home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Kalau Terlalu Sering Pakai Vibrator, Apa Efek Samping yang Ditimbulkan?

Punya vibrator yang sering digunakan untuk menambah keintiman dengan pasangan ketika berhubungan seksual? Vibrator merupakan salah satu mainan seks atau sex toys yang paling umum digunakan oleh wanita dan pria. Alat ini mampu memberikan rangsangan pada penis sampai ereksi dan vagina di titik tertentu. Meski bisa meningkatkan aktivitas dan gairah seksual, terlalu sering pakai vibrator juga bisa menimbulkan efek samping. Berikut penjelasannya.

Efek samping terlalu sering pakai vibrator

Pemakaian vibrator sebagai alat bantu dan sumber kepuasan seksual sudah semakin marak. Penelitian dari The Journal of Sexual Medicine menunjukkan bukti tersebut berdasar survei pada 2192 wanita yang tinggal di Amerika Serikat dan Inggris.

Sekitar lebih dari tiga perempat wanita tersebut memakai vibrator sebagai alat bantu untuk berhubungan seksual.

Mereka menggunakan vibrator saat berhubungan seksual dengan pasangan atau masturbasi. Vibrator mampu meningkatkan keintiman dan mengembalikan hilangnya gairan seksual,

Namun ternyata, jika digunakan terlalu sering, vibrator bisa menimbulkan beberapa kondisi buruk, seperti:

Vagina mati rasa sementara

Stimulasi yang berlebihan pada vagina, bisa menyebabkan rasa sensitivitas vagina menghilang sementara. Leah Millheiser, direktur Program Pengobatan Seksual Wanita di Universitas Stanford mengatakan hal tersebut.

Ia menyatakan bahwa pemakaian vibrator secara terus menerus (layaknya lari maraton) bisa menimbulkan mati rasa sementara pada vagina.

Namun, hal itu tidak berlangsung lama karena saraf akan kembali normal dengan cepat. Ketika Anda mengalami mati rasa saat asyik bermain dengan vibrator bersama pasangan, cukup istirahat sebentar.

Megan Stubbs, seorang seksolog klinis menggambarkan mati rasa karena vibrator yaitu seperti Anda baru selesai menggunakan mesin pemotong rumput atau blender di tangan.

“Itu (mati rasa) tidak akan bertahan lama, tubuh Anda hanya perlu memulihkan diri dari mati rasa tersebut,” jelas Stubbs seperti dikutip Healthline.

Iritasi pada vulva

Meski sering pakai vibrator hanya memberi efek vagina mati rasa sementara, tapi kemungkinan besar bisa membuat vulva iritasi.

Pemakaian vibrator yang terlalu sering dan tidak dibersihkan dengan benar bisa membuat vulva iritasi.

Vulva merupakan bagian paling luar dari kemaluan wanita yang bisa dilihat oleh mata secara langsung.

Kalau Anda sering mencukur rambut kemaluan, vulva bisa terlihat dengan jelas. Nah, ketika vibrator tidak dibersihkan dengan benar, salah satu anatomi vagina ini bisa menjadi iritasi dan terasa sakit.

Risiko penyakit menular seksual

Anda sering bermain pakai vibrator bersama pasangan? Hati-hati, ini berpotensi menyebarkan atau menularkan penyakit menular seksual, seperti herpes genital dan klamidia.

Namun kalau Anda masih ingin berhubungan seksual dengan pasangan memakai mainan seks ini, masih bisa asal dengan cara yang aman.

Anda bisa menutup vibrator memakai kondom yang baru dibuka dari kemasan dan bersihkan setelah selesai menggunakannya.

Baiknya, seberapa sering dan lama pakai vibrator untuk seks?

efek terlalu lama pakai vibrator saat berhubungan seksual

Sebenarnya tidak ada waktu yang pasti karena setiap orang memiliki perbedaan waktu dalam merasakan kenikmatan saat memakai vibrator.

Namun, kalau Anda sering pakai vibrator selama 30 menit tanpa henti dan merasa mati rasa, sebaiknya hentikan sejenak pemakaian mainan seks tersebut.

Selain itu, usahakan untuk tidak menggunakan vibrator setiap hari. Anda bisa menggunakannya secara selang-seling atau seminggu sekali.

Berikut beberapa cara memakai vibrator agar tetap bisa menikmati tanpa rasa sakit:

Berbaring telentang

Saat Anda sudah siap untuk bermain dengan vibrator seorang diri (masturbasi). Cobalah untuk berbaring telentang sambil memegang vibrator.

Kemudian letakkan vibrator di atas klitoris. Sebagai variasi, Anda bisa tidur telentang sambil menjepit vibrator di paha dalam.

Oleskan pelumas pada klitoris

Setelah Anda siap, nyalakan vibrator dan carilah titik sensitif di tubuh. Anda bisa mengoleskan sedikit pelumas pada klitoris dan vagina.

Bila ingin merasakan sensasi, bisa menambahkan sedikit air hangat pada pelumas saat sering bermain pakai vibrator.

Tarik napas perlahan

Saat merasakan getaran dari alat bantu seksual ini, atur tempo pernapasan Anda. Tidak perlu ragu untuk bermain dengan imajinasi liar sambil menemukan titik sensitif dan kenikmatan.

Bermain bersama pasangan

Bila Anda ingin pakai vibrator bersama pasangan, bisa dilakukan sambil pemanasan (foreplay). Vibrator bisa digunakan sampai menemukan titik sensitif pada wanita maupun pria.

Mainkan imajinasi liar bersama pasangan sambil bermain vibrator untuk menambah keintiman.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Schick, V., Herbenick, D., Rosenberger, J., & Reece, M. (2011). Prevalence and Characteristics of Vibrator Use among Women who have Sex with Women. The Journal Of Sexual Medicine8(12), 3306-3315. doi: 10.1111/j.1743-6109.2011.02503.x

Will Using a Vibrator Too Often Desensitize My Clitoris?. (2020). Retrieved 15 April 2020, from https://www.healthline.com/health/healthy-sex/overusing-vibrator-sensitivity#3

Migala, J. (2016). Is it Healthy to Use a Vibrator?. Retrieved 15 April 2020, from https://www.everydayhealth.com/sexual-health/it-healthy-use-vibrator/

How to use a vibrator properly. (2005). Retrieved 15 April 2020, from https://www.health24.com/Sex/SexTips/How-to-use-a-vibrator-20120721

HuffPost is now a part of Verizon Media. (2020). Retrieved 15 April 2020, from https://www.huffpost.com/entry/use-vibrator-too-much_l_5daa27a3e4b08cfcc31b5282?guccounter=1

 

 


Foto Penulis
Ditulis oleh Riska Herliafifah pada 3 minggu lalu
x