Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya
ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

Meski Bisa Bikin Wanita Orgasme, Teknik 'Main Jari' Berbahaya Bagi Vagina

    Meski Bisa Bikin Wanita Orgasme, Teknik 'Main Jari' Berbahaya Bagi Vagina

    Menciptakan suasana intim antar pasangan bisa dilakukan dengan fingering vagina. Aktivitas seks ini dilakukan dengan memasukkan jari ke vagina. Namun, amankah jika Anda menggunakan metode ini sebelum atau saat seks? Cari tahu apa saja risikonya memasukkan jari ke vagina saat seks berikut ini.

    Bahaya memasukkan jari ke vagina saat berhubungan seks

    berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil

    Ada banyak penyakit yang bisa menular melalui hubungan seksual, seperti HIV atau gonore (kencing nanah).

    Penyakit tersebut menular ketika cairan tubuh atau darah orang yang terinfeksi masuk ke dalam tubuh orang yang sehat.

    Nah, salah satu kegiatan seks yang berisiko rendah dengan penyakit menular seksual adalah fingering vagina atau memainkan jari di dalam vagina.

    Walaupun penyebaran infeksi jauh lebih rendah dan jarang terjadi, bukan berarti fingering vagina itu bebas dari risiko.

    Beberapa risiko dan penyakit yang mungkin terjadi saat Anda memasukkan jari ke vagina, antara lain berikut.

    Iritasi vagina

    Gesekan dan tekanan dari jari yang masuk ke vagina bisa menyebabkan iritasi. Jari yang masuk menyebabkan gesekan dan memberi tekanan pada vagina.

    Jari yang masuk juga bisa menyalurkan bakteri lain pada vagina. Kondisi tersebut bisa membuat vagina terasa gatal, kemerahan, dan membengkak selama beberapa hari.

    Luka dan pendarahan

    Vagina memiliki kulit yang lebih tipis dibandingkan kulit pada tangan Anda. Saat jari masuk ke vagina, kuku jari bisa menggores kulit vagina.

    Kondisi ini tentu bisa menyebabkan Anda meringis karena perih.

    HIV dan hepatitis B atau hepatitis C

    Penyakit HIV, hepatitis B, atau hepatitis C bisa menular jika pasangan Anda yang terinfeksi dan memiliki luka pada jari yang dimasukkan ke dalam vagina.

    Hal yang harus diperhatikan saat pakai jari untuk rangsang vagina

    Kebersihan tangan adalah kunci untuk mencegah risiko luka, iritasi, dan penyakit pada vagina. Jadi, pastikan pasangan Anda membersihkan tubuh dan mencuci tangannya sebelum melakukan seks.

    Jika Anda merasakan ketidaknyamanan saat pasangan melakukan fingering vagina, sebaiknya hentikan kegiatan tersebut.

    Jika Anda merasakan tanda-tanda iritasi kulit, seperti gatal dan kemerahan pada vagina yang tidak hilang lebih dari seminggu, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.


    Punya pertanyaan atau cerita kehamilan?

    Yuk, gabung komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan dapatkan info menarik seputar kehamilan.


    Kalkulator Masa Subur

    Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

    Kalkulator Masa Subur

    Kalkulator Masa Subur

    Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

    Kalkulator Masa Subur

    Berapa lama siklus haid Anda?

    (hari)

    28

    Berapa lama Anda haid?

    (hari)

    7

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Can You Get an Infection From Fingering or Oral Sex. https://kidshealth.org/en/teens/infections.html. Diakses pada 2 Oktober 2018.

    Sex activities and risk. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/sex-activities-and-risk/. Diakses pada 2 Oktober 2018.

    What Causes Bleeding After Being Fingered? https://www.healthline.com/health/bleeding-after-being-fingered#2. Diakses pada 2 Oktober 2018.

    Foto Penulis
    Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui Jul 09, 2021
    Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus
    Next article: