ASI Keluar Saat Berhubungan Seks? Itu Normal, Kok

    ASI Keluar Saat Berhubungan Seks? Itu Normal, Kok

    Pada umumnya, kondisi ASI ‘bocor’ bukanlah perkara baru bagi para ibu hamil. Hal tersebut bisa terjadi akibat beberapa faktor. Mulai dari persediaan susu di payudara sudah penuh hingga let down reflex sedang terjadi. Akan tetapi, jika mengalami keluar ASI saat berhubungan intim, apakah hal tersebut normal?

    Keluar ASI saat berhubungan intim adalah hal yang wajar

    merangsang klitoris

    Pada saat Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan, pastinya sering terjadi kontak dengan payudara Anda. Entah itu menyentuh atau menghisap puting.

    Apalagi, ketika sedang berhubungan badan, payudara Anda sedang terisi susu yang cukup banyak. Oleh karena itu, rangsangan kepada puting yang diberikan saat berhubungan seks bisa menstimulasi keluarnya ASI.

    Selain itu, ASI juga bisa bocor pada saat Anda sedang orgasme. Kondisi tersebut ternyata disebabkan oleh pengaruh hormon oksitosin.

    Mengapa oksitosin berperan dalam kebocoran ASI saat berhubungan seks?

    mitos ibu menyusui

    Sebuah jurnal berjudul Sex and Breastfeeding mengungkapkan bahwa hormon oksitosin juga memiliki fungsi terhadap ibu menyusui, yaitu:

    • Memberikan kontraksi pada rahim ketika sedang menyusui
    • Bertanggung jawab atas keluarnya ASI pada saat menyusui dan orgasme

    Hormon yang juga disebut hormon cinta ini memberikan kontraksi ketika orgasme berlangsung, sehingga dapat membuat ASI keluar saat melakukan hubungan seksual.

    Bisakah wanita yang tidak menyusui keluar ASI saat berhubungan seks?

    Bagi beberapa wanita, tentu menjadi hal yang mengejutkan ketika keluar cairan seperti ASI saat sedang berhubungan badan. Nah, ternyata kondisi ini disebut sebagai galaktorea.

    Galaktorea adalah sebuah kondisi ketika payudara mengeluarkan cairan, tetapi tidak dalam keadaan menyusui. Biasanya, hal ini terjadi pada wanita yang belum punya anak dan wanita yang sudah memasuki masa menopause. Akan tetapi, pada kasus tertentu hal ini juga bisa terjadi pada pria dan bayi.

    Walaupun tidak dikategorikan sebagai sebuah penyakit, galaktorea bisa menjadi pertanda bahwa tubuh Anda sedang mengalami masalah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh meningkatnya kadar prolaktin di tubuh.

    Penyebab galaktorea

    • Stimulasi payudara yang berlebihan
    • Efek samping obat
    • Gangguan kelenjar hipofisis
    • Stres
    • Mengonsumsi obat herbal

    Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan Anda tidak sedang hamil, segera konsultasikan kepada dokter Anda untuk perawatan lebih lanjut.

    Cara mengatasi kebocoran ASI saat berhubungan seks

    pompa-ASI-manual-atau-elektrik

    Keluarnya ASI saat berhubungan badan terkadang memang mengganggu atau justru meningkatkan gairah seksual pasangan. Akan tetapi, jika hal ini justru membuat gairah di ranjang menjadi menurun, Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

    1. Menggunakan bra saat berhubungan intim

    Tidak menggunakan busana apapun memang sering dilakukan ketika berhubungan intim. Akan tetapi, jika ASI yang keluar secara tiba-tiba saat Anda sedang melakukannya dengan pasangan, cobalah untuk menggunakan bra di tengah momen tersebut.

    2. Menyusui atau memompa ASI sebelum berhubungan seks

    Jika Anda memiliki waktu luang, usahakan untuk memompa ASI atau menyusui bayi Anda. Hal ini bertujuan untuk mengurangi jumlah ASI pada payudara Anda, sehingga tidak terjadi kebocoran.

    Nah, sekarang Anda sudah tahu kan kalau keluar ASI saat berhubungan intim adalah hal yang wajar bagi ibu menyusui. Namun, jika kondisi ini terjadi ketika Anda belum memiliki anak, segera konsultasikan kepada dokter Anda.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Damar Upahita

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Nabila Azmi · Tanggal diperbarui 10/09/2020

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan