering?

pakai kondom saat fingering

Sebelum mulai fingering untuk seks anal, pastikan pihak yang akan memasukkan jari ke dalam dubur (baik Anda sendiri atau pasangan) sudah cuci tangan dengan sabun sampai bersih. Termasuk memastikan kuku jari dalam keadaan pendek dan bersih. Jika tidak, memasukkan jari berkuku panjang ke dalam dubur dapat merobek lapisan anus yang tipis.

Kemudian, ada baiknya untuk buang air besar terlebih dahulu 45 menit sebelum berhubungan seks. Hal ini dilakukan agar saluran anus bersih dan bebas dari kotoran yang mungkin tersimpan.

Sebagai langkah awal, lumuri dulu daerah sekitar lubang anus dan jari dengan sedikit pelumas agar proses memasukkannya mulus. Setelah itu, pijatlah area luar anus dengan gerakan melingkar dari mulai lingkaran kecil hingga lingkaran besar dengan telunjuk atau berama jari yang lain. Ketika disentuh dan bagian ini mengeras, artinya sfingter sedag berkontraksi sebagai respon.

Setelahnya, rangsanglah otot anus bagian luar dengan menekannya selama beberapa detik. Kemudian, dorong jari sedikit ke atas hingga masuk ke dalam. Penting untuk diingat jangan menggerakkan jari terlalu cepat. Lakukanlah secara perlahan dengan lemah lembut saat memasukkan jari ke dubur.

Begitu Anda dan pasangan sudah merasa nyaman dan tak lagi merasakan sakit, ini saatnya untuk memasukkan penis dan melakukan seks anal yang sesungguhnya. Jangan lupa untuk menambahkan pelumas sesekali ketika tampak sudah mulai kering.

Adakah risikonya memasukkan jari ke anus sebelum seks anal?

memasukkan jari ke vagina

Dilansir dari laman Planned Parenthood, memasukkan jari ke dubur relatif aman asal dilakukan dengan benar.

Meski begitu, risiko iritasi dan infeksi dari seks anal akan selalu ada. Maka sebaiknya Anda menggunakan kondom jari atau sarung tangan jika ingin fingering saat seks anal. Gunakan sarung tangan berbahan lateks atau nitril. Namun, pastikan Anda dan pasangan sama-sama tidak memiliki alergi pada lateks, ya!

Kondom jari atau sarung tangan membantu melindungi Anda dan pasangan dari risiko luka. Sarung tangan juga membantu menghalangi kuman yang ada di bawah kuku agar tidak masuk ke dalam dubur.

Setelah selesai seks anal, jangan lupa juga untuk mencuci tangan serta organ intim Anda berdua ya!

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Is Fingering Pose STD Risk? https://www.verywellhealth.com/does-fingering-pose-an-std-risk-3132801 accessed on June 19th 2019

Why You Should Try Anal Fingering Before Having Anal Sex

https://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/a27257371/anal-fingering/ accessed on June 19th 2019

Is Fingering Safe? https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/ask-experts/is-fingering-safe accessed on June 19th 2019

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 24/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x