ASI Keluar Saat Berhubungan Seks? Itu Normal, Kok

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pada umumnya, kondisi ASI ‘bocor’ bukanlah perkara baru bagi para ibu hamil. Hal tersebut bisa terjadi akibat beberapa faktor. Mulai dari persediaan susu di payudara sudah penuh hingga let down reflex sedang terjadi. Akan tetapi, jika mengalami keluar ASI saat berhubungan intim, apakah hal tersebut normal?

Keluar ASI saat berhubungan intim adalah hal yang wajar

merangsang klitoris

Pada saat Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan, pastinya sering terjadi kontak dengan payudara Anda. Entah itu menyentuh atau menghisap puting.

Apalagi, ketika sedang berhubungan badan, payudara Anda sedang terisi susu yang cukup banyak. Oleh karena itu, rangsangan kepada puting yang diberikan saat berhubungan seks bisa menstimulasi keluarnya ASI.

Selain itu, ASI juga bisa bocor pada saat Anda sedang orgasme. Kondisi tersebut ternyata disebabkan oleh pengaruh hormon oksitosin.

Mengapa oksitosin berperan dalam kebocoran ASI saat berhubungan seks?

mitos ibu menyusui

Sebuah jurnal berjudul Sex and Breastfeeding mengungkapkan bahwa hormon oksitosin juga memiliki fungsi terhadap ibu menyusui, yaitu:

  • Memberikan kontraksi pada rahim ketika sedang menyusui
  • Bertanggung jawab atas keluarnya ASI pada saat menyusui dan orgasme

Hormon yang juga disebut hormon cinta ini memberikan kontraksi ketika orgasme berlangsung, sehingga dapat membuat ASI keluar saat melakukan hubungan seksual.

Bisakah wanita yang tidak menyusui keluar ASI saat berhubungan seks?

Bagi beberapa wanita, tentu menjadi hal yang mengejutkan ketika keluar cairan seperti ASI saat sedang berhubungan badan. Nah, ternyata kondisi ini disebut sebagai galaktorea.

Galaktorea adalah sebuah kondisi ketika payudara mengeluarkan cairan, tetapi tidak dalam keadaan menyusui. Biasanya, hal ini terjadi pada wanita yang belum punya anak dan wanita yang sudah memasuki masa menopause. Akan tetapi, pada kasus tertentu hal ini juga bisa terjadi pada pria dan bayi.

Walaupun tidak dikategorikan sebagai sebuah penyakit, galaktorea bisa menjadi pertanda bahwa tubuh Anda sedang mengalami masalah. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh meningkatnya kadar prolaktin di tubuh.

Penyebab galaktorea

  • Stimulasi payudara yang berlebihan
  • Efek samping obat
  • Gangguan kelenjar hipofisis
  • Stres
  • Mengonsumsi obat herbal

Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan Anda tidak sedang hamil, segera konsultasikan kepada dokter Anda untuk perawatan lebih lanjut.

Cara mengatasi kebocoran ASI saat berhubungan seks

pompa-ASI-manual-atau-elektrik

Keluarnya ASI saat berhubungan badan terkadang memang mengganggu atau justru meningkatkan gairah seksual pasangan. Akan tetapi, jika hal ini justru membuat gairah di ranjang menjadi menurun, Anda bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Menggunakan bra saat berhubungan intim

Tidak menggunakan busana apapun memang sering dilakukan ketika berhubungan intim. Akan tetapi, jika ASI yang keluar secara tiba-tiba saat Anda sedang melakukannya dengan pasangan, cobalah untuk menggunakan bra di tengah momen tersebut.

2. Menyusui atau memompa ASI sebelum berhubungan seks

Jika Anda memiliki waktu luang, usahakan untuk memompa ASI atau menyusui bayi Anda. Hal ini bertujuan untuk mengurangi jumlah ASI pada payudara Anda, sehingga tidak terjadi kebocoran.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan kalau keluar ASI saat berhubungan intim adalah hal yang wajar bagi ibu menyusui. Namun, jika kondisi ini terjadi ketika Anda belum memiliki anak, segera konsultasikan kepada dokter Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Masalah Ibu Menyusui Beserta Cara Mengatasinya yang Tepat

Menyusui seharusnya menjadi sesi membahagiakan untuk ibu dan bayinya. Namun sayang, masalah ibu menyusui ini bisa saja mengincar. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 7 Oktober 2020 . Waktu baca 16 menit

Manfaat ASI dan Pentingnya Kolostrum untuk Mendukung Kesehatan Ibu dan Bayi

Manfaat pemberian ASI, termasuk ASI eksklusif, penting bagi ibu dan bayi. Ini 11 manfaat ASI yang penting bagi tumbuh kembang bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 5 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ketika sakit saat menyusui, obat tentu jadi solusi cepat. Namun ternyata, Ibu tidak boleh minum sembarang obat. Apa saja obat yang aman untuk ibu menyusui?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Berbagai Jenis Obat Penambah Darah yang Umum Diresepkan Dokter

Meski umumnya bersifat ringan, pada beberapa kasus Anda mungkin butuh obat anemia. Tak hanya zat besi, dokter mungkin meresepkan obat kurang darah lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memandikan bayi

Waktu Memandikan Bayi, Sebaiknya Pagi atau Sore Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Cara menyusui bayi prematur

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhannya Optimal

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 13 November 2020 . Waktu baca 8 menit
Konten Bersponsor
diet ibu menyusui

Sebelum Ibu Menyusui Diet Menurunkan Berat Badan, Ketahui Dulu 7 Aturan Pentingnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 8 menit
bra kawat

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit