home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Tak Selalu Sama, Ini Jenis Puting Payudara yang Perlu Anda Ketahui

Tak Selalu Sama, Ini Jenis Puting Payudara yang Perlu Anda Ketahui

Tidak hanya bentuk payudara, puting juga memiliki beragam bentuk dan jenis yang berbeda. Mulai dari datar, menonjol, sampai yang masuk ke dalam. Tidak perlu khawatir, jenis puting susu ini termasuk keadaan normal. Tidak ada satu jenis yang lebih unggul daripada dengan yang lain. Berikut penjelasan lengkapnya seputar jenis puting susu atau payudara.

Apa saja jenis puting payudara?

jenis puting payudara

Puting payudara adalah salah satu anatomi tubuh wanita yang memiliki peran penting, yaitu menyalurkan air susu ibu (ASI) untuk bayi.

Hal yang perlu Anda ketahui, puting tidak selalu menyerupai dot susu yang menonjol. Ada juga tipe puting susu yang menjorok ke dalam bahkan bentuknya agak pipih.

Tidak perlu khawatir, itu adalah kondisi normal karena puting payudara setiap wanita memang berbeda.

Untuk lebih memahami, berikut berbagai jenis puting payudara yang perlu Anda ketahui.

1. Masuk ke dalam (inverted nipple)

Mengutip dari Gland Surgery, inverted nipple adalah kondisi puting yang masuk ke dalam. Pada beberapa kasus, puting susu bisa menonjol jika mendapat rangsangan.

Kondisi puting masuk ke dalam tidak hanya wanita, tetapi pria juga bisa memilikinya.

Penyebab dari inverted nipple pada wanita adalah genetik dari keluarga dan otot areola yang lebar.

Tidak ada yang salah dengan puting terbalik karena sebenarnya tetap bisa menonjol atau keluar ketika mendapat rangsangan.

Bila puting nasih ke dalam walau ada rangsangan, dokter bisa menggunakan vakum kecil untuk menariknya.

Kemungkinan dokter menggunakan alat ini saat Anda akan menyusui bayi.

2. Puting datar

Jenis puting payudara yang satu ini berbeda dengan puting masuk ke dalam. Pada puting datar, posisi puting tampak sejajar dengan areola dan kulit payudara.

Puting datar termasuk kondisi yang wajar dan banyak ibu yang tidak memiliki masalah saat menyusui bayinya.

Pada kebanyakan kasus, puting datar bisa menonjol selama masa kehamilan.

Mengutip dari John Hopkins Medicine, sebagian bayi merasa kesulitan saat menyusu langsung dari payudara.

Biasanya, bidan atau konselor laktasi akan menyarankan Anda untuk memompa payudara agar puting bisa muncul keluar.

Seperti puting masuk ke dalam, puting datar juga bisa menonjol ketika mendapat rangsangan. Hal ini terjadi karena puting termasuk bagian yang sangat sensitif.

Namun, puting akan kembali ke bentuk aslinya ketika rangsangan menghilang.

3. Puting menonjol

Jenis puting payudara yang satu ini secara alami menonjol di atas lingkaran puting dan cenderung mengarah ke luar.

Pada sebagian wanita, puting yang menonjol dari areola bisa bengkak dan kondisi areola mencuat ke luar.

Selain itu, jenis puting menonjol dapat mengeras dan bahkan bisa terlihat lebih jelas.

Hal ini dapat menyebabkan wanita merasakan sakit. Ini karena puting rentan untuk bergesekkan dengan pakaian sehingga menyebabkan ruam.

Anda perlu menjaga area payudara dan puting dengan memilih bra yang dapat melindungi kulit dan menopang berat payudara.

4. Puting berbulu (hairy nipple)

Setiap orang memiliki folikel rambut di daerah lingkaran puting. Sebagian wanita yang berbulu lebat akan memiliki rambut halus di bagian tertentu pada tubuh.

Berdasarkan jurnal terbitan New England Journal of Medicine, puting berbulu terjadi pada wanita yang memiliki PCOS, ketidakseimbangan hormon, dan sindrom Cushing.

Sindrom Cushing adalah gangguan yang terjadi ketika tubuh terpapar banyak hormon kortisol.

Jika folikel rambut ini menjadi menyakitkan, terus tumbuh, atau gatal dan bersisik, Anda bisa memeriksakannya ke dokter.

5. Puting berlebih (supernumerary nipple)

Mengutip dari Genetic and Rare Disease Information Center, puting berlebih termasuk jenis puting payudara yang terjadi karena cacat lahir dan genetik.

Wanita biasanya menyadari adanya puting berlebih ketika masa pubertas, menstruasi, atau kehamilan.

Kondisi yang membuat wanita baru sadar adalah perubahan hormonal yang memengaruhi jaringan payudara.

Umumnya, puting tambahan ini bisa timbul di dada dekat payudara dan tidak menimbulkan masalah atau komplikasi kesehatan.

Akan tetapi, Anda bisa mengangkat puting tambahan ini bila merasa tidak nyaman dengan keberadaannya.

Jenis puting payudara setiap wanita berbeda-bedan, tetapi Anda perlu waspada bila mengalami hal di bawah ini:

  • melihat sesuatu keluar dari puting susu,
  • mengalami perubahan warna dan bentuk, dan
  • mengalami perdarahan.

Segera konsultasikan ke dokter bila mengalami hal di atas. Pasalnya, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya kista atau kanker payudara.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Flat or Inverted Nipples. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/flat-or-inverted-nipples

Zucca-Matthes, G., Urban, C., & Vallejo, A. (2016). Anatomy of the nipple and breast ducts. Gland Surgery, 5(1), 326-336. Retrieved from https://gs.amegroups.com/article/view/7703/9415

Polycystic Ovary Syndrome | NEJM. (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://www.nejm.org/doi/10.1056/NEJMcp1514916

Information, H., Diseases, E., Syndrome, C., Syndrome, C., & Health, N. (2021). Cushing’s Syndrome | NIDDK. Retrieved 17 November 2021, from https://www.niddk.nih.gov/health-information/endocrine-diseases/cushings-syndrome

Supernumerary nipple | Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD) – an NCATS Program . (2021). Retrieved 17 November 2021, from https://rarediseases.info.nih.gov/diseases/2259/supernumerary-nipple

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 4 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita